Warga Kanada Tunjukkan Tanda Cinta untuk Masjid Toronto

Lokasi penikaman yang menewaskan seorang pengurus Masjid IMO di Rexdale Boulevard, Toronto, Kanada.

TORONTO, EDELWEISNEWS.COM — Warga Kanada berkumpul untuk menunjukkan dukungan terhadap Masjid Toronto  yang beberapa waktu lalu menerima surel ancaman kekerasan seperti serangan Christchurch. Sikap ini merupakan tanda cinta dan solidaritas yang jelas bagi komunitas Muslim seperti dikutip dari aboutislam.net pada Kamis (15/10/2020).

“Saya sangat terganggu dengan ancaman ini. Islamofobia dan kebencian tidak memiliki tempat di negara kita, dan perilaku serta bahasa seperti ini tidak akan ditoleransi.  Kami harus berbuat lebih banyak untuk melawan kebencian dan kami akan melakukannya,” cuit Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau di Twitter.

Unggahan status lain juga diungkapkan pemimpin oposisi Erin O’Toole yang mengatakan, kelompok sekte pembenci Islam seperti Kultus Neo-Nazi tidak boleh dilakukan di Kanada.

“Kultus Neo-Nazi dan kelompok pembenci lainnya yang mengancam kekerasan dan mengintimidasi tidak memiliki tempat di Kanada.  Pikiranku bersama komunitas Muslim Kanada malam ini, ” jelasnya.

Sebuah masjid lokal di Toronto juga memutuskan untuk menutup sementara waktu pintunya selama Thanksgiving setelah menerima pesan kebencian. Dewan Nasional Muslim Kanada (NCCM) mengatakan, bahwa setidaknya satu dari pesan yang dikirim pada hari Sabtu mengancam untuk “melakukan gereja Kristus”, merujuk pada serangan teroris yang menargetkan dua masjid di Selandia Baru pada tahun 2019 dan menewaskan 51 orang.

“Kami memiliki hak untuk membela diri dari para teroris,” kata salah satu pesan pengancam kepada NCCM

“Polisi akan memihak kami.  Islam tidak akan mengalahkan kita.  Kami memiliki senjata untuk melakukan Christchurch lagi di kantor kami,” tambah pesan tersebut.

Mustafa Farooq, CEO Dewan Nasional Muslim, meminta pemerintah federal untuk membuat rencana aksi nasional untuk membongkar kelompok supremasi kulit putih dan neo-Nazi di Kanada.

“Cukup sudah cukup.  Sementara kami sangat menghargai upaya Layanan Polisi Toronto dalam melakukan penyelidikan atas insiden khusus ini, kami memerlukan tindakan sekarang dari pemerintah federal untuk mengembangkan strategi aksi nasional dalam membongkar kelompok xenofobia yang menyebarkan ideologi kekerasan kebencian dan kekerasan,” kata Farooq.

Farooq menambahkan pentingnya langkah lebih besar untuk menghentikan aksi penyerangan kepada Muslim. “Hari ini, kami menghadapi ancaman pembunuhan anggota komunitas Muslim Toronto secara massal.  Apa lagi yang perlu dilakukan sebelum tindakan diambil?” katanya.

Sumber : Republika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Agama Makassar SULSEL

Kurban Menyapa Disabilitas : Gammara Inklusi Hadirkan Kebahagiaan untuk Semua

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Ada pemandangan berbeda dan menyentuh hati di SLB A YAPTI (Yayasan Pembinaan Tunanetra Indonesia) Makassar, Jln Kapten Pierre Tendean, Ujung Pandang Baru, Kecamatan Tallo, Kamis (28/5/2026). Di sekolah luar biasa yang menyelenggarakan pendidikan khusus tunanetra ini, organisasi Gammara Inklusi mengadakan penyembeliham hewan kurban, pada perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 H. Kurang […]

Read more
Agama Makassar SULSEL

Salat Idul Adha 1447 H di Masjid Ashabul Jannah Dispusarsip Sulsel, Prof Andi Marjuni Khotbah Tekankan Pentingnya Kepedulian Sosial

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – “Kita semua dituntut untuk peduli dan mau berkurban sesuai tugas dan profesionalisme masing-masing. Bagi mereka yang mendapat amanah dari Allah SWT sebagai pemimpin negara, maka berkurbanlah demi tegaknya persamaan, persaudaraan, keadilan sosial, dan kebenaran menuju persatuan dan kesatuan, serta kesejahteraan dan kebahagiaan bangsa,” demikian pesan yang disampaikan Prof Dr H Andi Marjuni, […]

Read more
Agama Makassar Maros SULSEL

Perwakilan Makassar Berkibar di MTQ Maros, 31 Kafilah Masuk Final Siap Rebut Juara Umum

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM— Kontingen Kota Makassar menunjukkan performa gemilang pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang digelar di Kabupaten Maros, 10–19 April 2026. Dibawa pengawalan langsung Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kota Makassar, Mohammad Syarief, sebanyak 31 peserta kafilah Kota Makassar berhasil melaju ke babak final setelah melalui proses […]

Read more