Mudik Gratis Aman dan Nyaman Bersama TNI AL, Ratusan Warga Selayar Diberangkatkan Oleh Dankodaeral VI dengan Kapal Perang KRI Marlin-877

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Gemuruh mesin KRI Marlin-877 pagi ini bukan sekadar tanda keberangkatan kapal perang, melainkan simbol hadirnya negara di tengah kerinduan rakyat akan kampung halaman.

Bertempat di Dermaga Layang Kodaeral VI, TNI Angkatan Laut secara resmi melepas ratusan pemudik dari Kota Makassar tujuan Kabupaten Kepulauan Selayar dalam program Mudik Gratis Aman dan Nyaman yang fenomenal, Kamis (19/03/2026).

​Suasana haru menyelimuti wajah para pemudik saat kaki mereka melangkah di atas geladak baja KRI Marlin-877. Bagi banyak warga, ini adalah pengalaman sekali seumur hidup, pulang kampung dengan pengawalan armada tempur kebanggaan bangsa.

​”Kami merasa sangat dihargai sebagai rakyat kecil. Terima kasih TNI AL, terima kasih kepada Komandan Kodaeral VI. Biasanya kami bingung memikirkan tiket dan keamanan, tapi hari ini kami pulang dengan gagah dan nyaman,” ujar salah satu perwakilan penumpang dengan mata berkaca-kaca.

​Tepat pukul 08.00 WITA, upacara pelepasan dimulai dengan khidmat. Dalam sambutannya, Komandan Kodaeral VI, Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz, S.H., M.M menegaskan, bahwa KRI Marlin-877 dikerahkan bukan hanya untuk patroli kedaulatan, tetapi juga untuk misi kemanusiaan yang nyata.

​”TNI Angkatan Laut adalah bagian tak terpisahkan dari rakyat. Mudik gratis ini adalah wujud nyata bakti kami untuk memastikan saudara-saudara kita di Selayar bisa merayakan momen Lebaran Idul Fitri 1447 H/2026 M bersama keluarga dengan aman, nyaman, dan tanpa beban biaya. KRI Marlin-877 adalah milik rakyat, dan hari ini mengantar ratusan warga pulang ke pelukan keluarga,” ujar Dankodaeral VI.

​”Langkah ini diambil sebagai solusi konkret bagi masyarakat di tengah tingginya permintaan transportasi laut karena tidak sedikit juga pemudik yang memberikan masukan untuk dibantu karena keterbatasan angkutan kapal laut dan sebagai upaya untuk mengurai kemacetan yang terjadi di jalur darat,” tegasnya.

​Acara ini turut dihadiri oleh undangan dari jajaran petinggi Sulawesi Selatan, mulai dari Gubernur Sulsel, Pangdam XIV/Hasanuddin, Kapolda Sulsel, hingga jajaran otoritas pelabuhan dan pelayaran. Kehadiran para tokoh ini menunjukkan soliditas luar biasa dalam melayani masyarakat.

Dengan iringan doa bersama, pada pelaksanaan puncak acara, Dankodaeral VI bersama para undangan secara simbolis melepas Tali Tros Kapal. Sesaat kemudian, diiringi dengan lambaian tangan dari Dankodaeral VI bersama para tamu undangan, KRI Marlin-877 perlahan meninggalkan dermaga Makassar, membelah lautan menuju Kepulauan Selayar, membawa ratusan penumpang yang kini bisa bernapas lega karena janji mudik aman telah terpenuhi.

Dijadwalkan, KRI Marlin-877 akan tiba di Pelabuhan Benteng Kabupaten Kepulauan Selayar pada sore hari dengan hari dan tanggal yang sama. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LEGISLATIF Makassar SULSEL

Anggota DPRD Makassar Budi Hastuti Menyapa Warga di Kecamatan Mariso, Mamajang dan Tamalate

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Anggota DPRD Kota Makassar, Budi Hastuti kembali menyapa warga dalam reses ketiga masa persidangan ketiga tahun sidang 2025/2026. Reses berlangsung di daerah pemilihannya yang mencakup Kecamatan Mariso, Mamajang, dan Tamalate atau yang dikenal dengan sebutan Mamarita. Salah satu titik reses digelar di Jalan Beruang Selatan, RT 01 RW 03, Kelurahan Labuang Baji, […]

Read more
Makassar SULSEL

Lapak Berdiri 25 Tahun di Atas Drainase di Kecamatan Ujung Pandang Akhirnya Ditertibkan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar melalui jajaran kecamatan terus mengintensifkan penertiban dan pembongkaran lapak liar yang berdiri di atas fasilitas umum (fasum), fasilitas sosial (fasos), dan saluran drainase di berbagai wilayah kota. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah mengembalikan fungsi infrastruktur perkotaan, memperlancar aliran drainase guna mencegah genangan, sekaligus menciptakan ketertiban dan […]

Read more
Makassar SULSEL

Batas Waktu Berakhir, Pedagang Pasar Kalimbu Mulai Direlokasi ke Terminal Mallengkeri

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, mulai mengambil langkah nyata, melakukan penataan dan penertiban aktivitas pedagang kaki lima (PK5). Khususnya pedagang bongkar muat dan penjual sayur mayur yang selama ini menggunakan badan jalan dan trotoar di sekitar Pasar Kalimbu, Jalan Veteran Utara. Camat Bontoala, Patahulla mengatakan, penataan yang dilakukan bukan sekadar memindahkan, tetapi […]

Read more