Munafri: Kerja Sama Makassar–Maniwa Harus Berbuah Perubahan Nyata dan Terukur

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam mewujudkan pembangunan rendah karbon melalui kolaborasi internasional City to City antara Makassar dan Maniwa, Jepang bertajuk “Development of Maniwa Model in Maniwa City to be Implemented in Makassar City”.

Peresmian kolaborasi internasional ini dihelat di Makassar Governement Center (MGC), Jumat (13/02/2026). Dihadiri Wali Kota Maniwa Ota Noburo, secara daring, Wakil Menteri Lingkungan Hidup Jepang Kentaro Doi bersama rombongan, Rektor Universitas Hasanuddin Prof. Jamaluddin Jompa, serta jajaran SKPD lingkup Pemkot Makassar.

Munafri menekankan bahwa perubahan iklim merupakan tantangan global yang dampaknya semakin nyata, khususnya bagi kota pesisir seperti Makassar. Peningkatan suhu, perubahan pola cuaca, hingga ancaman kenaikan permukaan air laut menjadi risiko yang harus diantisipasi melalui kebijakan pembangunan yang berorientasi keberlanjutan.

Menurutnya, upaya menuju dekarbonisasi bukan lagi sekadar agenda global, melainkan harus menjadi bagian integral dari kebijakan pembangunan daerah. Untuk itu, Pemerintah Kota Makassar berkomitmen menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi, pelestarian lingkungan, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Munafri menilai, kerja sama city-to-city antara Makassar dan Maniwa sebagai langkah strategis. Kota Maniwa dikenal sebagai salah satu kota percontohan di Jepang dalam pengembangan model pembangunan rendah karbon, khususnya melalui pengelolaan energi terbarukan dan ekonomi sirkular berbasis potensi lokal.

Melalui kolaborasi ini, lanjut Munafri, Makassar memperoleh kesempatan untuk belajar dan mengadaptasi praktik terbaik yang relevan dengan kondisi lokal. Transfer pengetahuan lintas kota dan lintas negara diharapkan mampu mempercepat pencapaian target pembangunan rendah emisi di Makassar.

Dengan kolaborasi yang inklusif dan berorientasi solusi jangka panjang, Munafri menargetkan Makassar menjadi kota yang unggul secara ekonomi sekaligus tangguh secara ekologis.

“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada seremoni, tetapi menjadi titik tolak perubahan pola pikir dan pola tindakan dalam memperlakukan lingkungan. Dampaknya harus terukur dan berkelanjutan bagi generasi mendatang,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Lingkungan Hidup Jepang, Kentaro Doi, menjelaskan bahwa proyek ini mengimplementasikan “Model Maniwa” yang dikembangkan melalui Konsep Kota Biomassa Maniwa dan Deklarasi Kota Maniwa Nol Karbon.

Ia merincikan tahun ini Kementerian Lingkungan Hidup Jepang telah melakukan 25 proyek kerja sama antar kota dan memberikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi dari Kota Makassar.

“Hasil yang dicapai dari upaya ini tidak hanya sebatas kerja sama teknis di bidang biomassa, tetapi juga telah melahirkan kolaborasi luas yang melibatkan kemitraan antar universitas, pemerintah daerah, dan sektor swasta. Kementerian Lingkungan Hidup memberikan penilaian yang sangat tinggi terhadap aspek ini,” tambahnya.

Salah satu capaian konkret yang Doi apresiasi adalah proyek percontohan pabrik fermentasi biogas di Universitas Hasanuddin sebagai langkah menuju sistem daur ulang limbah organik di Makassar. Model tersebut dinilai efektif dalam mendorong dekarbonisasi sekaligus memaksimalkan pemanfaatan sumber daya lokal.

“Saya sangat berharap proyek ini akan menjadi landasan bagi model biomassa sirkular (daur ulang) yang tidak hanya berlaku di Kota Makassar, tetapi juga dapat menyebar ke seluruh Indonesia,” ujarnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Appi Beri Peringatan Keras ke OPD soal Serapan APBD: Anggaran Harus Berdampak ke Masyarakat

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, memberikan peringatan tegas kepada seluruh jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) agar segera mempercepat realisasi belanja pemerintah daerah. Memasuki evaluasi triwulan II tahun anggaran 2026, Munafri menilai capaian serapan anggaran masih jauh dari harapan. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena pemerintah kota tidak hanya dituntut […]

Read more
Makassar SULSEL

Kapolresta Gowa Ingatkan Bahaya Karhutla di Tengah Musim Kemarau

GOWA, EDELWEISNEWS.COM – Musim kemarau dengan kondisi cuaca yang panas dan kering menjadi perhatian Polresta Gowa. Kapolresta Gowa Kombes Pol. Dr. H. Muh. Yusuf Usman, S.H., S.I.K., M.T., CIPA, mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian dan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Kamis (20/8/2026). Kapolresta Gowa mengingatkan bahwa kelalaian kecil, seperti membuang puntung rokok atau […]

Read more
Makassar SULSEL

Hari Kedua SMEP 2026, Ketua Tim Penggerak PKK Makassar Perkuat Peran PKK Hadapi Isu Strategis

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Tim Penggerak PKK Kota Makassar melanjutkan pelaksanaan Supervisi, Monitoring, Evaluasi, dan Pelaporan (SMEP) Tahun 2026 di Kecamatan Biringkanaya dan Kecamatan Tamalanrea, Rabu (19/8/2026). Memasuki hari kedua pelaksanaan, SMEP menjadi bagian dari upaya TP PKK Kota Makassar mengevaluasi pelaksanaan 10 Program Pokok PKK sekaligus melihat capaian program di tingkat kecamatan hingga kelurahan. Ketua […]

Read more