Kodim dan Polres Bersinergi Perangi Passobis di Sidrap, 7 Pelaku Diamankan

SIDRAP, EDELWEISNEWS.COM — Kasus penipuan online di Sidrap dan sekitarnya dikenal dengan istilah sobis, menjadi masalah serius yang kini sedang dihadapi oleh banyak masyarakat di Indonesia, termasuk keluarga besar TNI.

Akibat menyenggol beberapa keluarga TNI, Petugas Kodim 1420/Sidrap bekerjasama dengan Polres Sidrap mengobok-obok “markas” mereka, di Desa Tallumae, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Senin (27 November 2023) sekira Pukul 11.00 Wita.

Dua petinggi Aparat Penegak Hukum (APH) di Sidrap, yakni Dandim 1420/Sidrap, Letkol Inf Andika Ari Prihatoro, SE, M.I.Pol dan Kapolres Sidrap, AKBP Erwin Syah, SIK, MH, saling berkoordinasi dengan apik untuk menangkapi para pelaku di tempat kejadian perkara (TKP),7 yang berseliweran di area pekuburan tersebut.

Dalam aksi pemberantasan pelaku kejahatan sobis di Sidrap ini, TNI-Polri berhasil mengamankan sedikitnya tujuh orang pelaku penipuan online beserta barang bukti. Petugas yang terjun langsung di lokasi menyebutkan sebagian dari pelaku kabur namun kini menjadi pendalaman Satreskrim Polres Sidrap.

Adapun ketujuh tersangka pelaku penipuan online keseluruhannya pria yang berhasil diamankan tersebut, FM (31) asal Pangkajene, AC (41) asal Massepe, WD (18) asal Arateng, BS (36) asal Kanyuara, YS (22) asal Massepe, dan RZ (20) asal Arateng serta AD (17) asal Bendoro. Kesemuanya adalah warga Kabupaten Sidrap.

Dilaporkan bahwa keluarga besar TNI turut menjadi korban atas tindakan penipuan online ini. Terdapat empat keluarga besar TNI yang menjadi korban aksi penipuan ini, dan mengalami kerugian dalam jumlah yang cukup besar.

Sesaat penyerahan para tersangka dan barang bukti dari TNI ke Polri, Dandim 1420/Sidrap, Letkol Inf Andika AP menyatakan, tindakan para pelaku sudah sangat meresahkan. Menurutnya, aksinya tidak pandang bulu, selain masyarakat, keluarga dari TNI pun disikatnya.

“Maka dari itu, kami bersama kepolisian tidak tinggal diam. Tim kami dipimpin oleh Dan Unit Inteldim, Letda Kav. Muh. Nasir bersama anggota Polres Sidrap terjun langsung ke TKP guna menghentikan aksi-aksinya, serta membawa para pelaku dan barang buktinya,” ujar Dandim Andika, didampingi Kasat Reskrim Polres Sidrap, AKP Muhalis Hairuddin, sesaat penyerahan tersangka dan seluruh barang bukti guna ditindaklanjuti oleh kepolisian.

Sebagai gambaran, APH TNI Polri di Sidrap berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain 96 unit handphone, 13 unit laptop, sebilah parang panjang, 2 unit printer mini, satu printer besar dan kabel serta sejumlah charger.

Para pelaku penipuan online ini telah melakukan aksinya dengan beragam modus penipuan dan peretasan rekening. Hj. Megawati pensiunan PNS di Kodim 1420/Sidrap menjadi korban dengan modus penipuan melalui Facebook dengan kerugian sebesar Rp 11.500.000,-.

Lalu, Liska Febrianti, adik kandung Serda Ali Hanafi anggota Unit intel Kodim 1420/Sidrap kehilangan uang dalam rekeningnya sebesar Rp. 7.620. 000,- akibat modus peretasan rekening.

Ada juga namanya Stela, anak dari Peltu La Bandung anggota Unit Intel Kodim 1420/Sidrap yang menjadi korban modus investasi bodong dengan kerugian hingga mencapai Rp 120.000.000.

Belum lagi, para pelaku penipuan online ini menggunakan foto profil Facebook memanfaatkan foto Letkol Arm Chairul Cahyadi yang merupakan Danyon Armed 18/Buritkang dalam memuluskan aksi penipuannya.

Perlu diketahui bahwa aksi penipuan online ini bukanlah sesuatu yang bisa dianggap sepele. Hal ini menjadi masalah yang cukup serius dan merugikan banyak pihak.

“Kita harus semakin waspada dan bijak dalam menggunakan teknologi internet serta kiat dalam menghindari segala bentuk modus penipuan. Kudos untuk TNI-Polri yang berhasil mengungkap kasus ini, dan semoga bisa mencegah terjadinya kasus serupa di masa mendatang,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Sidrap, AKBP Erwin Syah menegaskan, akan menindaklanjuti kasus tersebut sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Kita akan proses sesuai hukum yang berlaku. Begitupun, kasus ini akan kita kembangkan terus untuk mengungkap lebih jauh. Saya yakin banyak dari komplotan ini yang belum tertangkap,” tegas Kapolres Erwin Syah. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Digitalisasi PBG Berbuah Capaian, Retribusi Makassar Tembus Rp21,38 Miliar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar terus mengoptimalkan pelayanan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) melalui digitalisasi perizinan dan penguatan pengawasan bangunan. Upaya ini tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kepatuhan pemilik bangunan, tetapi juga mengoptimalkan pendapatan daerah dari sektor retribusi. Kepala Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Makassar, Dr. Muh. Fuad Azis, mengungkapkan, realisasi pendapatan retribusi PBG telah […]

Read more
Makassar SULSEL

Perpanjang Kontrak 6.472 PPPK Paruh Waktu, Appi: Bentuk Perhatian Pemkot dan Cegah Pengangguran

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Kabar baik bagi ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di lingkungan Pemerintah Kota Makassar. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, resmi memperpanjang masa perjanjian kerja 6.472 PPPK Paruh Waktu sebagai bentuk perhatian pemerintah sekaligus memberikan kepastian keberlanjutan pekerjaan bagi para pegawai. Perpanjangan masa perjanjian kerja tersebut disampaikan Munafri saat memimpin […]

Read more
Makassar SULSEL

Spirit Berprestasi, Murid-Murid SD Inpres Tello Baru 2 Menulis Pengalamannya

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – “Kita bukan saja membaca buku, tetapi menulis buku, lalu tunjukkan kepada dunia,” begitu motivasi yang diberikan Rusdin Tompo kepada murid-murid SD Inpres Tello Baru 2, Senin (19 Oktober 2026). Murid-murid kelas 6 itu hadir dalam kegiatan Partisipasi Anak dan Pengembangan Minat Bakat, sebagai bagian dari program inovasi Berlayar, yang dikembangkan SD Inpres […]

Read more