BNN Palopo Gelar Bimtek untuk Dorong Pemberdayaan Generasi Muda

PALOPO, EDELWEISNEWS.COM – Salah satu upaya yang ditempuh oleh jajaran BNN Kota Palopo dalam mengantisipasi peredaran dan penyalahgunaan narkoba adalah mendorong pemberdayaan masyarakat, khususnya kalangan generasi muda. Pemberdayaan dengan mengembangkan semangat kewirausahawan sehingga mereka dapat melakoni kehidupan secara positif. 

Hal itu diutarakan kepala BNN Palopo oleh AKBP Ustim Pangarian, M.Si saat tampil dihadapan sejumlah stakeholder dalam acara bimbingan teknis dalam rangka sinergitas program pemberdayaan alternatif di Hotel Harapan, Rabu (20/11/2019).   

Menurut perwira yang pernah menjabat sebagai Kapolsek di Enrekang, Tana Toraja dan Kota Palopo ini, bahwa bimbingan kewirausahawan juga perlu dilakukan bagi mantan pengguna atau pecandu narkoba, dengan harapan mereka tidak tergoda lagi untuk terjerambab pada lembah hitam tersebut. 

“Saya berharap dengan melibatkan mantan pengguna narkoba untuk memulai usaha, dapat menumbuhkan semangat kepercayaan diri mereka untuk diterima secara baik oleh lingkungan masyarakat sekitarnya. Mereka tidak boleh dicap salah selamanya, apabila mereka telah mau berubah ke arah yang positif,“ ujar alumni SMAN 3 Palopo itu.

Karena itu, AKBP Ustim Pangarian berharap agar pihak perbankan dapat memberi kemudahan akses permodalan bagi para pemuda, dan mantan pengguna narkoba dalam memulai atau mengembangkan usaha yang mereka geluti.

Dalam kesempatan yang sama, Kadis Koperasi dan UMKM Palopo, Dra Munasirah yang tampil sebagai narasumber dalam bimtek tersebut menguraikan, pihaknya akan terus secara berkelanjutan melaksanakan pelatihan pengembangan skill yang khusus melibatkan kalangan generasi muda.

Dia juga tak menutup kemungkinan pelibatan mantan pengguna narkoba untuk diikutsertakan.   Mantan asisten III Setda Palopo itu berharap, ada kerjasama dengan jajaran kelurahan dan kecamatan untuk memotivasi warga masyarakat yang tidak memiliki pekerjaan tetap.

“Agar dapat membentuk kelompok produktif yang dapat dibina dan dibimbing dalam mengembangkan usaha, sebagai salah satu langkah menyibukkan masyarakat dalam urusan yang positif sehingga tidak lagi tergoda pada pengaruh penyalahgunaan narkoba,” harapnya.

Salah satu perwakilan perbankan dalam kesempatan itu memberi informasi bahwa, pihaknya siap memberikan fasilitasi bagi siapaun yang ingin memulai usaha rumahan dengan modal yang terjangkau. (hum)

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Personil BPBD Kota Makassar Bawa Bantuan untuk Korban Kebakaran di Kecamatan Wajo

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Terjadi kebakaran di Jalan Sangir RT/RW : 01/04, Kelurahan Melayu Baru, Kecamatan Wajo, Senin (16/2/2026) sekitar pukul 16.13 wita. Diduga pemicu kebakaran yakni kosleting listrik, sebab api muncul dari salah satu atap rumah warga. Regu 2 Posko Mulia Ujung Tanah dengan personil Agum Purnama, Muh Aldo Sabetto Syarif dan Alif Akbar Herman […]

Read more
Makassar SULSEL

Usai Sudah Operasi Keselamatan Pallawa 2026, Strategi ‘Mappatabe’ Tekan Lakalantas 7%

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pelaksanaan Operasi Keselamatan Pallawa 2026 yang digelar sejak 2 hingga 15 Februari 2026 resmi berakhir. Operasi yang dilaksanakan serentak ini menunjukkan capaian signifikan, khususnya dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) hingga 7 persen serta menurunkan angka korban meninggal dunia sebesar 36 persen. Operasi yang mengedepankan strategi berbasis kearifan lokal “Mappatabe” […]

Read more
Makassar SULSEL

55 Lapak PKL di Tamalate Direlokasi, Terungkap Dugaan Sewa Lahan Fasum Selama 30 Tahun

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM. – Pemerintah Kota Makassar kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketertiban dan fungsi ruang publik. Penertiban terhadap bangunan lapak liar yang berdiri di atas trotoar dan menutup saluran drainase kembali digelar, sebagai bagian dari upaya menciptakan kota yang tertata, aman, dan nyaman bagi seluruh warga. Puluhan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang selama ini […]

Read more