MPLS di SD Negeri Borong Penuh Semangat Kebersamaan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Keseruan mewarnai kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2024-2025 di SD Negeri Borong, Jumat (12 Juli 2024).

Terdengar anak-anak bernyanyi lagu wajib nasional dari ruang kelas 1. Sementara di halaman, anak-anak dengan seragam berbeda tengah diajak bermain games oleh guru-gurunya.

Di sekolah yang berada di Jalan Borong Raya Nomor 8 Makassar ini, terdapat dua sekolah. Selain SD Negeri Borong, ada juga SD Inpres Borong. Namun keduanya hanya satu komite sekolah, yang biasa disebut Komite SD Kompleks Borong, ketuanya Drs H Marzuki.

Sebagai sekolah yang berada satu kompleks, butuh saling pengertian, untuk berbagi penggunaan lapangan dan panggung kegiatan yang cuma satu. Pada hari kedua MPLS, kegiatan di lapangan dilakukan oleh SD Inpres Borong. Sedangkan SD Negeri Borong mengadakan kegiatan di lapangan pada hari pertama dan ketiga.

Sebagai bentuk kebersamaan, pembukaan MPLS dilakukan bersamaan pada Kamis (11 Juli 202. Semua anak dengan mengenakan baju seragam merah putih berbaur bersama guru-guru dari kedua sekolah. Orangtua mereka terlihat antusias menunggu anak-anak mengikuti MPLS yang akan berlangsung selama tiga hari.

Kepala UPT SPF SD Negeri Borong adalah Dra Hj Hendriati. Sabir, M.Pd. SD Negeri Borong merupakan Sekolah Penggerak. SD di Kecamatan Manggala ini merupakan sekolah dengan Akreditasi A.

Pada hari pertama, sebelum pembukaan, didahului dengan upacara bendera. Anak-anak menyanyikan lagu Hari Pertama Sekolah. Setelah itu perkenalan peserta didik baru dengan pendidik, juga tenaga kependidikan.

Pada hari kedua MPLS di SD Negeri Borong, kegiatan berupa games edukasi dan pengenalan lingkungan sekolah. Saat pengenalan lingkungan ini, anak-anak ditemani guru-guru. Mereka jalan berbaris berkelompok. Mereka ditunjukkan ruangan kantor, kantin, taman, panggung ekspresi dan Perpustakaan Gerbang Ilmu dan beberapa tempat lain.

Dari jadwal yang diberikan Neny Wahyuni Wahab, S.Pd, wali kelas 1, pada hari ketiga, kegiatan MPLS di SD Negeri Borong akan diisi dengan senam bersama. Kemudian murid-murid kelas 1 yang baru masuk ini akan menyaksikan minat bakat yang dikembangkan di sekolah berupa kepramukaan. Kakak-kakak kelasnya akan menampilkan Dance Semaphore dan senam PGRI.

Neny Wahyuni Wahab mengatakan, dia senang melihat pernak-pernik unik yang dikenakan anak-anak selama MPLS. Tampak bahwa orangtua mereka kreatif dan welcome pada kegiatan MPLS.

Orangtua peserta didik baru ini terlihat sibuk mengurus keperluan anaknya. Mulai dari mencarikan tempat duduk di kelas, hingga mengambilkan dan membukakan bekal bagi anaknya. Padahal kata Bu Uni, di kelas ada 4 guru yang mendampingi anak-anak bersama dia. Namun hal ini dilihat sebagai wujud perhatian orangtua terhadap anaknya.

Ketua Panitia Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SD Negeri Borong, Syahrina, S.Pd, menyampaikan, bahwa jumlah peserta didik baru yang diterima melalui jalur zonasi sebanyak 42 siswa, sedangkan melalui jalur non zonasi sebanyak 14 siswa. Guru yang akrab disapa Bu Rina itu menambahkan, total pendaftar seluruhnya berjumlah 115 anak.(*)

Penulis : Rusdin Tompo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bulukumba SULSEL

Melihat Indonesia dari Jejak Kekerasan yang Terus Diwariskan

BULUKUMBA, EDELWEISNEWS.COM – Di negeri yang gemar merayakan slogan persatuan, kekerasan sering kali hadir sebagai bahasa yang paling fasih digunakan. Ia muncul dalam berbagai bentuk. Kadang berupa pukulan yang terlihat jelas. Kadang menjelma menjadi kebijakan, stigma, penggusuran, pembungkaman, hingga ketimpangan yang dibiarkan tumbuh tanpa pertanyaan. Indonesia hari ini sedang mempertontonkan banyak wajah kekerasan. Sebagian berlangsung […]

Read more
Makassar SULSEL

ASU PANTING : Rumah Buku SaESA Ajak Publik Menelusuri Ketakutan yang Diwariskan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Setelah Parakang berhasil memancing banyak percakapan tentang ketakutan yang hidup di tengah masyarakat, Rumah Buku SaESA kembali membuka Open Submission Gelar Zine dengan tema yang masih berjalan di lorong yang sama: ketakutan, mitos, dan cerita yang diwariskan tanpa pernah benar-benar diperiksa. Tema itu bernama: Asu Panting. Keputusan ini bukan tanpa alasan. Dalam […]

Read more
Makassar SULSEL

Penertiban Pallubasa Serigala Jadi Bukti Ketegasan Pemkot Makassar Kembalikan Fungsi Fasum

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar melalui Pemerintah Kecamatan Mamajang kembali menunjukkan komitmennya dalam menegakkan aturan pemanfaatan fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) secara adil tanpa pandang bulu. Komitmen tersebut dibuktikan melalui penertiban terhadap sejumlah lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berdiri di atas fasilitas umum, termasuk lapak tenda Pallubasa Serigala di Jalan Serigala, […]

Read more