Tahapan Pilkada Dimulai, Prof Rudy Minta Protokal Kesehatan Dipatuhi

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM -Melaksanakan pemilihan kepala daerah dalam suasana pandemi menjadi tantangan bagi pihak penyelenggara. Meski demikian, tahapan Pilkada harus tetap berjalan sesuai waktunya. Inilah yang menjadi penekanan saat Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Makassar melakukan kunjungan ke Pj Walikota Makassar, Jumat (28/8/2020).

Ketua Bawaslu Makassar Nursari mengatakan, tahapan Pilkada Makassar akan mulai digelar pada tanggal 4 September mendatang dan sebelumnya itu akan diadakan dulu penandatanganan pakta integritas kenetralan bagi ASN Pemkot Makassar.

“Jumat (4 September 2020) pendaftaran bakal calon walikota dan wakil walikota sudah mulai dilakukan dan akan berlangsung selama 3 hari. Tapi sebelumnya akan ada dulu penandatangan pakta integritas bagi para ASN agar dapat bersikap netral saat Pilkada berlangsung,” ujarnya.

Ia pun menambahkan, pihaknya telah memberikan signal bagi para bakal calon agar memperhatikan protokol kesehatan saat melakukan pendaftaran, karena jika abai sama halnya telah melakukan pelanggaran administrasi.

“Pelanggaran administrasi Pilkada di masa pandemi, adalah jika bakal calon abai pada protokol kesehatan. Itu sudah menjadi komitmen kami agar semua pihak menjalankan aturan kesehatan saat proses berlangsung,” tegasnya.

Mendengar hal tersebut, Penjabat Walikota Makassar Prof Rudy Djamaluddin didampingi Sekda Kota Makassar M Ansar dan Asisten 1 Kota Makassar M Sabri menegaskan, Bawaslu dan KPU harus tegas agar tidak lagi terjadi peningkatan covid-19.

“Kalau perlu buatkan surat pernyataan ke semua bakal calon dan rincikan apa saja yang harus dilakukan sesuai dengan aturan kesehatan. Lampirkan juga soal sanksinya jadi jelas acuannya”l,” pungkas Prof Rudy.

Pj Walikota Makassar berharap tahapan Pilkada dapat berjalan baik, namun grafik covid-19 tidak bergerak ke atas.

“Jadi bisa juga di panggil semua bakal calon ke posko induk covid Makassar yang dihadiri KPU dan Bawaslu agar di berikan himbauan tata cara pelaksanaan pilkada yang berbeda di tahun ini. Penting karena ini menyangkut nyawa dan keselamatan semua orang. Kita harus tegas dan berani,” tambahnya.

Saat pendaftaran nanti, pihak Bawaslu hanya akan memperbolehkan 17 orang pendamping tiap bakal calon untuk hadir, agar menghindari adanya kerumunan sesuai dengan yang tertuang dalam Perwali No 36 Tahun 2020. (hum)

Editor : Jenita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Makassar SULSEL

Industri Musik di Makassar : Dari WR Soepratman, Ho Eng Djie, hingga Ridwan Sau

Oleh: Rusdin Tompo (Penulis, dan Koordinator Satupena Sulawesi Selatan) Industri rekaman di Makassar memiliki sejarah yang panjang. Kita mesti melacaknya sejak aktivitas rekam-merekam musik yang diyakini sudah ada di Indonesia, khususnya di Batavia dan Surabaya, sejak zaman kolonial Belanda. Gramafon Columbia serta peralatan studio rekaman yang dibawa ke Hindia Belanda awal abad ke-20, dianggap sebagai […]

Read more
Makassar SULSEL

Konservasi RTH TPA Tamangapa Berlanjut, Wali Kota Makassar dan Kapolda Sulsel Tanam 100 Tabebuya

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM —Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus mendorong penataan kawasan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Antang, Kecamatan Manggala, menuju kawasan ruang terbuka hijau (RTH) atau hutan kota melalui program penghijauan. Langkah pemulihan lahan tersebut didorong Pemkot Makassar usai TPA Tamangapa sukses dibenahi dari sistem open dumping menjadi sanitary landfill. Kali ini, Pemkot Makassar berkolaborasi dengan […]

Read more
Makassar SULSEL TNI / POLRI

Doorstop Ditreskrimum Polda Sulsel, Tersangka HT Diperiksa dalam Kasus Dugaan Manipulasi Data Kependudukan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – ÀDirektorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulawesi Selatan terus mendalami kasus dugaan perubahan elemen data kependudukan yang melibatkan tersangka berinisial HT. Perkembangan penanganan perkara tersebut disampaikan dalam kegiatan doorstop yang berlangsung di Mapolda Sulsel, Kamis (5/11/2026). Dalam kesempatan tersebut, Kasubdit 2 Hardabangtah Ditreskrimum Polda Sulsel, Kompol Eka Wira Dharma Sibarani, didampingi Plt. […]

Read more