Indira Yusuf Ismail : Hilangkan Stigma Negatif Terhadap Difabel

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail menghadiri acara puncak peringatan Hari Disabilitas Internasional Kota Makassar tahun 2022 yang diselenggarakan oleh Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar, di Mal Phinisi Point, Selasa (6/12/2022).

Kegiatan bertajuk Semarak Hari Disabilitas Internasional ini mengusung tema Makassar Pulih, Disabilitas Berdaya. Ini menjadi kegiatan puncak dari berbagai rangkaian kegiatan yang telah digelar sejak 3 Desember 2022 lalu.

Dalam sambutannya, Indira menyampaikan pentingnya membangun kesadaran dalam perlindungan dan pemenuhan hak disabilitas. Hal itu perlu dilakukan untuk mewujudkan kesetaraan semua pihak.

“Salah satunya dengan menghilangkan stigma negatif terhadap difabel,” ungkap Indira.

Pemkot Makassar, kata dia, selama ini selalu berupaya melibatkan penyandang disabilitas dalam setiap kegiatan untuk memberdayakan mereka. Sebab hal itu telah tertuang dalam visi pemerintah kota Makassar yang ditetapkan dalam RPJMD tahun 2022-2026, yaitu percepatan mewujudkan Makassar kota dunia yang sombere dan smart city dengan imunitas kota yang kuat untuk semua.

“Salah satu pokok visi tersebut adalah untuk semua. Maksudnya adalah Kota Makassar sebagai kota inklusif yang dapat dinikmati dan dirasakan seluruh lapisan masyarakat tanpa diskriminasi berdasarkan jenjang umur, jenis kelamin, status sosial, termasuk kelompok difabel,” jelasnya.

“Semoga kedepan kolaborasi pemerintah dan penyandang disabilitas tetap berlanjut sehingga mereka tidak merasa tersisihkan,” imbuh Indira.

Di kesempatan yang sama, Indira memberikan penghargaan kepada 14 perusahaan. Mereka diganjar penghargaan karena telah memberi ruang bagi penyandang disabilitas untuk terjun ke dunia kerja.

14 perusahaan itu yakni PD Parkir Makassar Raya, CV Ramlah Mandiri Jaya, PT Tamesti Palikssa Sejahtera, PT Gangking Raya, PT Eastern Pearl Flour Mills Makassar, PT Charoen Pokphand Indonesia, dan PT Rekso Nasional Food (McDonald’s Indonesia).

Kemudian, PT Perkasa Agung Sejati, Pt Angkasa Pura Support, PT Sumber Alfaria Trijaya, Tbk., PT Midi Utama Indonesia, Tbk., PT Maruki Internasional Indonesia, PT Sari Burger Indonesia, dan Mal Phinisi Point.

Sementara, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar, Nielma Palamba mengungkapkan jika salah satu hak penyandang disabilitas adalah hak untuk mendapatkan pekerjaan.

Dalam rangka mendukung pemenuhan hak disabilitas menuju kehidupan sejahtera mandiri dan tanpa diskriminatif, pihaknya menghadirkan Unit Layanan Disabilitas.

“Unit ini wajib dimiliki oleh pemerintah daerah pada bidang ketenagakerjaan. Tujuannya untuk menyediakan pendamping kepada tenaga kerja penyandang disabilitas serta pendamping pemberi kerja yang akan menerima tenaga kerja penyandang disabilitas,” pungkas Nielma.

Sumber : Humas Kominfo Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail menghadiri acara puncak peringatan Hari Disabilitas Internasional Kota Makassar tahun 2022 yang diselenggarakan oleh Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar, di Mall Phinisi Point, Selasa (6/12/2022).

Kegiatan bertajuk Semarak Hari Disabilitas Internasional ini mengusung tema Makassar Pulih, Disabilitas Berdaya. Ini menjadi kegiatan puncak dari berbagai rangkaian kegiatan yang telah digelar sejak 3 Desember 2022 lalu.

Dalam sambutannya, Indira menyampaikan pentingnya membangun kesadaran dalam perlindungan dan pemenuhan hak disabilitas. Hal itu perlu dilakukan untuk mewujudkan kesetaraan semua pihak.

“Salah satunya dengan menghilangkan stigma negatif terhadap difabel,” ungkap Indira.

Pemkot Makassar, kata dia, selama ini selalu berupaya melibatkan penyandang disabilitas dalam setiap kegiatan untuk memberdayakan mereka. Sebab hal itu telah tertuang dalam visi Pemerintah Kota Makassar yang ditetapkan dalam RPJMD tahun 2022-2026, yaitu percepatan mewujudkan Makassar Kota Dunia yang sombere dan smart city dengan imunitas kota yang kuat untuk semua.

“Salah satu pokok visi tersebut adalah untuk semua. Maksudnya adalah Kota Makassar sebagai kota inklusif yang dapat dinikmati dan dirasakan seluruh lapisan masyarakat tanpa diskriminasi berdasarkan jenjang umur, jenis kelamin, status sosial, termasuk kelompok difabel,” jelasnya.

“Semoga kedepan kolaborasi pemerintah dan penyandang disabilitas tetap berlanjut sehingga mereka tidak merasa tersisihkan,” imbuh Indira.

Di kesempatan yang sama, Indira memberikan penghargaan kepada 14 perusahaan. Mereka diganjar penghargaan karena telah memberi ruang bagi penyandang disabilitas untuk terjun ke dunia kerja.

14 perusahaan itu yakni PD Parkir Makassar Raya, CV Ramlah Mandiri Jaya, PT Tamesti Palikssa Sejahtera, PT Gangking Raya, PT Eastern Pearl Flour Mills Makassar, PT Charoen Pokphand Indonesia, dan PT Rekso Nasional Food (McDonald’s Indonesia).

Kemudian, PT Perkasa Agung Sejati, PT Angkasa Pura Support, PT Sumber Alfaria Trijaya, Tbk., PT Midi Utama Indonesia, Tbk., PT Maruki Internasional Indonesia, PT Sari Burger Indonesia, dan Mall Phinisi Point.

Sementara Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar, Nielma Palamba mengungkapkan jika salah satu hak penyandang disabilitas adalah hak untuk mendapatkan pekerjaan.

Dalam rangka mendukung pemenuhan hak disabilitas menuju kehidupan sejahtera mandiri dan tanpa diskriminatif, pihaknya menghadirkan Unit Layanan Disabilitas.

“Unit ini wajib dimiliki oleh pemerintah daerah pada bidang ketenagakerjaan. Tujuannya untuk menyediakan pendamping kepada tenaga kerja penyandang disabilitas serta pendamping pemberi kerja yang akan menerima tenaga kerja penyandang disabilitas,” pungkas Nielma. (HK)

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Resmi Diluncurkan, Kota Makassar Jadi Pilot Project Nasional Gerakan Peduli Tetangga untuk Perkuat Perlindungan Sosial

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat komitmen menghadirkan perlindungan sosial yang inklusif, merata, dan tepat sasaran. Melalui Gerakan Nasional Peduli Tetangga, Kota Makassar dipercaya menjadi salah satu daerah percontohan (pilot project) nasional dalam penguatan sistem pendataan dan pelayanan Perlindungan Sosial (Perlinsos) tahun 2026. Komitmen tersebut ditandai dengan peluncuran Gerakan Nasional Peduli Tetangga untuk […]

Read more
Makassar SULSEL

Wali Kota Munafri Dampingi Mensos RI Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga di Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS COM — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, mendampingi Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, meluncurkan Gerakan Nasional Peduli Tetangga untuk Perlindungan Sosial (Perlinsos) di Gedung Olahraga (GOR) Sudiang, Minggu (4/10/2026). Peluncuran program strategis Kementerian Sosial (Kemensos) RI ini untuk memperluas jangkauan pendataan dan akses pelayanan sosial bagi masyarakat kurang mampu melalui penguatan peran masyarakat […]

Read more
Makassar SULSEL

Kuatkan Nilai Kebangsaan dan Moderasi Beragama, Andi Muh Ihsan Gelar Sosialisasi Empat Pilar di Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Indonesia adalah negara yang majemuk, terdiri dari beragam suku, agama, ras, danantargolongan. Keberagaman ini di satu sisi merupakan kekayaan nasional yang tak ternilai, namun di sisi lain memiliki kerentanan terhadap potensi konflik sosial jika tidak dikelola dengan nilai-nilai kebangsaan yang kuat.0 Empat Pilar Kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal […]

Read more