Bupati Gowa Raih Nilai A dalam Seminar Proposal untuk Judul Disertasi

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengikuti seminar proposal disertasi Program S3 Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Senin (23/9) siang.

Ujian proposal ini berlangsung di Ruang Seminar Lantai 2 Fakultas Hukum Unhas dan dihadiri mahasiswa/mahasiswi Fakultas Hukum Unhas.

Adapun susunan tim penguji seminar proposal orang nomor satu di Gowa yakni, Prof Syamsul Bachri bertindak sebagai ketua/promotor, Prof Marwati Riza dan Prof Hamsa Alim, sebagai ko promotor. Prof Aminuddin Ilmar, Prof Farida Patitingi, Prof Achmad Ruslan, dan DR Muh Hasrul sebagai anggota.

Setelah seminar dibuka oleh Ketua Tim Promotor, Adnan mulai memaparkan materi proposal dengan menggunakan slide power point dengan judul disertasi ‘Pengaturan Calon Perseorangan Dalam Pemilihan Kepala Daerah di Indonesia’.

Dalam pemaparan proposalnya, Adnan menyampaikan alasannya memilih topik tersebut, salah satunya adalah melihat kenyataan bahwa porsi pasangan calon perseorangan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2018 lebih sedikit dari tahun lalu.

“Tahun 2018, jumlah paslon yang memenuhi syarat (MS) dari jalur perseorangan mencapai 65 atau mencapai 13,71 persen dari total 474 MS. Sementara tahun 2017 justru lebih besar. Secara total jumlah paslon jalur perseorangan mencapai 69 atau sekitar 22,26 persen dari total 310 paslon MS. Dengan demikian porsi paslon dengan dukungan partai politik masih cukup dominan dan cenderung membesar,” jelasnya.

Sementara Prof Syamsul Bachri mengatakan, disertasi hari ini bisa menjadi koreksi/kontrol partai politik. Dikatakannya jika partai politik tidak dapat melahirkan calon pemimpin yang kapabel, yang mumpuni dan profesional diharapkan para calon dapat memilih yang ini.

Selain itu, para calon yang mau maju dalam Pilkada paling tidak harus mempersiapkan dirinya, kecerdasannya, intelektualnya, membangun jaringan sehingga nantinya pemimpin yang dipilih mampu mereposisi prinsip-prinsip demokrasi.

“Jadi saya kira disertasi yang diajukan oleh Adnan Purichta Ichsan hari ini adalah masukan, sehingga ada temuan – temuan baru yang kita banggakan. Walaupun ada beberapa catatan namun secara keseluruhan disertasi ini sangat baik sehingga kami sepakat memberikan nilai A,” ujar Prof Syamsul Bachri sebelum menutup seminar proposal disertasi Bupati Gowa. (hum)

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Buka Ruang bagi Talenta Al-Qur’an, MTQ Makassar 2026 Hadir dengan Audisi Terbuka

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) resmi membuka pendaftaran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kota Makassar Tahun 2026. Berbeda dari pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya, MTQ kali ini dikemas dalam bentuk audisi terbuka yang memberikan kesempatan lebih luas bagi masyarakat, Kabupaten/Kota di 24 Daerah untuk berpartisipasi. “Pendaftaran dibuka mulai 3 hingga 31 […]

Read more
Makassar SULSEL

JMSI Sulsel Hadirkan Ketua KPI Pusat Bincang-Bincang Revisi UU Penyiaran

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Revisi Rancangan Undang-Undang tentang Penyiaran menjadi perhatian serius Pengurus Daerah Jaringan Media Siber Indonesia Sulawesi Selatan atau JMSI Sulsel. JMSI Sulsel pun mengundang khusus Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, Hasrul Hasan, mendiskusikan isu-isu aktual RUU tentang perubahan ketiga UU nomor 32 tahun 2002 tersebut. Hasrul Hasan hadir langsung di Kantor JMSI […]

Read more
Makassar SULSEL

Gaji PPPK Daerah Ditanggung APBN, Gubernur Sulsel Ucapkan Terima Kasih kepada Presiden

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman menyambut positif kebijakan pemerintah pusat mengalokasikan anggaran melalui APBN 2027 untuk pembiayaan gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di daerah. Pemerintah pusat mengalokasikan anggaran sebesar Rp23 triliun dalam APBN 2027 untuk pembiayaan gaji PPPK daerah, khususnya pada sektor pendidikan dan kesehatan. Gubernur Andi Sudirman menilai […]

Read more