Pemda Lutra Miliki Progres Terbaik di Area Manajemen ASN

MASAMBA, EDELWEISNEWS.COM  – Tim Koordinasi dan Supevisi Pencegahan (Korsupgah) KPK baru-baru ini menggelar Monitoring dan Evaluasi Program Pencegahan Korupsi Terintegrasi di 8 Kabupaten/Kota di Sulsel.

Dalam kegiatan yang dipusatkan di Kantor Walikota Palopo ini, Tim Korsupgah KPK melihat sejauhmana progres Pencapaian Monitoring Center of Preventation (MCP) terhadap 8 area intervensi KPK.

Delapan area intervensi KPK yaitu, Manajemen ASN, Manajemen Aset Daerah, Pengadaan Barang/Jasa, Perencanaan/Penganggaran APBD, Tata Kelola Dana Desa, Kapabilitas APIP, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan (8) Optimalisasi Pendapatan Daerah.

Dari delapan area intervensi tersebut, tindak lanjut pencegahan korupsi Pemda Lutra di area intervensi Manajemen ASN memiliki progres yang cukup signifikan. Pada dashboard yang ditampilkan KPK, progres pencegahan korupsi Manajemen ASN Pemda Lutra ada di angka 80%. Dari 25 Pemda kabupaten/kota di Sulsel, Pemda Lutra ada di posisi kedua, di bawah Pemkot Makassar. Meski sebenarnya progresnya sama, yaitu 80%. Di bawah Makassar dan Lutra, ada Maros, Palopo, Luwu dan Luwu Timur.

Melihat progres yang sangat baik di area Manajemen ASN, Kepala BKPSDM Lutra, Nursalim, memberikan apresiasi atas capaian tersebut.

“Semua ini tidak terlepas dari kerjasama kami dengan Bagian Hukum karena di situ ada indikator LHKPN. Juga kepada Inspektorat dan Bagian Organisasi dan Pendayagunaan Aparatur. Signifikansi capaian ini tentu tidak terlepas dari sinergi dan kolaborasi yang kita bangun,” kata Nursalim, Senin (19/82019), di Masamba.

Meski demikian, kata dia, masih ada sisi kelemahan yang mesti dibenahi. “Kita berharap ke depan progressnya bisa mencapai 100% karena masih ada yang perlu kami benahi di sini, salah satunya meningkatkan penerapan e-Kinerja yang terintegrasi,” tutur mantan Kabag Organisasi dan Pendayagunaan Aparatur ini. 

Nursalim mengaku optimistis bisa mencapai progress 100%. Asalkan, kata dia, indikator e-Kinerja yang terintegrasi bisa segera diwujudkan.

“Kita optimistis bisa mencapai 100%. ‘Kan tinggal integrasinya saja. Indikator itu menghendaki agar e-Kinerja terintegrasi dengan absensi finger print kehadiran pegawai. Tinggal satu indikator. Kalau indikator ini kita tingkatkan, capaian 100% bisa kita wujudkan,” tandas Nursalim. Selaian Manajemen ASN, Pemda Lutra memiliki progress yang cukup tinggi di area intervensi Perencenaan dan Penganggaran APBD (71%), Pelayanan Terpadu Satu Pintu (66%), serta Manajemen Aset Daerah (65%). (hum)

Editor : Salsabila

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Luwu Utara SULSEL

Ledakan yang Merawat Ingatan : Baraccung di Malam Takbiran Desa Pandak

LUWU UTARA, EDELWEISNEWS.COM — Malam takbiran di Desa Pandak, Masamba, tak sekadar diisi gema takbir yang berlarian di langit-langit kampung. Ia tumbuh menjadi denyut yang lain—lebih riuh, lebih berani—melalui ledakan suara baraccung yang mengoyak sunyi, sekaligus merajut kebersamaan yang tak kasatmata, 20 Maret 2026 Di antara cahaya obor dan kilau kembang api, sekitar 50 baraccung […]

Read more
Luwu Utara Makassar SULSEL

Isu Perusahaan Israel Investasi di Lutra, Gubernur Sulsel: Tidak ada Izin Provinsi

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menegaskan, Pemerintah Provinsi Sulsel tidak pernah memberikan izin kepada perusahaan yang memiliki afiliasi dengan Israel untuk berinvestasi di Sulawesi Selatan. “Prinsipnya tidak ada izin untuk perusahaan apa pun yang berafiliasi Israel untuk berinvestasi di Sulsel. PTSP kami tidak akan mengeluarkan izin,” tegas Andi Sudirman dalam keterangannya, Selasa […]

Read more
Luwu Utara SULSEL

Pemekaran Provinsi Luwu Raya Mendesak sebagai Jalan Keadilan Pembangunan kesejahteraan rakyat Luwu

LUWU UTARA, EDELWEISNEWS. COM — Demisioner Ketua KOHATI HMI Luwu Utara, Anggi Novita menegaskan, bahwa pemekaran Luwu Raya bukan sekadar aspirasi politik daerah, melainkan kebutuhan objektif dan rasional sebagai respons atas ketimpangan pembangunan struktural yang selama ini dirasakan masyarakat Tanah Luwu. Peringatan Hari Perlawanan Rakyat Luwu menjadi momentum konsolidasi mahasiswa dan masyarakat untuk kembali menegaskan […]

Read more