WAC Pertanyakan Penanganan Kasus Dugaan Mark-up Branding dan Pengadaan Lampu Sirene

WAJO, EDELWEISNEWS.COM – Penggiat Anti Korupsi WAC (Wajo Anti Coruption) pertanyakan penanganan kasus dugaan mark-up branding dan pengadaan lampu sirine mobil ambulance desa di Kabupaten Wajo, yang saat ini sedang ditangani Polres Wajo.

Ketua Wajo Anti Korupsi Wajo, Andi Arbina mengatakan, kasus tersebut sebelumnya ditangani Diskrimsus Polda kemudian dilimpahkan ke Polres Wajo untuk ditangani, namun hingga saat ini belum ada kejelasan.

“Kami sebagai aktivis dan penggiat anti korupsi di Wajo mempertanyakan itu,” kata Andi Arbina yang kerap disapa Cender ini.

Menurut Cender, penanganan kasus dugaan tersebut ditangani kepolisian atas laporan dari Koalisi Perjuangan Pemuda mahasiswa (KPPM) Makassar di Dirkrimsus Polda Sulsel. Dimana KPPM mengendus dugaan korupsi terkait soal brending mobil ambulance desa beserta sirene yang tersebar di 13 Kecamatan di Kabupaten Wajo.

Dalam laporannya, ungkap Arbina, KPPM menyebut khususnya untuk brending dan sirene mobil ambulance desa pembayarannya dinilai terlalu tinggi atau kemahalan.

“Bayangkan berdasarkan informasi dan pembayaran yang dikeluarkan oleh setiap desa di angka Rp7 juta hingga Rp9 juta/unit mobil desa,” jelas Arbina.

Sementara untuk harga brending itu diperkirakan berada dikisaran harga Rp 1,5 juta/setiap unitnya dan lampu sirene itu dikisaran harga Rp 2,5 juta sampai Rp3,5 juta.

Sebelumnya KPPM sendiri mengungkapkan untuk branding dan sirine mobil ambulance desa itu ditangani atau dikerjakan oleh Percetakan Samajaya/CV samajaya atas nama Suyuti Amran. Perusahaan tersebut merupakan perusahaan milik kerabat Bupati Wajo Dr Haji Amran Mahmud, Sos, M.Si.

Sementara itu,.Kapolres Wajo yang dikonfirmasi wartawan belum lama ini mengatakan jika penanganan kasus tersebut masih tengah bergulir di penyidik Satreskrim Polres Wajo.

“Benar, saat ini prosesnya di Polres Wajo dan tengah berjalan dan segera dimaksimalkan untuk merampungkan berkasnya,” ungkap Kapolres Wajo AKBP Muh Islam kepada Wartawan baru – baru ini

Ia menjelaskan, sampai saat ini prosesnya masih tahap klarifikasi, karena hampir 90-an desa. Per desa diperiksa minimal 3 orang yang dimintai keterangan seputar anggaran dan pengadaan untuk branding dan lampu sirene mobil ambulance desa pada tahun anggaran 2020 lalu.

“Baik itu soal regulasi aturan dan anggaran juga terkait hal lainnya,” ungkapnya.

Menurutnya, selain meminta beberpa keterangan, penyidik nantinya akan mengecek semua dokumen yang berkaitan, sehingga membutuhkan waktu sedikit lama.

“Dan tidak menutup kemungkinan kedepannya pihak pelaksana atau pengelola juga akan kami mintai keteranganya,” jelasnya.

Sementara itu, Gobang, Sekretaris WAC Wajo yang dimintai keterangan secara terpisah mengatakan, WAC akan terus mengawal dan menindak lanjuti perkembangan kasus tersebut .

Ia mengatakan, pihaknya sangat berharap dengan adanya pelimpahan penanganan ke Polres Wajo dan penyidik tidak main – main dalam menangani kasus dugaan korupsi yang sementara bergulir di Polres Wajo itu.

“Kami akan terus mengawal dan menindaklanjuti segala perkembangan serta proses penanganan kasus ini,” tegasnya. (APJ)

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SULSEL Wajo

Lantik JMSI Wajo, Ilham Husen Harap Mampu Hadirkan Informasi Akurat, Berimbang dan Mencerdaskan

WAJO, EDELWEISNEWS.COM – Pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Wajo periode 2025–2030 resmi dilantik oleh Ketua Pengda JMSI Sulsel, Ilham Husen, pada Kamis (17/12/2025). Acara pelantikan yang berlangsung khidmat di Aula Sallo Hotel, Sengkang ini menandai babak baru bagi ekosistem perusahaan media siber di Bumi Lamaddukelleng. Pelantikan ini mencatatkan sejarah bagi JMSI di Sulawesi […]

Read more
SULSEL Wajo

Pengurus JMSI Wajo Gelar Konsolidasi Jelang Pengukuhan Pengcab Periode 2025 – 2030

WAJO, EDELWEISNEWS.COM – Jelang Pengukuhan Pengurus Cabang Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Wajo, lembaga tersebut melaksanakan rapat pembentukan panitia yang dihadiri Ketua JMSI, Sekretaris, Bendahara dan para pengurus yang dilaksanakan di Cafe dan Coffe 72 , Jalan Andi Parenrengi, Kelurahan Tempe, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo. Kamis (3/11/2025). Ketua Pengcab JMSI Wajo, Muh. Nur menuturkan, […]

Read more
SULSEL Wajo

JMSI Wajo Gelar Diskusi Publik Bahas Ranperda Keterbukaan Informasi

WAJO, EDELWEISNEWS.COM – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Wajo menggelar diskusi publik bertema “Peran Media Siber dalam Mengawal Ranperda Keterbukaan Informasi Publik Menuju Wajo yang Terbuka dan Transparan”, Minggu (23/11/2025). Kegiatan berlangsung di Taman Baca, Kantor Dinas Perpustakaan Wajo, diikuti jurnalis, pemerhati kebijakan publik, dan berbagai unsur masyarakat. Diskusi dipandu moderator Muhammad Nur, SE, […]

Read more