Buka Layanan di Kelurahan Bonto Makio, Disdukcapil Makassar Targetkan Ratusan Warga Bakal Hadir

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Dinas Kependudukan dan Pecatatan Sipil (Dukcapil) Makassar kembali melakukan pelayanan jemput bola. Kali ini digelar di Kelurahan Bonto Makkio, Kecamatan Rappocini, Selasa (2 /12/2025).

Layanan langsung kepada masyarakat ini mulai rutin dilakukan Dukcapil di kelurahan dan sangat dinantikan warga, karena dinilai sangat membantu pengurusan dokumen kependudukan tanpa harus ke kantor Disdukcapil.

Sekretaris Disdukcapil Makassar, Andi Salman Baso mengatakan, bahwa pelayanan jemput bola telah menjadi komitmen pemerintah kota dalam memastikan akses layanan adminduk semakin dekat dan mudah dijangkau oleh masyarakat.

“Program jemput bola ini sudah menjadi komitmen kami. Masyarakat tidak perlu jauh-jauh ke kantor, cukup datang ke lokasi pelayanan dan semua urusan adminduk bisa diselesaikan,” ujar Andi Salman.

Adapun layanan yang diberikan yakni, rekam dan cetak KTP-el, penggantian atau perubahan data KTP-el, penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA), Akta Kelahiran, hingga Akta Kematian.

Tak hanya itu, layanan Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) juga turut dibawa sebagai bagian dari percepatan transformasi digital pemerintah.

Menurut Andi Salman, IKD kini makin diminati masyarakat karena semakin banyak layanan publik yang mulai terintegrasi dengan identitas digital.

“Kami dorong warga untuk mengaktifkan IKD. Prosesnya cepat, aman, dan akan mempermudah berbagai layanan publik,” jelasnya.

Tingginya minat warga Bonto Makkio terlihat dari banyaknya masyarakat yang sudah menyiapkan dokumen pendukung seperti KK, KTP, dan surat keterangan layanan lainnya sejak informasi pelayanan ini diumumkan. Warga menyebut pelayanan ini sangat membantu, terutama bagi mereka yang memiliki kesibukan atau kendala mobilitas untuk datang langsung ke kantor Disdukcapil.

“Kami berharap masyarakat Bonto Makkio dapat memanfaatkan kesempatan ini. Layanan lengkap, petugas siap membantu, dan semua dilakukan dalam satu lokasi,” tambah Andi Salman.

Disdukcapil Makassar menargetkan ratusan warga akan hadir sepanjang kegiatan berlangsung sejak pagi hingga selesai. Agenda ini menjadi bagian dari program berkelanjutan Disdukcapil dalam meningkatkan kesadaran dan ketertiban administrasi kependudukan.

Melalui layanan jemput bola ini, diharapkan warga semakin mudah memperoleh dokumen kependudukan sekaligus mendukung percepatan digitalisasi layanan pemerintah di Kota Makassar. Dengan kemudahan yang diberikan, masyarakat pun menyambutnya dengan penuh antusias dan siap memanfaatkan momentum pelayanan dekat rumah tersebut. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Panic Buying, Antrian Kendaraan Mengular di SPBU Ratulangi Kota Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Antrian pengendara roda dua maupun roda empat terlihat mulai mengular di SPBU Jalan Ratulangi, Kota Makassar. Bahkan, terlihat sampai menguasai separuh badan jalan poros Ratulangi, yang menyebabkan lalulintas jalan agak macet pagi itu, Kamis (2/4/2026). Warga seperti panik (panic buying) dengan isu yang berkembang, terkait prediksi kenaikan harga BBM Subsidi dan non […]

Read more
Makassar SULSEL

Aliyah Mustika Ilham Terima Audiensi Komunitas Balance Bike Makassar, Dukung Pushbike Championship Nasional 2026

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima audiensi pengurus Komunitas Balance Bike Makassar di Ruang Rapat Wakil Wali Kota, Kantor Wali Kota Makassar, Jalan Ahmad Yani, Rabu (1/4/2026). Audiensi tersebut membahas rencana pelaksanaan Pushbike Championship Nasional yang akan digelar di Kota Makassar pada 4 Juli 2026. Event ini direncanakan akan menghadirkan […]

Read more
Makassar SULSEL

Pemprov Sulsel Tegaskan Isu Menghabiskan Rp2 Miliar untuk Sewa Helikopter Tidak Benar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM. – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan bahwa informasi yang menyebut adanya penggunaan anggaran sebesar Rp2 miliar untuk sewa helikopter adalah tidak benar atau hoaks. Penegasan ini disampaikan untuk meluruskan informasi yang beredar di media sosial yang menimbulkan persepsi keliru di tengah masyarakat. Kepala Biro Umum Setda Provinsi Sulsel, Suhartono, menjelaskan, bahwa angka Rp2 miliar […]

Read more