Gubernur Sulsel : CSR Harus Dirasakan Manfaatnya oleh Masyarakat

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah menekankan agar dana CSR bisa terarah dengan baik dan betul-betul dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Sulsel.

Hal ini ditegaskan Gubernur Sulsel saat menerima GM MOR VII Sulawesi PT Pertamina, Rama Suhut di Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo Makassar, Rabu (16/9/2020).

Gubernur Sulsel mengaku Pemerintah Provinsi Sulsel akan mengarahkan anggaran CSR untuk masyarakat pulau.

“Kita akan mengarahkan anggaran CSR dipusatkan untuk masyarakat pulau. Karena kita memiliki 330 pulau yang selama ini sangat jarang sekali disentuh pemerintah,” ungkapnya. 

Ia menyebutkan jika dalam kepemimpinannya semua dana CSR harus terarah dan tepat sasaran sehingga dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. 

“Selama ini dana CSR belum terarah dengan baik, tapi untuk saat ini dana CSR betul-betul harus tepat dan dirasakan masyarakat Sulsel,” sebutnya. 

Gubernur Sulsel lebih jauh mengaku akan mendukung kesejahteraan masyarakat pulau dengan mendorong pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Kita akan tingkatkan SDM masyarakat pulau dengan menyekolahkan, agar mereka bisa menjadi lebih sejahtera,  mau jadi perawat, mau jadi guru, ini semua kami prioritaskan,” pungkasnya. 

Ia menambahkan, selama ini banyak tenaga kesehatan maupun guru yang ditempatkan di pulau tidak bertahan lama.

“Selama ini banyak tenaga kesehatan maupun tenaga guru yang ditempatkan di pulau-pulau, namun tidak bisa bertahan lama seperti dokter, paling betah satu dua hari,” terangnya.  

Sementara itu, GM MOR VII Sulawesi PT Pertamina (Persero), Rama Suhut mengatakan sangat mensupport dan mendukung keinginan Gubernur Sulsel agar CSR diarahkan di masyarakat pulau. 

“Jadi memang PT Pertamina sangat peduli dengan kebutuhan masyarakat, khususnya di pulau-pulau. Sehingga kita sangat mendukung keinginan Gubernur Sulsel agar CSR diarahkan Kemasyarakat pulau,” ucapnya. 

Ia menyebutkan untuk masyarakat pulau bisa dalam bentuk beasiswa.

“Untuk CSR kami akan arahkan untuk peduli lingkungan dan usaha kecil dan juga bencana. Khusus untuk pulau-pulau mungkin anggaran CSRnya bisa beasiswa bagi orang-orang yang tinggal di kepulauan,” sebutnya. 

Rama Suhut mengatakan, masyarakat pulau seharusnya mendapatkan pendidikan yang baik sehingga bisa memenuhi kebutuhan baik tenaga guru, dokter maupun lainnya. 

“Memang harusnya disekolahkan yang asli di sana. Kalau sudah selesai S1, S2 dan menjadi guru, dokter maupun lainnya bisa mengabdi dikampungnya,” pungkasnya. (hum)

Editor. : Jenita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Peringati HLH 2026, Kecamatan Ujung Pandang Angkut 108 Kilogram Sampah dari Laut dan Pesisir Losari

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pemerintah Kecamatan Ujung Pandang menggelar aksi gotong royong membersihkan kawasan pesisir dan laut di sepanjang Pantai Losari hingga Dermaga Kayu Bangkoa, Sabtu (6/6/2026). Camat Ujung Pandang, Nanin Sudiar, mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan pesisir, mencegah pencemaran laut, menyelamatkan ekosistem […]

Read more
Makassar SULSEL

Wali Kota Munafri Tekankan Adab dan Etika Siswa Lewat Kurikulum Berbasis Kearifan Lokal

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan pentingnya penguatan etika, adab, dan penghormatan kepada orang tua melalui pendidikan berbasis kearifan lokal. Menurutnya, kecerdasan intelektual harus berjalan beriringan dengan pembentukan karakter dan akhlak generasi muda. Hal tersebut disampaikan Munafri saat menghadiri kegiatan Celebration 2026 bertema “Symphony of Gratitude, Honoring Alamanda Memories and New Beginnings” […]

Read more
Makassar SULSEL

Wali Kota Munafri Pimpin Plogging HLH 2026, Ingatkan Warga Makassar Soal Sampah dan Iklim

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassarmenunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui aksi plogging atau jalan sehat sambil memungut dan memilah sampah dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia 2026, Sabtu (6/6/2026). Aksi kebersihan ini dimulai dari halaman Kantor Balai Kota Makassar dan menempuh rute sekitar satu kilometer menuju Jalan Nusantara. Sepanjang perjalanan, […]

Read more