Target PAD 2022 Meningkat, Pemkab Wajo Beri Apresiasi Pengelola PBB P2 dan Wajib Pajak

WAJO, EDELWEISNEWS.COM – Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan salah satu sumber pendapatan pembiayaan pembangunan daerah yang perlu dioptimalkan pengelolaannya, mengingat kondisi dana transfer yang bersumber dari pemerintah pusat semakin sulit untuk memenuhi kebutuhan dalam pelayanan masyarakat.

Demikian disampaikan Wakil Bupati Wajo, Amran saat memberikan sambutan pada penyerahan penghargaan kepada pengelola Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) dan wajib pajak daerah lainnya di Ruang Pola Kantor Bupati Wajo, Selasa (14/12/2022).

Amran menyebutkan, Tahun 2022 Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Wajo mengelola 11 jenis pajak daerah, dengan target dalam APBD sebesar Rp.45,25 milyar, mengalami peningkatan sebesar Rp6,61 milyar atau 17,11% dari target sebesar rp38,64 milyar pada tahun 2021.

“Pendapatan PBB P2 adalah salah satu jenis pajak daerah yang berkonstribusi terhadap PAD yaitu penerimaannya meningkat tajam sebesar Rp3.61 milyar atau 25,06% dari realisasi penerimaan tahun 2021 sebesar 5 Rp.14,40 milyar menjadi Rp18,00 milyar per tanggal 30 November 2022,” sebutnya.

Amran mengharapkan, Pendapatan PBB P2 dapat terus meningkat dalam mendukung pelaksanaan pemerintahan di Bumi Lamaddukkelleng.

“Peningkatan penerimaan PBB P2 ini dapat tercapai berkat dukungan dan partisipasi dan kerja keras dari tim kabupaten bersama tim kecamatan, dalam hal ini Camat, Lurah/Kepala Desa, beserta Kolektor Pajak,”ujarnya.

Kolektor pajak di kelurahan dan desa, lanjut dia, merupakan ujung tombak keberhasilan pelaksanaan pemungutan PBB P2. Untuk itu, tetap melakukan kegiatan yang dapat menjadi spirit/motivasi dalam melaksanakan tugas sebagai kolektor sesuai dengan
ketentuan peraturan yang berlaku.

“Peranan pengelola PBB P2 dikecamatan dalam mengoptimalkan penerimaan pajak tersebut sehingga pemda kabupaten pada tahun 2022 memberikan apresiasi dan penghargaan dalam upaya untuk merealisasikan penerimaan PBB P2,” ungkapnya.

Wakil Bupati Wajo mengharapkan, tahun 2023 agar pengelolaan penerimaan daerah di kabupaten wajo lebih ditingkatkan dengan memanfaatkan sarana digitalisasi termasuk layanan transaksi non tunai agar akuntalibilitas trasparansi penerimaan daerah dapat lebih baik.

“Terima kasih kepada OPD yang menjadi leading sektor, Camat, Lurah/Kepala Desa, beserta Kolektor Pajak serta semua pihak yang berkotribusi dalam pendapatan PBB P2 ini. Selamat kepada yang mendapatkan penghargaan hari ini,” pungkasnya.

Sekadar diketahui bahwa, Wakil Bupati Wajo, Amran SE didampingi Kepala BPKPD Wajo, Dahlan menyerahkan langsung penghargaan kepada kepada pengelola PBB P2 dan wajib pajak daerah lainnya. (APJ)

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

TP PKK Makassar Evaluasi Program Makanan Bergizi di Kecamatan Tamalate

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — TP PKK Kota Makassar meninjau pelaksanaan program pembagian makanan bergizi bagi ibu hamil, batita, dan balita di Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, Selasa (15/9/2026). Program tersebut merupakan bagian dari program Pokja IV TP PKK Kota Makassar dalam mendukung penanganan masalah gizi serta pencegahan dan penurunan angka stunting. Makanan bergizi diberikan secara gratis […]

Read more
Makassar SULSEL

Jelang Kunjungan Presiden RI, Kodaeral VI Ikut Rakor Lintas Instansi di Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Wakil Komandan (Wadan) Komando Daerah Angkatan Laut (Wadan Kodaeral) VI Laksamana Pertama TNI Dr. Arya Delano, S.E., M.Pd mewakili Komandan Kodaeral VI (Dankodaeral VI) Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz, S.H., M.M, menghadiri rapat koordinasi dalam rangka persiapan kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan yang direncanakan […]

Read more
Makassar SULSEL

Antrean BBM Mulai Longgar, Disdik Makassar Kembalikan Siswa TK-SMP ke Sekolah Mulai Besok

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar, lewat Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar kembali memberlakukan pembelajaran secara luring atau tatap muka bagi seluruh murid jenjang TK, SD, dan SMP mulai Rabu, 16 September 2026. Kebijakan tersebut ditetapkan menyusul kondisi distribusi dan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Kota Makassar yang dinilai mulai perlahan stabil atau longgar. […]

Read more