Soal KIR Kendaraan, Anggota DPRD Minta Dishub Wajo Tertibkan Administrasi

WAJO, EDELWEISNEWS.COM — Legislator Kabupaten Wajo berharap dan meminta adanya penertiban soal sistim uji kelayakan kendaraan atau KIR, utamanya soal administrasi penerbitan surat KIR dilingkup instansi Dishub Pemkab Wajo.

Pasalnya, anggota DPRD Wajo menemukan adanya indikasi dalam sistim pengelolaan KIR yang dinilai tidak sesuai atau melanggar aturan. Bahkan terkesan adanya KIR ganda untuk tahun 2021, yang terhitung sejak bulan Januari hingga Juni 2021. Dimana sistim dalam KIR tersebut bukan lagi manual, namun harus melalui sistim online atau dengan istilah blue card.

Haji Mustafa politisi Gerindra yang juga anggota DPRD Wajo dari Komisi lll mengungkapkan hal tersebut ke awak media. Dia mengatakan bahwa sistim KIR ini harus ditertibkan administrasinya, dan jangan ada kesan KIR ganda yang dilakukan.

“Kami meminta dalam hal ini Kadishub atau pihak Dishub Kabupaten Wajo agar bisa tertibkan soal KIR, utamanya dalam hal administrasi,” ujar Haji Mustafa.

Dia pun berharap soal tersebut bisa menjadi perhatian Pemkab Wajo atau Dishub Wajo.

“Jangan masalah administrasi terbitnya uji KIR di Dishub Wajo ganda, ada KIR manual dan KIR online atau Blue Card. Kami berharap Dishub mengevaluasi kinerja pelayanan unit pelaksana uji berkala kendaraan bermotor. Sebab temuan di lapangan ada KIR ganda dikeluarkan oleh Dishub Wajo, yang di sita oleh UUPKB Kotamadya Palopo dan Sidrap,” terangnya.

Selain itu, ia berharap Dishub lebih teliti dan bertanggung jawab terhadap hasil uji yang dikeluarkan pada masyarakat. Sebab, yang sudah terlanjur terbit secara manual karena regulasi yang diatur Kementerian Perhubungan hanya berlaku sampai Desember 2020 lalu.

“Sementara ada yang diterbitkan di tahun 2021. Aturannya 2021 harus menggunakan terbitan bukti lulus uji elektronik e blue/blue card,” imbuh H. Mustafa.

Disamping itu, dia berharap agar Dishub Provinsi menempatkan penguji yang bersertifikat, dalam hal ini penguji yang teregistrasi dengan Balai dan Kementerian Perhubungan RI agar tidak terjadi penolakan sistem pengimputan pengujian.

Sedangkan Kepala Dishub Wajo, Andi Hasanuddin yang dihubungi
terkait hal tersebut mengatakan jika sementara proses penertiban.

“Segalanya sedang berproses,” tulisnya singkat melalui pesan whatsaap.

Namun, sebelumnya Andi Hasanuddin pernah mengungkapkan, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Wajo untuk sementara terhitung sejak Selasa (16/3/2021), menutup sementara pelayanan pengujian kendaraan bermotor (KIR) kendaraan sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Penutupan dilakukan karena Wajo belum menggunakan sistem Blue Card dalam pengujian.

“Jadi bagi kendaraan yang habis masa berlaku uji berkalanya (KIR) kami sarankan ke Dinas Perhubungan Kota Palopo, Pinrang atau Gowa yang telah menggunakan sistem Blue Card,” ucapnya beberapa waktu lalu. (R/APJ)

Seperti diketahui kalau kegiatan pengujian kendaraan bermotor pada Dishub Wajo ini dihentikan sementara setelah melalui masa relaksasi sampai batas Desember 2020. Sehingga sejak Januari 2021 sampai sekarang Dishub Wajo tidak boleh lagi melakukan pengujian.

Di Wajo disebutkan ada sekitar 200 kendaraan perbulan melakukan uji Kir dan untuk pencapaian target PAD Rp150 juta per tahun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL Wajo

JMSI Wajo Serahkan Rekomendasi Dialog Publik PI Migas, DPRD Sulsel Siap Tindak Lanjuti Aspirasi Demi Keadilan Daerah

WAJO, EDELWEISNEWS.COM – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Pengurus Cabang Wajo secara resmi menyerahkan rekomendasi hasil Dialog Publik tentang Participating Interest (PI) Migas kepada Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Sufriadi Arif, di Warkop Terminal, Sabtu (18/7/2026). Penyerahan rekomendasi tersebut menjadi langkah konstruktif dalam mendorong penguatan komunikasi antara masyarakat, pemerintah, dan para pemangku kepentingan terkait […]

Read more
SULSEL Wajo

Dialog Publik JMSI Wajo Desak Evaluasi PI Migas 2,5 Persen, Nilai Belum Penuhi Rasa Keadilan bagi Daerah

WAJO, EDELWEISNEWS.COM – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Cabang Wajo menggelar Dialog Publik bertajuk “Menyoal Participating Interest (PI) Migas Sulsel 2,5 Persen: Mencari Keadilan bagi Daerah” di Warkop Terminal Kabupaten Wajo, Senin (13/7/2026). Forum yang menghadirkan unsur pemerintah, BUMD, DPRD, akademisi, dan insan pers itu menghasilkan rekomendasi agar besaran PI 2,5 persen dievaluasi dan dinegosiasikan […]

Read more
Makassar SULSEL Wajo

DLHD Wajo Perkuat Koordinasi Penanganan IPAL MBG, Serap Masukan DPRD Sulsel

WAJO, EDELWEISNEWS.CO — Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Kabupaten Wajo terus mengintensifkan langkah koordinatif dalam menangani persoalan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) pada program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kepala DLHD Wajo, A. Fakhrul Rijal, melakukan pertemuan dan diskusi bersama Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Sultan Tajang, serta Anggota DPRD Kabupaten Wajo, Fery Saputra Santu, pada […]

Read more