SuarAsaESA #4: Apakah Pendidikan Bisa Merdeka?

BULUKUMBA, EDELWEISNEWS.COM –
Di sebuah desa kecil di Sulawesi Selatan, muncul sebuah pertanyaan yang melampaui batas Indonesia: Apakah pendidikan bisa merdeka?

Pertanyaan itu mengemuka dalam pertemuan publik SuarAsaESA keempat yang digelar oleh Sekolah Anak Desa (20 September 2025). Diskusi berlangsung selama satu jam mulai pukul 17.00 Wita dan berakhir 18.00 Wita. Menghadirkan Gracesyera, fasilitator sekaligus orang tua dari komunitas pendidikan alternatif Sanggar Anak Alam (SALAM) di Yogyakarta.

“SALAM bukan sekolah, tapi komunitas,” tegas Syera. “Di sana tidak ada aturan yang kaku, yang ada hanya kesepakatan. Anak dan orang tua belajar bersama, tanpa relasi kuasa yang biasanya memisahkan pendidik dari peserta didik.”

SALAM memilih menyebut setiap anggotanya sebagai warga. Tidak ada murid, tidak ada guru, hanya warga yang saling belajar dan berbagi pengetahuan. Tujuannya sederhana: apa yang dipelajari bersama bisa dibawa pulang dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Namun, kebebasan di SALAM tidak berarti tanpa batas. “Bebas bukan berarti tanpa aturan, tetapi hadir bersama tanggung jawab,” jelas Syera. Prinsip itu dituangkan dalam konsep Trinitas: Jaga diri, jaga teman, dan jaga lingkungan.

Praktik ini menjadikan SALAM berbeda dari sekolah umum. Setiap warga didorong untuk melakukan riset sesuai minatnya. Bagi komunitas ini, riset bukan sekadar metode belajar, melainkan sebuah jalan untuk mengasah kemandirian berpikir.

Bagi mereka yang ada di Yogyakarta, SALAM lebih dari sekadar sekolah alternatif. Ia adalah eksperimen budaya—sebuah bukti bahwa pendidikan bisa hidup di luar kelas, bebas dari standar baku, dan terbuka bagi siapa saja yang ingin mencari ruang belajar.

“Pendidikan adalah ruang merdeka bagi siapa saja yang berani masuk ke dalamnya,” tutup Sakkir. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Alumni Australia asal Makassar Dr. Muhammad Roem Raih Emerging Leader Award dari KonsulatJenderal Australia

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Kiprah dan dedikasi putra daerah Makassar di kancah internasional kembali mendapat pengakuan. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar, Dr. Muhammad Roem, S.STP., M.Si dinobatkan sebagai Winner of the Emerging Leader Award oleh Konsulat Jenderal Australia. Dr. Muhammad Roem adalah alumni Australia asal Makassar, kini meraih Emerging Leader Award. Penghargaan tersebut […]

Read more
Makassar Olahraga SULSEL

Jalan Sehat PSI Sulsel Berhadiah Rumah, Mobil dan Motor, Diramaikan Tabola Bale sebagai Guest Start

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulawesi Selatan mengajak masyarakat untuk menghadiri Jalan Sehat PSI Sulsel yang akan digelar di Anjungan Pantai Losari, Makassar, pada Minggu, 1 Februari 2026, mulai pukul 06.00 WITA. Kegiatan ini terbuka untuk umum dan menjadi ajang olahraga bersama, silaturahmi, sekaligus hiburan bagi warga. Peserta jalan sehat juga berpeluang membawa […]

Read more
Luwu Utara SULSEL

Tuntut Percepatan Pemekaran, Warga Mappedeceng Desak Pemerintah Tetapkan Provinsi Luwu Raya

LUWU UTARA, EDELWEISNEWS COM – Masyarakat Tana Luwu kembali mendesak pemerintah pusat dan DPR RI agar segera mempercepat pembentukan Provinsi Luwu Raya. Pemekaran wilayah tersebut dinilai sebagai kebutuhan mendesak untuk menjawab ketimpangan pembangunan, memperpendek rentang kendali pemerintahan, serta menghadirkan keadilan administratif bagi warga di wilayah utara Sulawesi Selatan. Desakan itu disuarakan Aliansi Masyarakat Kecamatan Mappedeceng […]

Read more