Wagub Dorong Selayar Sebagai Destinasi Wisata Nasional

SELAYAR, EDELWEISNEWS.COM – Puluhan peserta Festival Takabonerate 2019 dan ratusan masyarakat Benteng, Ibukota Kabupaten Kepulauan Selayar memadati Taman Pelangi pada Kamis (24/10). Mereka sangat antusias menyaksikan seremoni pembukaan Festival Takabonerate.

Festival yang berlangsung pada 24 hingga 28 Oktober 2019, dibuka oleh Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman dan Bupati Kepulauan Selayar, Basli. Wagub Andi Sudirman Sulaiman didampingi Kepala Dinas Bina Marga dan Konstruksi Prof. Rudy Djamaluddin, Kepala Dinas Pariwisata Denny Irawan, dan Anggota Tim Gubermur untuk Percepatan Pembangunan.

Andi Sudirman Sulaiman meminta seluruh pihak untuk mendorong Kepulauan Selayar sebagai destinasi wisata terbaik di Indonesia.

“Kami sampaikan kepada seluruh masyarakat dan jajaran Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar, kami bersama Bapak Gubernur selalu mendorong Kabupaten Kepulauan Selayar menjadi salah satu destinasi wisata terbaik di Indonesia,” kata Andi Sudirman.

Dukungan bagi Kepulauan Selayar sebagai destinasi wisata nasional, kata Andi Sudirman, harus dimulai dengan membuka akses direct flight Jakarta-Selayar. Untuk itu, pada kesempatan ini, Andi Sudirman meminta Kementerian Pariwisata membuka akses direct flight Jakarta-Selayar.

“Kami pada kesempatan ini meminta Kementerian Pariwisata bersama Perhubungan untuk membuka akses direct flight Jakarta ke Selayar,” lanjutnya.

Menutup sambutannya, Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan harapannya agar sinergitas antar semua pihak untuk membangun destinasi wisata di Selayar dapat terus berjalan.

“Harapan kami, bagaimana semua dapat fokus, ketika sudah ada yang dikembangkan di suatu daerah, diperlukan sinergitas Kementerian Pusat, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten. Kordinasi terus menerus harus dilakukan dengan tujuan sinergitas program, agar fokus dan nyata sampai di masyarakat,” tutupnya.

Event Festival Takabonerate merupakan event pariwisata kebanggaan kepulauan Selayar dan Sulawesi Selatan, awalnya bernama Takabonerate Island Expedition. Event ini dirancang sebagai ajang promosi untuk memperkenalkan keindahan alam dan keunikan budaya Kabupaten Kepulauan Selayar, khususnya potensi bawah laut Taman Nasional Takabnerate yang sangat fantastis dan menakjubkan.

Festival Takabonerate masuk ke dalam Top 100 Wonderful Event Indonesia Kementerian Pariwisata RI. Event wisata Sulawesi Selatan ini mengandung unsur kreatif (creative), budaya (cultural), layak secara bisnis (comercial), komunikatif (communication), dan disokong komitmen kuat (commitment). (hum)

Editor : Yuliati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Pemkot Makassar Perketat Seleksi Imam, Munafri Tekankan Integritas dan Peran Sosial

MAKASSAR, EDELWEISNEWS COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan komitmen Pemerintah Kota menghadirkan imam kelurahan yang berkualitas melalui proses seleksi yang ketat, objektif, dan berintegritas. Penegasan tersebut disampaikan dalam sambutannya saat membuka kegiatan Seleksi Calon Imam Kelurahan Kota Makassar Tahun 2026 yang digelar oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) di Kantor Wali Kota Makassar, Rabu […]

Read more
Makassar SULSEL

Pemprov Sulsel Perkuat Pengendalian BBM Bersubsidi Tepat Sasaran

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM -Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman membuka Rapat Koordinasi Pengendalian Penyaluran dan Rekomendasi BBM Bersubsidi Tepat Sasaran di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Senin (4 Mei 2026). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulsel bekerja sama dengan PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi. Rapat koordinasi tersebut […]

Read more
Makassar SULSEL

Dengan Pendekatan Humanis,118 Pedagang di Pasar Pamos Mamajang Bongkar Lapak Secara Sukarela

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pemerintah Kota Makassar memilih jalan yang lebih humanis melalui edukasi dan pendekatan persuasif dalam menata pedagang di setiap kecamatan. Upaya ini tidak sekadar berorientasi pada penertiban, tetapi juga membangun kesadaran kolektif bahwa ruang publik, fasum dan fasos, harus dikembalikan pada fungsinya demi kepentingan bersama. Langkah tersebut tampak nyata di Kecamatan Mamajang. Aparat […]

Read more