Wakil Bupati Wajo Ajak ASN Berkomitmen Jaga Netralitas Hadapi Pemilu 2024

WAJO, EDELWEISNEWS.COM – Pesta demokrasi pemilihan umum (Pemilu) serentak 2024 makin dekat. Wakil Bupati (Wabup) Wajo, Amran, mewanti-wanti jajaran ASN, TNI, maupun Polri, tetap bersikap netral. Hal ini disampaikan saat membuka Sosialisasi Pengawasan Netralitas ASN, TNI, dan Polri di Ruang Pola Kantor Bupati, Kamis (22/9/2022).

Amran mengatakan, ketiga pilar tersebut secara kelembagaan dan hukum memang wajib bersikap netral. Netral dalam arti sederhana adalah tidak berpihak, tidak ikut, atau tidak membantu salah satu pihak.

Lanjutnya, ASN sebagai salah satu alat negara diharuskan netral, sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN. ASN dilarang memberikan dukungan kepada calon presiden/wakil presiden, calon anggota legislatif, maupun kepala daerah, dalam bentuk apa pun, baik selama dan sesudah masa kampanye.

“Gunakan hak saudara sekalian selaku ASN dalam bilik suara dengan mencoblos ketika pemilihan umum,” kata Amran.

Begitu pula dengan TNI dan Polri, kata Amran, yang merupakan alat negara yang bertugas pada bidang pertahanan dan keamanan. Mereka tidak memiliki hak memilih maupun dipilih dalam Pemilu.

“Netralitas kedua institusi ini, baik dalam doktrin, teori, maupun praktik di lapangan dilarang untuk melanggar prinsip netralitas. Mari kita bersama-sama berkomitmen untuk bersikap netral dalam setiap pemilihan umum,” ujarnya.

Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum juga telah mengatur norma yang melarang ASN, TNI, dan Polri untuk terlibat dalam perhelatan demokrasi.

Amran menjelaskan, integritas untuk bersikap netral menjadi hal yang penting. Di masa lalu telah banyak ASN yang terkena sanksi akibat tidak bisa menjaga kenetralan.

“Cukuplah sebagai contoh di tahun 2020, tercatat 369 orang ASN ditindak oleh Bawaslu (Badan Pengawas Pemilihan Umum) RI karena diduga melanggar asas netralitas. Begitu pula menurut data Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), terdapat 456 orang ASN yang dijatuhi sanksi oleh Pejabat Pembina Kepegawaian. Jangan terjadi di sini,” harapnya.

Amran mengungkapkan, selama kurun waktu dua tahun terakhir, berbagai langkah strategis untuk menanamkan karakter netralitas telah dilakukan secara kolaboratif antara pemerintah daerah dan Bawaslu Wajo. Salah satunya pencanangan dan pembentukan desa/kelurahan sadar pengawasan dan politik uang di beberapa kecamatan.

Selain itu, di beberapa kampus dan sekolah telah dilakukan sosialisasi pengawasan partisipatif. Kepada kaum disabilitas juga telah diberikan penguatan mengenai kepemiluan.

Pemerintah daerah memberikan fasilitas kantor kepada Bawaslu Wajo agar dapat bekerja dan berkinerja secara profesional dan optimal.

“Di tahun 2020 kita juga telah bersama-sama menandatangani nota kesepahaman untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam membangun demokrasi yang sehat di lingkup Wajo. Semua hal yang telah kita lakukan sampai dengan saat ini dan nanti selanjutnya, semua bermuara agar penyelenggaraan pemilihan umum dapat berlangsung secara jujur, adil, dan transparan,” jelasnya.

Sementara Ketua Bawaslu Wajo, Abdul Malik, mengatakan, sosialisasi netralitas ASN, TNI, dan Polri sangat perlu. Di Wajo ada ribuan ASN yang jika dialirkan suaranya ke Paemilu, bisa menguntungkan calon peserta Pemilu atau sebaliknya.

Narasumber dalam sosialisasi, yakni Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu periode 2017-2022, Prof. Dr. Muhammad, M.Si, dan Ketua Bawaslu Sulawesi Selatan (Sulsel), H.L. Arumahi.

Hadir pula Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wajo, Haedar, komisioner Bawaslu Wajo, serta kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo. (APJ)

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Setelah 10 Tahun, 369 Kepala Sekolah Dilantik, Munafri: Tugas Berat dan Mulia Sudah Menanti

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Setelah menanti selama satu dekade, Pemerintah Kota Makassar akhirnya melaksanakan pengukuhan dan pelantikan kepala sekolah secara komprehensif, massal, dan berlandaskan legalitas yang kuat. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa tugas berat sekaligus amanah mulia telah menanti para kepala sekolah yang baru dilantik. Penegasan itu disampaikan Munafri saat melantik dan mengukuhkan 369 […]

Read more
Gowa SULSEL

Setetes Darah, Sejuta Harapan: Polres Gowa Gelar Donor Darah Sambut HUT Bhayangkara ke-80

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Semangat kepedulian dan pengabdian kepada sesama kembali ditunjukkan keluarga besar Polres Gowa melalui kegiatan Bakti Kesehatan donor darah dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Rewako Polres Gowa tersebut diikuti oleh personel Polres Gowa, personel Polsek jajaran, serta Bhayangkari Cabang Gowa, Selasa (23/6/2026). Bukan […]

Read more
Makassar SULSEL

Lewat IGS 2026 Kemlu dan Pemkot Makassar Perkuat Diplomasi Ekonomi dan Budaya

MAKASSAR, EDELWEISNEWS COM – Kemlu dan Pemkot Makassar Perkuat Diplomasi Ekonomi dan Budaya melaluiIndonesia Gastrodiplomacy Series 2026. Dalam kegiatan tersebut, Kementerian Luar Negeri RI bersama Pemerintah Kota Makassar akan menyelenggarakan Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) : Diplomatic Tour Goes to Makassar pada 23–25 Juni 2026, dengan tema “Bringing Flavours, Cultures and Business Opportunities.” Kegiatan ini akan […]

Read more