Membanggakan, Karya Desainer Perempuan Sulsel Tampil di Pembukaan INACRAFT 2026 di Hadapan Istri Wakil Presiden RI

JAKARTA, EDELWEISNEWS.COM – Provinsi Sulawesi Selatan kembali menorehkan kebanggaan di tingkat nasional melalui karya desainer perempuan lokal yang tampil pada pembukaan resmi The 26th Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2026. 

Kegiatan prestisius ini digelar di Jakarta International Convention Center (JICC) Senayan, dan menjadi ajang promosi produk kriya unggulan dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam perhelatan tersebut, karya busana rancangan Eka Madjid, desainer asal Sulawesi Selatan, terpilih untuk tampil dalam fashion show pembukaan INACRAFT 2026. 

Sebanyak lima karya ditampilkan dengan dominasi warna hitam dan putih, menghadirkan perpaduan estetika tradisi dan nuansa modern yang merefleksikan identitas budaya Sulawesi Selatan.

Eka Madjid mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya, karena mendapat kesempatan menampilkan karyanya pada pembukaan INACRAFT 2026. 

Ia menilai pencapaian tersebut tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sulsel yang selama ini konsisten memberikan ruang bagi desainer lokal.

“Kami menampilkan koleksi yang terinspirasi dari Aksara Lontara Bugis – Makassar, sebagai simbol identitas, nilai kehidupan, dan kearifan lokal Sulawesi Selatan,” ujarnya, Kamis, 5 Februari 2026.

Ia menjelaskan, aksara Lontara tidak sekadar dimaknai sebagai bentuk tulisan, tetapi merupakan jejak ingatan kolektif dan jati diri masyarakat Sulawesi Selatan.

“Dalam setiap helai wastra, tersimpan cerita Bugis–Makassar, tentang siri’, keteguhan dan keindahan yang diwariskan,” jelasnya.

Melalui eksplorasi bentuk aksara Lontara, Eka Madjid menghadirkan karya wastra kontemporer yang merepresentasikan sosok perempuan Sulawesi yang kuat, anggun, dan berakar pada nilai budaya. 

Karya tersebut juga sejalan dengan semangat perempuan wirausaha yang adaptif dan berdaya saing di era industri kreatif masa kini.

Koordinator Kurasi Produk Dekranasda Sulsel, Sukarniaty Kondolele, menambahkan bahwa keikutsertaan Sulawesi Selatan dalam INACRAFT 2026 menampilkan beragam wastra unggulan daerah. 

Menariknya, sebagian besar karya tersebut merupakan hasil kreativitas desainer perempuan yang tergabung dalam komunitas Designer Olah Tenun (DOT).

“Dalam pameran INACRAFT ini menampilkan sejumlah wastra Sulsel. Sebagian besar adalah hasil karya desiner perempuan yang gabung pada perkumpulan DOT (Designer Olah Tenun). Kita bangga karena salah satu desiner dari Sulsel terpilih untuk tampil pada pembukaan bersama desiner asal Yogyakarta dan Kalimantan Timur,” ungkapnya.

Pameran kerajinan terbesar di Asia Tenggara ini dibuka secara resmi oleh Selvi Gibran Rakabuming Raka, Istri Wakil Presiden Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), bersama Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, pada Rabu, 4 Februari 2026.

INACRAFT 2026 diprakarsai oleh Asosiasi Eksportir dan Pengusaha Handicraft Indonesia (ASEPHI) bekerja sama dengan Mediatama Event. Pameran ini bertujuan menjadi wadah promosi produk kerajinan lokal, memperluas pasar domestik, sekaligus membuka peluang ekspor ke pasar internasional.

Mengusung tema “Exploring and Celebrating Womenpreneurs in Craft”, INACRAFT 2026 berlangsung pada 4–8 Februari 2026, dan menjadi momentum penting dalam mendorong peran perempuan sebagai penggerak utama ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Haji Makassar SULSEL

Bersama Menhaj RI, Munafri Sambut Jemaah Haji Kloter 17 Debarkasi Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mendampingi Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI, Mochamad Irfan Yusuf, menyambut kepulangan Jemaah Haji Kloter 17 Tahun 1447 H/2026 M di Asrama Haji Sudiang, Minggu (14/6/2026). Kloter 17 terdiri atas jemaah asal Kota Makassar, Kabupaten Sinjai, dan Kabupaten Bone. Ratusan jemaah diterima secara resmi dirangkaikan dengan prosesi […]

Read more
Makassar SULSEL

ASU PANTING : Rumah Buku SaESA Ajak Publik Menelusuri Ketakutan yang Diwariskan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Setelah Parakang berhasil memancing banyak percakapan tentang ketakutan yang hidup di tengah masyarakat, Rumah Buku SaESA kembali membuka Open Submission Gelar Zine dengan tema yang masih berjalan di lorong yang sama: ketakutan, mitos, dan cerita yang diwariskan tanpa pernah benar-benar diperiksa. Tema itu bernama: Asu Panting. Keputusan ini bukan tanpa alasan. Dalam […]

Read more
Makassar SULSEL

Penertiban Pallubasa Serigala Jadi Bukti Ketegasan Pemkot Makassar Kembalikan Fungsi Fasum

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar melalui Pemerintah Kecamatan Mamajang kembali menunjukkan komitmennya dalam menegakkan aturan pemanfaatan fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) secara adil tanpa pandang bulu. Komitmen tersebut dibuktikan melalui penertiban terhadap sejumlah lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berdiri di atas fasilitas umum, termasuk lapak tenda Pallubasa Serigala di Jalan Serigala, […]

Read more