Tim Staf Ahli Pangdam XIV/Hsn Lakukan Puldata Kajian Pencegahan Pelanggaran Lalu Lintas

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Evaluasi merupakan salah satu metode untuk menilai efisiensi dan efektifitas pelaksanaan suatu kegiatan. Seperti halnya yang dilakukan orang nomor satu di Kodam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Dr. Totok Imam Santoso, S.I.P., S.Sos., M.Tr (Han), dalam mengawaki lembaganya.

Salah satu yang dilakukannya adalah kajian tentang pencegahan pelanggaran lalu lintas (lalin) di lingkungan Kodam XIV/Hasanuddin, yang dilatar belakangi dengan meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas yang dialami oleh prajurit dan PNS Kodam XIV/Hasanuddin dalam beberapa bulan terakhir.

Kegiatan ini melibatkan Staf Ahli Pangdam XIV/Hasanuddin yang dipimpin oleh Kolonel Inf R. Suranto, S.I.P (Pamen Ahli Bidang OMSP) sebagai Ketua Tim, Kolonel Inf Fajar Nugraha (Pamen Ahli Bidang Ideologi dan Politik) sebagai Wakil Ketua dan Kolonel Inf Indra Kurnia, S.Sos (Pamen Ahli Bidang Hukum dan Humaniter) sebagai Sekretaris.

Kolonel Inf Suranto selaku Ketua Tim mengatakan bahwa pengumpulan data kajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kecelakaan serta langkah atau upaya yang dilaksanakan oleh satuan untuk mencegah kecelakaan lalu lintas tersebut.

Dalam pelaksanaan Puldata, Ia menjelaskan jika timnya menggunakan beberapa teknik, diantaranya penyebaran kuesioner, observasi dan wawancara dengan menyasar berbagai satuan yang dipilih secara random atau acak, dengan mewakili unsur satuan kewilayahan, Balakdam, Rindam, Satpur dan Satbanpur.

“Secara keseluruhan sudah 11 satuan yang dijadikan objek atau sasaran kajian, yaitu Makorem 141/TP, Makorem 143/Ho, Kodim 1417/Kendari, Kodim 1421/Pangkep, Kodim 1422/Maros, Rindam, Bekangdam, Paldam, Yonif Raider 700/WYC, Yonzipur 8/SMG dan Yonarmed 20/105 Tarik,” ungkapnya.

Menurutnya, untuk melengkapi data yang diperlukan, tim akan melanjutkan Puldata dengan mewawancarai secara langsung personel yang pernah mengalami kecelakaan lalu lintas yang saat ini bertugas di Makodam XIV/Hasanuddin.

“Apabila hasil data yang diperlukan cukup, Tim akan melaksanakan analisa dan penyusunan naskah kajian dengan harapan hasil kajian dapat memberikan rekomendasi kepada bapak Pangdam selaku Pimpinan untuk mengambil langkah pencegahan pelanggaran lalu lintas di lingkungan Kodam XIV/Hasanuddin,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Resmi Diluncurkan, Kota Makassar Jadi Pilot Project Nasional Gerakan Peduli Tetangga untuk Perkuat Perlindungan Sosial

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat komitmen menghadirkan perlindungan sosial yang inklusif, merata, dan tepat sasaran. Melalui Gerakan Nasional Peduli Tetangga, Kota Makassar dipercaya menjadi salah satu daerah percontohan (pilot project) nasional dalam penguatan sistem pendataan dan pelayanan Perlindungan Sosial (Perlinsos) tahun 2026. Komitmen tersebut ditandai dengan peluncuran Gerakan Nasional Peduli Tetangga untuk […]

Read more
Makassar SULSEL

Wali Kota Munafri Dampingi Mensos RI Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga di Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS COM — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, mendampingi Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, meluncurkan Gerakan Nasional Peduli Tetangga untuk Perlindungan Sosial (Perlinsos) di Gedung Olahraga (GOR) Sudiang, Minggu (4/10/2026). Peluncuran program strategis Kementerian Sosial (Kemensos) RI ini untuk memperluas jangkauan pendataan dan akses pelayanan sosial bagi masyarakat kurang mampu melalui penguatan peran masyarakat […]

Read more
Makassar SULSEL

Kuatkan Nilai Kebangsaan dan Moderasi Beragama, Andi Muh Ihsan Gelar Sosialisasi Empat Pilar di Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Indonesia adalah negara yang majemuk, terdiri dari beragam suku, agama, ras, danantargolongan. Keberagaman ini di satu sisi merupakan kekayaan nasional yang tak ternilai, namun di sisi lain memiliki kerentanan terhadap potensi konflik sosial jika tidak dikelola dengan nilai-nilai kebangsaan yang kuat.0 Empat Pilar Kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal […]

Read more