Wakapolda Buka Orientasi Pra Tugas Lulusan Diktuk Bintara dan Tamtama Gel. 2 TA. 2023 Polda Sulsel

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Biro SDM Polda Sulsel menggelar pelaksanaan orientasi pra tugas kepada para lulusan pendidikan pembentukan (Diktuk) Bintara dan Tamtama Polri Gelombang 2 TA. 2023 Polda Sulsel, bertempat di Aula Mappaoddang Polda Sulsel, Senin (8/1/2024).

Pembukaan orientasi dihadiri Karo SDM Polda Sulsel Kombes Pol Aris Haryanto dan Pejabat Utama Polda Sulsel.

Sebanyak 488 lulusan Bintara dan tamtama Polda Sulsel yang terdiri Bintara Polki 402, Bintara Brimob 22, Bintara Polwan 16, Bintara Polair 5, Tamtama Brimob 40 dan Tamtama Polair 3 akan mengikuti orientasi pra tugas tersebut selama 7 hari, sebagaimana jadwal yang telah disusun oleh panitia.

Dalam sambutannya saat membuka orientasi, Wakapolda Sulsel Brigjen Pol CH Pattoppoi menyampaikan hal-hal yang perlu disiapkan para lulusan bintara dan tamtama dalam melaksanakan tugas nantinya.

“Kelak ketika sudah ditempatkan pada penugasan nantinya, hendaklah kalian menjadi polisi yang disiplin, berkarakter, berbudi pekerti luhur dan dicintai masyarakat dengan santun dan humanis sesuai tagline Bapak Kapolri Polisi yang PRESISI (prediktif, responsibilitas, transparansi dan berkeadilan),” ucap Wakapolda Sulsel.

Lebih lanjut Wakapolda Sulsel menekankan empat hal kepada para lulusan bintara dan tamtama Polda Sulsel.

Satu, para lulusan bintara dan tamtama untuk tetap semangat dan yang terpenting kerja ikhlas dengan sepenuh hati, apa yang sudah menjadi tugas dan tanggung jawab tanpa harus diperintah.

Dua, optimalkan kembali pengungkapan dan penyelesaian kasus-kasus khususnya yang menjadi atensi Presiden narkoba dan judi serta kasus-kasus yang menjadi perhatian publik/viral.

Tiga, meningkatkan publik trust dengan melakukan pendataan hal-hal yang disukai dan dibenci masyarakat lalu laksanakan hal-hal yang disukai masyarakat jangan lakukan hal-hal yang dibenci masyarakat serta mengenai langkah-langkah penegakan hukum laksanakan secara tegas dan profesional serta berkeadilan.

Empat, kelak lakukan koordinasi dan kolaborasi dengan semua pihak agar mereka juga mendapat kesan yang baik terhadap kinerja Polri.

Disela memberikan sambutan, Wakapolda Sulsel menunjuk delapan perwakilan untuk tampil kedepan menjawab pertanyaan yang diberikannya terkait pelayanan polisi di lapangan.

“Polisi bukan sekadar profesi, tapi juga sebuah jalan untuk mengabdi dengan keikhlasan, bukan pencitraan untuk dipuji,” tutup Wakapplda Sulsel. (Ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar Olahraga SULSEL

IPSI Makassar Optimistis Raih Prestasi di Porprov Sulsel XVIII, 19 Atlet Siap Bertarung

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Kontingen Cabang Olahraga (Cabor) Pencak Silat Kota Makassar siap mengharumkan nama daerah pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan XVIII 2026 yang berlangsung di Kabupaten Wajo dan Bone, 7–14 November 2026. Melalui Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Makassar, sebanyak 19 atlet terbaik dipersiapkan untuk berlaga pada 13 nomor pertandingan. Kontingen […]

Read more
Makassar SULSEL

Wali Kota Munafri Ajak Gojek Jadi Pelopor Tertib Berlalu Lintas di Makassar

MAKASSAR, EDELWEIS.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meminta Gojek ikut mengambil peran aktif dalam mengkampanyekan tertib berlalu lintas, khususnya melalui edukasi kepada para mitra pengemudi. Hal tersebut disampaikan Munafri saat menerima audiensi jajaran Gojek yang dipimpin Vice President Operations Gojek, Gede Manggala, di Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Makassar, Jumat (6/11/2026). Munafri berharap Gojek […]

Read more
Artikel Makassar SULSEL

Industri Musik di Makassar : Dari WR Soepratman, Ho Eng Djie, hingga Ridwan Sau

Oleh: Rusdin Tompo (Penulis, dan Koordinator Satupena Sulawesi Selatan) Industri rekaman di Makassar memiliki sejarah yang panjang. Kita mesti melacaknya sejak aktivitas rekam-merekam musik yang diyakini sudah ada di Indonesia, khususnya di Batavia dan Surabaya, sejak zaman kolonial Belanda. Gramafon Columbia serta peralatan studio rekaman yang dibawa ke Hindia Belanda awal abad ke-20, dianggap sebagai […]

Read more