Wakil Rakyat Lutim Berkunjung ke DPRD Wajo

WAJO, EDELWEISNEWS.COM – DPRD Kabupaten Luwu Timur berkunjung ke DPRD Kabupaten Wajo, Kamis (12/8/2021). Mereka berguru terkait Peraturan Daerah (Perda) Retribusi Pengendalian dan Pengawasan Menara Provider yang beroperasi di wilayah Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulawesi.

Rombongan DPRD dan Dinas Kominfo Kabupaten Luwu Timur diterima langsung oleh Wakil Ketua I dan II DPRD Kabupaten Wajo Ir H Firmansyah Perkesi, Ir H Andi Senurdin, dan Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Wajo, Ir H Sudirman Meru. Hadir juga Sekretaris DPRD Wajo Drs Sainal Hayat serta Kepala Dinas Kominfo Wajo, Dwi Apriyanto.

Ketua Pansus II DPRD Kabupaten Luwu Timur, KH Suardi Ismail mengatakan, kedatangannya ke Kabupaten Wajo untuk berguru soal Peraturan Daerah (Perda) tentang Retribusi Pengendalian dan Pengawasan Menara Telekomunikasi yang sedang dilakukan perubahan untuk mengikuti kondisi saat ini.

Menurutnya, wilayah yang menjadi rujukan Dinas Kominfo Kabupaten Luwu Timur, selain di Kabupaten Wajo juga pihaknya telah berkunjung di Kabupaten Soppeng. Suardi Ismail berharap Ilmu yang didapatkan di DPRD Kabupaten Wajo dapat menjadi khazana kesempurnaan Perda tersebut nantinya.

“Kami datang kesini untuk berguru tentang Perda Retribusi Pengendalian dan Pengawasan Menara Telekomunikasi, karena kami anggap Perda sebelumnya harus kami lakukan perubahan untuk mengikuti kondisi saat ini,” ungkap Politisi asal Partai Demokrat itu.

Sementara Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Wajo, Ir H Firmansyah Perkesi mengaku terbuka dengan adanya kunjungan – kunjungan koordinasi dan konsultasi dari berbagai daerah terkhusus pada rombongan dari Kabupaten Luwu Timur, semoga dalam pertemuan akan saling memberi informasi.

“Saya kira kita akan saling berguru nantinya tentang Perda Retribusi Pengendalian dan Pengawasan Menara Telekomunikasi ini, namun pada intinya bagaimana Pemerintah menarik retribusi tapi tidak juga memberatkan pihak provider,” kata Wakil Ketua DPRD Wajo, Firmansyah Perkesi.

Sementara menurut Kepala Dinas Komunikasi, Informatika,dan Statistik Kabupaten Wajo Dwi Apriyanto jika Wajo juga kedepan memerlukan perubahan pada Perda tersebut agar dapat lebih beraklerasi dengan kondisi dan situasi saat ini. Bahkan dirinya mengakui jika Perda Luwu Timur lebih maju ketimbang Perda Kabupaten Wajo.

“Kami harus mengakui jika Perda Luwu Timur lebih kekinian ketimbang Perda kita di Wajo, Karena Luwu Timur sudah melakukan perubahan Kedua pada Perda tersebut, sedangkan kita di Wajo baru sekali melakukan perubahan pada Perda Retribusi Pengendalian dan Pengawasan Menara Telekomunikasi ini, sehingga ada beberapa item yang menjadi pembeda,” katanya. (Hms/APL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Lama Tak Terurus, Munafri Akan Benahi Area RPH Tamangapa Jadi Kawasan Produktif Terintegrasi

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin meninjau area terbuka Rumah Potong Hewan (RPH) Tamangapa, Kecamatan Manggala, Rabu (2/9/2026). Kunjungan Munafri untuk memastikan pembenahan sekaligus rencana optimalisasi dan pemanfaatan aset daerah tersebut. Munafri didampingi Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Kota Makassar, Aulia Arsyad, melihat langsung kondisi kawasan sekitar RPH yang selama ini belum […]

Read more
Makassar SULSEL

Munafri Pastikan Kebutuhan Dasar Korban Kebakaran Asrama TNI Terpenuhi

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin meninjau posko pengungsian korban kebakaran di kawasan Asrama TNI Mattoanging di Jalan Cendrawasih, Kelurahan Pabatang, Kecamatan Mamajang, Rabu (2/9/2026). Peninjauan dilakukan Munafri untuk memastikan penanganan warga terdampak berjalan dengan baik. Termasuk pemenuhan kebutuhan dasar warga selama berada di posko pengungsian. Munafri melihat langsung kondisi posko, berbagai bantuan […]

Read more
Makassar SULSEL

Munafri Tinjau Pasar Pa’baeng-baeng Usai Terbakar, Pastikan Los Kembali Dipakai dalam 2–3 Minggu

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menargetkan los pedagang di Pasar Pa’baeng-baeng yang terdampak kebakaran dapat kembali digunakan dalam waktu 2–3 minggu. Target tersebut disampaikan Munafri saat meninjau langsung lokasi kebakaran Pasar Pa’baeng-baeng, Kecamatan Tamalate, Rabu (2/9/2026). Ia menyusuri area pasar yang terbakar sekaligus menyerap aspirasi para pedagang. Berbeda dengan penanganan kebakaran di […]

Read more