Lies F Nurdin Berharap Optimalisasi Posyandu Dapat Bantu Entaskan Stunting di Sulsel

MAKASSAR,.EDELWEISNEWS.COM – Lies F Nurdin selaku Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri pembukaan Pembinaan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga dalam Peningkatan Derajat Kesehatan dan Pelestarian Lingkungan Hidup Angkatan III, Jumat(8/11/2019).

Kegiata bertemakan Penguatan Posyandu dengan Pemberdayaan Masyarakat dalam Pencegahan Stunting di Ruangan Silver, Grand Asia Hotel.

Pada pembukaan yang juga dihadiri oleh Ashari Fakhsirie Radjamilo selaku Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Prov. Sulsel, Lies menyampaikan apresiasinya terhadap perwakilan TP PKK Kabupaten/ Kota di Sulawesi Selatan yang berkesempatan hadir pada acara ini.

“Alhamdulillah hari ini kita bisa hadir mengikuti dan menambah wawasan kita sebagai Pokja 4 dari PKK. Semua yang datang di sini tujuannya untuk meningkatkan kualitas taraf hidup masyarakat kita,” ucap Lies.

Dosen dari Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Unhas ini mengatakan, bahwa kehadiran Posyandu sangat penting bagi masyarakat, serta dapat membantu mengentaskan stunting di Sulawesi Selatan.

“Mudah-mudahan semua posyandu di Kabupaten/ Kota aktif. Tetapi yang saya baca di datanya di sini itu ada sekitar 9.600 posyandu se-Sulsel, tapi yang aktif cuma sekitar 7.000 posyandu. Jadi tugas kita lah sebagai Pokja 4 untuk keliling di mana itu yang harus kita support,” jelas Lies.

Lebih lanjut, terkait dengan stunting Lies mengatakan, bahwa pada tahun 2020 sudah disiapkan dana sekitar seratus juta rupiah per kabupaten/ kota yang dikhususkan untuk mengentaskan stunting.

“Saya harap ibu-ibu yang hadir di sini akan kembali ke daerahnya masing-masing dan semoga 80% bisa diserap ilmunya dari sini. Saya minta tolong untuk membagikan ilmunya yang didapat hari ini kepada rekan-rekan di daerah,” imbau Lies.

Acara pembinaan ini sudah berlangsung sejak Kamis, 7 November 2019 dan akan dilanjutkan hingga Sabtu, 9 November 2019. Sejumlah narasumber profesional juga diundang untuk mengisi kegiatan pembinaan ini. Di antaranya ialah dr. Haeriyah Bohari yang menyampaikan tentang Pertumbuhan dan Perkembangan Otak Janin dan Anak, serta dr. Aminuddin Syam, S.Km., M.Kes., M. Med,Ed yang menyampaikan materi tentang Komunikasi Antar Pribadi Mendukung Perubahan Perilaku. (hum)

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar TNI / POLRI

Unjuk Rasa : Menjaga Hak, Menegakkan Hukum, Menguji Demokrasi

Oleh: Rais Muin, S.I.K (Peserta Didik (Serdik) Sespimen Angkatan 67 TA 2026, Sespim Lemdiklat Polri) Perubahan Hukum dan Makna Unjuk Rasa Unjuk rasa merupakan bagian penting dari demokrasi: warga menyampaikan kritik, menagih janji, dan mengingatkan negara ketika kebijakan dianggap menyimpang. Karena itu, demonstrasi tidak semestinya dipandang sebagai gangguan yang harus segera dihentikan. Ia adalah hak […]

Read more
Makassar SULSEL

Belajar Karakter Lewat Hewan, SAHABATTA Jadi Budaya Harian UPTD SPF SD Negeri Tamamaung

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – PTD SPF SD Negeri Tamamaung menghidupkan program SAHABATTA yang merupakan akronim dari Sepekan Bersama Hewan Edukatif Tumbukan Karakter Tamamaung. Kepala UPTD SPF SD Negeri Tamamaung, Dr Sarwinah, M.Pd mengatakan, program ini menjadikan sifat‑sifat hewan sebagai cerminan nilai karakter yang dilatih setiap hari sekolah. “Setiap hari memiliki figur hewan dan menjadi akronim kegiatan harian yang dapat menumbuhkan karakter warga SDN Tamamaung, […]

Read more
Makassar SULSEL TNI / POLRI

Ditres PPA dan PPO Polda Sulsel Gelar Patroli Dialogis Dini Hari, Sasar Anak Muda dan Kelompok Rentan

GOWA, EDELWEISNEWS.COM – Personel Subdit III Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO) Polda Sulawesi Selatan melaksanakan patroli dialogis dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) di wilayah hukum Polda Sulsel, Sabtu (17/10/2026) dini hari. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 00.25 WITA tersebut dipimpin oleh Kasubdit III […]

Read more