Salat Idul Adha 1447 H di Masjid Ashabul Jannah Dispusarsip Sulsel, Prof Andi Marjuni Khotbah Tekankan Pentingnya Kepedulian Sosial

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – “Kita semua dituntut untuk peduli dan mau berkurban sesuai tugas dan profesionalisme masing-masing. Bagi mereka yang mendapat amanah dari Allah SWT sebagai pemimpin negara, maka berkurbanlah demi tegaknya persamaan, persaudaraan, keadilan sosial, dan kebenaran menuju persatuan dan kesatuan, serta kesejahteraan dan kebahagiaan bangsa,” demikian pesan yang disampaikan Prof Dr H Andi Marjuni, S.Pd.I, di hadapan jamaah salat Idul Adha di Masjid Ashabul Jannah, Rabu (27 Mei 2026).

Prof H Andi Marjuni merupakan khatib di masjid Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusarsip) Provinsi Sulawesi Selatan, yang berada di Jalan Sultan Alauddin, Talasalapang, Makassar. Ini merupakan pelaksanaan salad Idul Adha kedua, setelah pertama diadakan tahun 2025.

Prof H Andi Marjuni membawakan khotbah berjudul “Ibadah Haji dan Qurban sebagai Pesan Kemanusiaan dalam Membangun Kepedulian Sosial”.

Guru Besar Universitas Islam Negeri Makassar (UIN) Alauddin, Makassar ini mengatakan, hikmah terbesar dari ibadah haji dan perintah berkurban adalah kesabaran dan kepasrahan.

Hampir seluruh rangkaian ibadah haji membutuhkan kesabaran, mulai dari pendaftaran hingga pelaksanaan di tanah suci Makkah. Bahkan sampai kembali ke Tanah Air.

“Apabila engkau telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertawakal,” pesannya mengutip QS Ali Imran ayat 159.

Sekretaris LPPM UIN Alauddin, Makassar itu menambahkan, bahwa perintah berkurban punya implikasi dalam kehidupan sosial kita.

Ini sesuai asal kata Qurban, yang dari bahasa Al-Qur’an.

Qurban terdiri dari kata “qurb” berarti dekat, dengan imbuhan “an” berarti sempurna. Sehingga Qurban berarti “kedekatan yang sempurna”.

“Dalam istilah keagamaan, kata Qurban pada mulanya berarti segala sesuatu yang digunakan untuk mendekatkan diri kepada Allah secara sempurna,” jelas Sekjen DPP IKAKAS As’Adiyah Indonesia itu.

Kisah Nabi Ibrahim AS dan anaknya, Nabi Ismail AS, katanya, merupakan drama profetik yang jadi dasar filosofis dan berakar dalam, tentang kesediaan berkurban dan rela memberikan sesuatu kepada sesama.

Tujuannya demi mengukuhkan hubungan secara horizontal dalam kehidupan kolektif kita sebagai pertanda dari membaiknya hubungan secara vertikal kepada Allah SWT.

Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan itu, mengatakan, melalui kurban seorang Muslim dapat mencapai ibadah yang sempurna, bermanfaat bagi diri sendiri dan masyarakat luas.

Ada beberapa makna kurban, jelasnya. Antara lain pengorbanan sebagai manisfestasi ketundukan dan kepasrahan, kepedulian sosial dan solidaritas, serta keteguhan dan kesabaran dalam menghadapi ujian.

“Kesabaran dalam menghadapi cobaan adalah setengah dari iman, karena iman itu terdiri dari dua bagian, yaitu sabar dan syukur,” kunci Prof Dr H Andi Marjuni, mengutip Ibnu Taimiyyah.

Salat Idul Adha 10 Zulhijah 1447 H di Masjid Ashabul Jannah ini dihadiri berbagai kalangan, seperti pustakawan dan staf Dispusarsip Provinsi Sulawesi Selatan, serta masyarakat umum.

Dari unsur pustakawan, hadir Mohammad Hasan Sijaya, Pustakawan Ahli Utama (Pustama), H Dinar, Asri, Rezha Zarkasyi, Safaruddin, Syamsuddin, dan Zahir Juana Ridwan.

Hadir pula Heri Rusmana, purna tugas Dispusarsip Provinsi Sulawesi Selatan, dan pegiat literasi, Rusdin Tompo. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gowa SULSEL TNI / POLRI

Pastikan Proses Hukum Berjalan Aman, Polresta Gowa Turunkan Personel Pengamanan

GOWA, EDELWEISNEWS.COM – Polresta Gowa menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui pengamanan pelaksanaan eksekusi perkara perdata di Perumahan Citra Garden Gowa, Cluster Primera Blok J1/18, Kelurahan Paccinongang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Selasa (3/11/2026). Pengamanan tersebut dilaksanakan guna memastikan seluruh tahapan eksekusi berjalan aman, tertib, dan kondusif, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan […]

Read more
Makassar SULSEL

KPK dan Pemkot Makassar Perkuat Sinergi, Kawal Anggaran hingga Pelayanan Publik

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Perwakilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI memperkuat upaya pencegahan korupsi di lingkungan Pemerintah Kota Makassar. Penguatan ini menyasar seluruh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), mulai dari kepala dinas, camat hingga lurah, untuk membangun budaya kerja yang berintegritas dan memastikan penyelenggaraan pemerintahan berjalan bersih, transparan, serta akuntabel. Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi […]

Read more
Makassar SULSEL

Layanan Digital hingga Mitigasi Bencana, Appi Gaungkan Dua Inovasi Unggulan Makassar di IGA 2026

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar dibawa kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin terus memperkuat inovasi pelayanan publik melalui transformasi digital dan program pemberdayaan masyarakat. Dua inovasi unggulan, yakni Lontara+ (Layanan Online Terintegrasi Warga Makassar) dan SALAMA (Sahabat Anak Lewat Afirmasi tentang Aman Bencana). Kedua inovasi tersebut dipaparkan langsung Munafri Arifuddin dalam tahapan penilaian presentasi kepala […]

Read more