Usulan Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Dapat Dukungan DPP Garuda Asta Cita Nusantara

JAKARTA, EDELWEISNEWS.COM – “Pak Harto telah meletakkan dasar bagi pembangunan nasional yang cemerlang dari Pelita ke Pelita dan itu dirasakan manfaatnya oleh rakyat Indonesia,” tegas Muhammad Burhanuddin, Ketua Umum DPP Garuda Asta Cita Nusantara (GAN) di Jakarta, Senin (12 Mei 2025).

Advokat yang kuat dengan nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan itu berpendapat, bahwa Pak Harto punya banyak catatan keberhasilan pembangunan yang nyata dan tidak bisa dinafikan.

“Jadi sangat manusiawi dan bermartabat bila negara memberikan penghargaan kepada Soeharto sebagai Pahlawan Nasional,” imbuhnya.

Muhammad Burhanuddin memberikan tanggapan terkait pemberitaan yang menyatakan bahwa Kementerian Sosial (Kemensos) RI bersama Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) mengusulkan Presiden ke-2, Jenderal TNI (Purn) H Soeharto untuk menjadi Pahlawan Nasional.

Dalam masa pemerintahan presiden yang berkuasa di era Orde Baru (1967-1998), berbagai pencapaian ditorehkan Pak Harto, yang dijuluki The Smiling General. Sehingga beliau kemudian dinobatkan sebagai Bapak Pembangunan. Sekalipun terdapat kontroversi menyertai dinamika pemerintahnnya selama 32 tahun itu.

Menurut Om Boer, demikian alumni Fakultas Hukum Unhas, Makassar, itu akrab disapa, perjalanan berdemokrasi suatu bangsa tidak terpisahkan dari satu pemerintahan ke pemerintahan yang lain, saling melengkapi dan menyempurnakan menuju masyarakat Indonesia sejahtera. Sebagaimana cita-cita pembangunan nasional kita.

Setiap serpihannya berupa puzzle kecil, yang membentuk wajah Indonesia kita hari ini. Dan itu harus terus dirangkai melalui kolaborasi dan sinergitas antar anak bangsa, agar menjadi satu kesatuan menuju Indonesia Emas 2045.

Dia mengingatkan agar sebagai warga dan anak bangsa, kita tidak terjebak pada wacana yang kontraproduktif. Tidak digiring pada konflik yang hanya akan membawa bangsa dan negara ini dalam perpecahan.

Garuda Asta Cita Nusantara, katanya, mau mengajak kita semua berpikir jernih dan melihat peran dan kontribusi Pak Harto bagi bangsa dan negara ini. Pak Harto sebagai pemimpin dan tokoh bangsa, telah meninggalkan kebijakan dan program-program yang fundamental dan strategis.

“Hasil-hasil dari kebijakan dan programnya yang visioner bahkan dinikmati hingga saat ini,” terangnya.

Dia lantas membeberkan beberapa data dan fakta menyangkut kontribusi Pak Harto di bidang ekonomi, pendidikan dan kesehatan, militer dan politik, serta pembangunan infrastruktur.

Pak Harto disebutnya sangat mengedepankan stabilitas ekonomi melalui pengendalian inflasi dan peningkatan pertumbuhan ekonomi.

Lewat kebijakan intensifikasi dan diversifikasi pertanian, berhasil membawa Indonesia swasembada pangan, tahun 1984. Pembangunan irigasi, subsidi pupuk dan benih, serta mekanisasi dan penggunaaan teknologi pertanian, merupakan kebijakan yang pro rakyat yang terkbukti membuahkan hasil.

Keberhasilan itu membuat negara kita memperoleh penghargaan pada tahun 1985 dari FAO (Food and Agriculture Organization), yakni Badan PBB yang mengurusi pangan dan pertanian.

Di bidang pendidikan, Pak Harto sangat memperhatikan kualitas SDM kita, mulai anak-anak Sekolah Dasar hingga perguruan tinggi. Akses bagi pendidikan dan kesehatan di pedesaan sangat diperhatikan.

Soeharto, kata Muhammad Burhanuddin, menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 10 Tahun 1973 tentang Program Bantuan Pembangunan Gedung Sekolah Dasar.

Maka berdirilah SD-SD Inpres untuk mewujudkan program wajib belajar (7-12 tahun), sekaligus meningkatkan akses dan pemerataan pendidikan dasar. Hanya dalam tempo setahun (1993/1994), hampir 150 ribu SD Inpres berhasil dibangun. Kebijakan ini membuat Pak Harto diganjar penghargaan dari UNESCO.

“Mungkin banyak di antara kita merupakan tamatan sekolah ini. Bahkan anak-anak dan cucu-cucu kita masih menikmati peninggalan Pak Harto tersebut,” papar Muhammad Burhanuddin.

Belum lagi bagi mereka yang semasa kuliah menikmati beasiswa Supersemar. Ada ribuan orang yang terbantukan melalui program ini yang tersebar di berbagai kampus di Tanah Air.

“Mereka ini bahkan ada yang jadi guru besar, teknokrat, politisi, jenderal, dan beragam profesi lainnya, yang dengan ilmunya mereka sudah darma baktikan bagi bangsa dan negara ini,” terang dia.

Masih menurut Muhammad Burhanuddin, keberhasilannya Pak Harto dapat pula ditelusuri pada Program Keluarga Berencana (KB), di mana tingkat fertilitas berhasil ditekan, yang kemudian berkorelasi dengan menurunnya presentasi penduduk miskin pada masa itu.

Belum lagi pembangunan infrastruktur di masa Pak Harto, tak kalah gencar. Jalan raya, tol, jembatan, pelabuhan, hingga bandar udara internasional dibangun untuk mendukung mobilitas dan konektivitas. Sarana dan prasarana fisik ini membuat kota-kota di Indonesia menjadi lebih moderen dan metropolitan.

Paling krusial dari peran Pak Harto, lanjutnya, adalah beliau merupakan salah satu aktor utama dalam penumpasan PKI (Partai Komunis Indonesia). Beliau juga yang memimpin dan melakukan konsolidasi politik dan militer pasca peristiwa 1965 tersebut.

“Karena itu, Garuda Asta Cita Nusantara menilai Pak Harto sangat layak diberi penghargaan sebagai Pahlawan Nasional,” pungkas Muhammad Burhanuddin. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jakarta SULSEL

Keberhasilan Tangani 27.000 Anak Tidak Sekolah, Antar Gubernur Sulsel Tampil di Forum Nasional Bersama 4 Menteri

JAKARTA, EDELWEISNEWS.COM – Provinsi Sulawesi Selatan kembali menjadi sorotan di tingkat nasional. Di tengah peluncuran Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pencegahan dan Penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS), Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, tampil sebagai satu-satunya kepala daerah di Indonesia yang dipercaya menjadi pembicara dalam forum strategis nasional tersebut di Jakarta, Rabu (3/6/2026). Kepercayaan […]

Read more
Jakarta Makassar

Kota Makassar Raih Penghargaan Hardiknas 2026, Munafri Tegaskan Semua Anak Wajib Sekolah

JAKARTA, EDELWEISNEWS.COM – Komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam memperluas akses pendidikan dan menekan angka anak putus sekolah kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, Kota Makassar berhasil meraih Penghargaan Apresiasi Komitmen Wajib Belajar 13 Tahun dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia pada peringatan Hari Pendidikan Nasional […]

Read more
Jawa Barat Nasional News

Bantuan Pemerintah Perkuat Pelestarian Bahasa dan Sastra Daerah Berbasis Komunitas dan Perseorangan

DEPOK, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah terus memperkuat upaya revitalisasi bahasa dan sastra daerah melalui berbagai kebijakan dan program strategis. Namun, pelestarian bahasa daerah tidak dapat berjalan optimal apabila hanya dilakukan secara sektoral dan terpusat. Kekuatan utama pelestarian bahasa dan sastra daerah sejatinya berada di tangan masyarakat, terutama komunitas dan individu yang secara konsisten menjaga ruang hidup […]

Read more