Pj Sekda Makassar Dampingi Pj Gubernur Tinjau Lokasi Pembangunan Stadion di GOR Sudiang

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Perencanaan pembangunan Stadion baru di wilayah GOR Sudiang dipastikan akan segera terlaksana.

Hal itu diperkuat dengan dirilisnya desain stadion baru yang rencananya akan berstandar FIFA oleh Kementerian PUPR melalui akun instagram resminya pada tanggal 25 April 2024 lalu.

Pemerintah Provinsi Sulsel dan Pemerintah Kota Makassar pun ikut berkomitmen dan berkolaborasi mewujudkan harapan para warga Kota Makassar itu.

Karenanya, PJ Sekda Kota Makassar, Firman Hamid Pagarra mendampingi langsung Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin meninjau lahan kawasan pembangunan stadion baru, di GOR Sudiang, Minggu, (12/5/2024).

Pada tinjauan tersebut PJ Sekda memantau beberapa hal, seperti jalur masuk yang akan dibangun sebagai tanggung jawab Pemkot Makassar, amdalalin dan kawasan-kawasan yang membutuhkan revitalisasi.

“Hari ini kita meninjau lahan yang akan dibanguni Stadion Baru untuk warga Kota Makassar. Kita tinjau bersama pak PJ Gub. Ini dikarenakan dalam waktu dekat kami akan memperbaiki infrastruktur jalur masuk ke arah stadion baru ini,” ucapnya.

Menurutnya, Pemkot Makassar pun mendukung program strategis yang diatensi langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo.

“Kami baru-baru sudah musrenbang dan saya mengingatkan seluruh OPD terkait memasukkan dalam anggaran untuk pembangunan stadion baru itu. Alhamdulillah itu menjadi salah satu pembangunan prioritas,” tuturnya.

“Rencananya pembangunan fisik infrastruktur jalannya ini dimulai pada Juli 2024 tahun ini,” ungkap Firman.

Sementara, PJ Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin menuturkan, kehadirannya hari ini untuk meninjau sekaligus mengevaluasi dari waktu ke waktu. Apalagi saat ini tim dari PUPR sudah turun mengecek kondisi lahan.

“Pada Musrebangnas kemarin program pembangunan stadion ini masuk dalam dokumen perencanaan. Jadi artinya ini dipastikan anggarannya ada melalui PUPR. Progresnya semakin jelas,” ujarnya.

Kata Bahtiar, area stadion ini akan menjadi kawasan kota baru di Kota Makassar dan apalagi akan ada akses tembusan langsung ke arah Maros.

“Sekaligus mendukung kawasan Mamminasata. Lima tahun kedepan ini menjadi kota baru dengan kawasan olahraga yang hijau. Disini nanti pusatnya tempat olahraga. Kita akan fungsikan kembali juga ini area cabor-cabor yang saat ini tidak berfungsi seperti kolam renang,” sebutnya.

Diketahui, Pemprov sendiri menyiapkan lahan sebesar 20 hektare untuk pembangunan stadion baru secara keseluruhan.

“10 Hektare sudah cukup sebenarnya. Tapi kita siapkan 20 Hekatare. Jadi nanti kita ini mau buat nyaman. Mulai dari parkiran, penghijauan, dan tempat ngumpul para supporter dan masyarakat yang datang ke GOR,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Sekda Sulsel Nilai APPI Mitra Strategis Pemerintah di Bidang Pendidikan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pelantikan dan pengukuhan Pengurus Aliansi Peduli Pendidikan Indonesia (APPI) masa bakti 2026–2031 berlangsung khidmat di Balai Kota Makassar, Minggu, 15 Februari 2026.  Kegiatan ini dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, unsur Pemerintah Kota Makassar, serta jajaran Dinas Pendidikan. Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan baru APPI. Ia […]

Read more
LEGISLATIF Makassar SULSEL

Anggota DPRD Makassar, Muhammad Yulianto Badwi Lanjutkan Agenda Reses Kedua

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Anggota DPRD Kota Makassar, Muhammad Yulianto Badwi melanjutkan agenda reses kedua masa persidangan kedua tahun sidang 2025/2026 pada Minggu (15/2/2026). Kegiatan kali ini berlangsung di Sengkabatu, Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo yang menjadi titik ketujuhnya. Agenda reses menjadi momentum bagi Ketua Fraksi Golkar DPRD Makassar itu untuk menemui warga di daerah pemilihannya yang […]

Read more
Makassar SULSEL

Kesadaran Warga Jadi Kekuatan, Penertiban PKL di Makassar Berlangsung Tertib

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) yang menempati fasilitas umum (fasum) dan fasilitas Sosial (fasos) di wilayah Kecamatan Mariso berlangsung tertib dan kondusif. Tidak terjadi gesekan antara pemilik lapak dan aparat pemerintah selama proses penataan berlangsung. Kegiatan penertiban ini menyasar lapak-lapak yang berdiri di atas trotoar maupun drainase serta yang menjamur di pinggir […]

Read more