Hari Pers Nasional 2024, Bunda Pustaka dan Murid SD Negeri Borong Lakukan Visit Media

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Sebagai bagian dari kegiatan literasi, Bunda Pustaka dan murid SD Negeri Borong mengadakan visit media, tepat di Hari Pers Nasional (HPN) 2024, Jumat (9 Februari 2024). Media yang dikunjungi, yakni Tribun Timur yang beralamat di Jalan Cenderawasih, Makassar.

Hadir dalam kegiatan visit media ini Ketua Bunda Pustaka SD Negeri Borong, Mulyati Husain, dan beberapa pengurus, seperti Selvi Sari, Kasmawati, dan Andi Ike. Bersama mereka, ikut pula Asy Syafa Istiqomah, Khansa Azzahra, dan Maghfirah Izz Zayani, yang merupakan murid kelas 2 dan kelas 4.

Rusdin Tompo, pegiat literasi yang menemani mereka, menyampaikan,⁰ bahwa bisa jadi anak-anak ini merupakan generasi terakhir yang melihat koran cetak. Itu dikemukakan saat berbincang dengan bagian bisnis Tribun Timur. Pasalnya, lanjut Koordinator Satupena Sulawesi Selatan itu, media massa kebanyakan sudah bermigrasi ke platform digital.

Tribun Timur, misalnya merambah media digital melalui e-paper (2006), portal (2007), sosmed (2008), dan YouTube (2011). Wajar bila berita-beritanya sudah meluas, tak hanya terbatas Sulawesi Selatan dan Indonesia saja. Jadi sengaja mengajak anak-anak yang merupakan generasi digital, akan menjadi literasi digital bagi mereka.

Kunjungan Bunda Pustaka dan murid-murid SD Negeri Borong ke media ini, juga untuk memberi ucapan selamat ulang ke-20 kepada Tribun Timur. HUT media ini sama dengan tanggal peringatan HPN. Tema HPN 2024 adalah “Mengawal Transisi Kepemimpinan Nasional dan Menjaga Keutuhan Bangsa”.

Anak-anak terlihat senang, apalagi mereka mendapat hadiah door prize. Mereka juga diajak ikut lomba mewarnai yang diadakan media ini. Lomba mewarnai gambar yang terdapat di halaman koran ini, akan diposting lalu ditag ke akun medsos Tribun Timur.

Saat berada di Tribun Timur, Bunda Pustaka dan murid-murid SD Negeri Borong, sempat berfoto dengan Nur Thamsil Tahir, Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab Tribun Timur, Wakil Pemimpin Redaksi, Ronald Ngantung, dan Prof Firdaus Muhammad, Guru Besar UIN Alauddin, Makassar, yang juga kolumnis Tribun Timur. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bulukumba SULSEL

Melihat Indonesia dari Jejak Kekerasan yang Terus Diwariskan

BULUKUMBA, EDELWEISNEWS.COM – Di negeri yang gemar merayakan slogan persatuan, kekerasan sering kali hadir sebagai bahasa yang paling fasih digunakan. Ia muncul dalam berbagai bentuk. Kadang berupa pukulan yang terlihat jelas. Kadang menjelma menjadi kebijakan, stigma, penggusuran, pembungkaman, hingga ketimpangan yang dibiarkan tumbuh tanpa pertanyaan. Indonesia hari ini sedang mempertontonkan banyak wajah kekerasan. Sebagian berlangsung […]

Read more
Makassar SULSEL

ASU PANTING : Rumah Buku SaESA Ajak Publik Menelusuri Ketakutan yang Diwariskan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Setelah Parakang berhasil memancing banyak percakapan tentang ketakutan yang hidup di tengah masyarakat, Rumah Buku SaESA kembali membuka Open Submission Gelar Zine dengan tema yang masih berjalan di lorong yang sama: ketakutan, mitos, dan cerita yang diwariskan tanpa pernah benar-benar diperiksa. Tema itu bernama: Asu Panting. Keputusan ini bukan tanpa alasan. Dalam […]

Read more
Makassar SULSEL

Penertiban Pallubasa Serigala Jadi Bukti Ketegasan Pemkot Makassar Kembalikan Fungsi Fasum

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar melalui Pemerintah Kecamatan Mamajang kembali menunjukkan komitmennya dalam menegakkan aturan pemanfaatan fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) secara adil tanpa pandang bulu. Komitmen tersebut dibuktikan melalui penertiban terhadap sejumlah lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berdiri di atas fasilitas umum, termasuk lapak tenda Pallubasa Serigala di Jalan Serigala, […]

Read more