Anggota DPRD Makassar Fasruddin Rusli Gelar Reses di Kecamatan Rappocini

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Anggota DPRD Kota Makassar, Fasruddin Rusli menggelar reses pertama masa persidangan pertama masa sidang 2025/2026 di dua kelurahan pada Kamis (16/10/2025).

Reses tersebut berlangsung di Jalan Rappocini, Lorong 11, Kelurahan Buakana dan Jalan Minasa Upa, Kelurahan Minasa Upa, Kecamatan Rappocini.

Acil–sapaan akrab Fasruddin Rusli itu mendapatkan sambutan hangat warga di setiap kelurahan. Hadir juga pihak kelurahan yang turut mendampinginya.

Di Kelurahan Pisang Selatan, Acil mendapatkan keluhan mengenai bantuan sosial program keluarga harapan (PKH). Ada banyak warga yang tiba-tiba tidak lagi mendapat bantuan tersebut.

“Banyak warga yang mengeluh karena tiba-tiba sebelumnya dapat PKH, ini tidak dapat bantuan lagi,” ujarnya.

“Jadi saya sampaikan kepada warga kalau PKH itu diganti-ganti yang dapat jadi tidak monoton. Masih banyak warga yang membutuhkan PKH,” lanjut Acil.

PKH juga menjadi keluhan utama di Kelurahan Buakana. Bedanya, warga masih ada yang belum mendapatkan sama sekali bantuan tersebut.

Legislator dari Fraksi PPP itu meminta Lurah Buakana untuk mendata warga yang belum pernah mendapatkan PKH. Dia menekankan pendataan dilakukan secara adil.

“Saya akan follow up ini karena kemarin saya juga yang akomodir warga di sini sebelumnya yang sudah dapat. Kita sampaikan ke Lurah,” ucapnya.

Selain itu, Acil juga menerima aspirasi terkait Kartu Indonesia Sehat atau KIS. Beberapa warga meminta untuk dialihkan dari BPJS ke KIS untuk fasilitas kesehatan gratis.

“Jadi untuk syaratnya itu KTP ta harus buruh, kalau wiraswasta itu ditolak. Paling penting juga itu surat keterangan tidak mampu,” ucapnya.

Dia berharap semua persyaratan tersebut bisa dipenuhi, sehingga warga bisa cepat memanfaatkan KIS. Namun bisa tidak aktif jika warga tidak memakai KIS selama tiga bulan berturut-turut.

“Jadi harus dipakai, kalau tidak itu bisa tidak aktif. Banyak kejadian seperti ini,” jelas Acil.

Wakil Ketua Komisi C Bidang Pembangunan itu menegaskan semua keluhan akan dikawal. Termasuk beasiswa pendidikan yang selama ini diminta oleh orangtua siswa.

“Karena beasiswa pendidikan ini terbatas kuotanya jadi yang membutuhkan bisa saya langsung tindaklanjuti dengan cepat,” tutup Acil. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Di Forum Makassar Leadership Summit, Munafri : Event Harus Berdampak Nyata Bagi Ekonomi Masyarakat

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi menekankan pentingnya setiap event berskala besar yang digelar di Kota Makassar mampu memberikan dampak ekonomi secara masif bagi masyarakat. Menurut Appi, kehadiran ribuan peserta dari luar daerah bukan sekadar meningkatkan aktivitas sebuah acara, tetapi harus menciptakan efek berantai bagi sektor pariwisata, perhotelan, UMKM, kuliner hingga […]

Read more
Makassar SULSEL

Wali Kota Appi Minta Tripartit Rutin Duduk Bersama Tiap Bulan, Bahas Upah Pekerja

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi menyampaikan gagasan penting forum Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit dan Dewan Pengupahan Kota Makassar digelar secara rutin setiap bulan. Menurutnya, forum tersebut menjadi ruang penting untuk mempertemukan pemerintah, pengusaha, dan pekerja dalam membahas sekaligus menyelesaikan berbagai persoalan ketenagakerjaan secara bersama-sama terkait nasib buruh. “Kalau kita […]

Read more
Makassar SULSEL

Makassar Jadi Pilot Project Reformasi JKN, RSUD Daya Siapkan 24 Layanan Kompetensi

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Kota Makassar dipercaya menjadi salah satu daerah percontohan (pilot project) nasional dalam pelaksanaan reformasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Reformasi tersebut mencakup penerapan Sistem Rujukan Berbasis Kemampuan Pelayanan (RBKP), Kelas Rawat Inap Standar (KRIS), serta sistem pembayaran berbasis Indonesian Diagnosis Related Group (IDRG). Sebagai salah satu rumah sakit yang dipersiapkan mendukung implementasi kebijakan […]

Read more