Soroti Kasus Keracunan MBG, APPMBGI Minta Audit Menyeluruh dan Penguatan Standar Pangan

JAKARTA, EDELWEISNEWS.COM – Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (DPP APPMBGI), Dr. Ir. Abdul Rivai Ras menegaskan perlunya strategi perbaikan tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara komprehensif di tengah derasnya kritik publik terhadap pelaksanaan program tersebut.

Hal itu disampaikan Rivai Ras saat ditemui di ruang kerjanya di kawasan Jakarta Timur, Sabtu (23/5/2026). Menurutnya, berbagai persoalan seperti kasus keracunan massal, lemahnya standar keamanan pangan, hingga minimnya transparansi harus segera dibenahi agar kepercayaan masyarakat terhadap program MBG dapat dipulihkan.

“Kita sebagai asosiasi membutuhkan strategi menghadapi perkembangan terkini terkait isu MBG yang semakin hari mendapat hujatan dari ruang publik,” ujar Rivai Ras.

Ia menilai, langkah pertama yang harus dilakukan adalah audit dan evaluasi total terhadap tata kelola anggaran maupun operasional dapur atau satuan pelayanan MBG. Pemerintah bersama Badan Gizi Nasional (BGN) diminta memastikan program tersebut benar-benar berorientasi pada kebutuhan siswa, bukan sekadar proyek administratif.

Selain itu, Rivai Ras juga menekankan pentingnya memperketat standar keamanan pangan. Menurutnya, investigasi independen diperlukan untuk memastikan penyebab kasus keracunan serta memperbaiki penerapan standar higienitas di lapangan.

“Pengawasan sanitasi, sterilisasi alat, hingga proses pengolahan makanan harus diperketat agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.

APPMBGI juga mendorong pemberdayaan pihak sekolah dalam pengawasan kualitas makanan. Rivai Ras menyebut sekolah harus diberikan kewenangan untuk menolak atau mengembalikan makanan yang dinilai tidak layak konsumsi, basi, atau tidak higienis saat diterima.

Tak hanya itu, ia menilai perlu adanya desentralisasi pengelolaan program dengan melibatkan lebih banyak tenaga gizi lokal, asosiasi terkait, serta lembaga sertifikasi independen dan kredibel guna memperkuat pengawasan mutu makanan.

Rivai Ras menambahkan, transparansi kepada publik menjadi hal yang tidak bisa ditawar. Penyelenggara program diharapkan lebih terbuka terkait hasil investigasi maupun langkah mitigasi dalam penanganan kasus agar kepercayaan masyarakat dapat kembali pulih.

Menurutnya, berbagai langkah strategis dan taktis tersebut menjadi bagian penting dari partisipasi publik dalam menjaga kualitas program MBG agar hak kesehatan anak, mutu makanan, serta keberlanjutan program tetap terjamin dengan baik. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jakarta Makassar SULSEL

Lontara+ Jadi Andalan Transformasi Digital Makassar, 92 Persen Pengaduan Warga Tuntas

JAKARTA, EDELWEISNEWS COM — Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat transformasi digital melalui integrasi layanan publik, pengelolaan data terpadu, dan sistem pemantauan kinerja pemerintahan. Salah satu inovasi yang menjadi andalan adalah super app Lontara+, yang dirancang untuk memudahkan masyarakat mengakses berbagai layanan pemerintah dalam satu platform. Strategi tersebut dipaparkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota […]

Read more
Jakarta Makassar

Dari Cora’ La’ba hingga Sarung Basah, Dekranasda Makassar Bawa Ragam Kriya ke INACRAFT 2026

JAKARTA, EDELWEISNEWS.COM — Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Makassar membawa beragam produk wastra dan kriya lokal pada INACRAFT October Vol. 5 2026 yang berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, 7–11 Oktober 2026. Produk yang dibawa cukup beragam. Selain Baju Bodo dan sarung, Dekranasda Makassar juga menghadirkan kain Lagosi, Cora’ La’ba, Walidah, Sarung […]

Read more
Jakarta SULSEL TNI / POLRI

Kapolri Lantik Irjen Pol. Dr. M. Awal Chairuddin sebagai Kapolda Sulsel, Gantikan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro

JAKARTA, EDELWEISNEWS.COM – Kapolri Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si resmi melantik Irjen Pol. Dr. M. Awal Chairuddin, S.I.K., M.H sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Selatan, menggantikan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H. Pelantikan tersebut berlangsung di Aula Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (3/10/2026), dalam rangkaian upacara serah terima […]

Read more