Nama Nurdin Abdullah Masuk Kandidat Menteri Desa dan Menteri Pertanian Jokowi-Ma’ruf

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. HM. Nurdin Abdullah masuk dalam daftar Menteri Kabinet Presiden Joko Widodo dan Wapres KH. Ma’ruf Amin. Guru Besar Fakultas Kehutanan Unhas ini, masuk sebagai kandidat Menteri Pertanian dan Menteri Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi pemerintahan Jokowi-Ma’ruf.

NA masuk dalam urutan kedua kandidat Menteri Pertanian setelah nama Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi, dari total enam nama yang diusulkan.

Sementara untuk nama kandidat Menteri Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, nama Nurdin Abdullah berada di urutan keenam.

Nama-nama tersebut masuk melalui poling ‘Bantu Jokowi Cari Menteri’ yang dibuat portal media daring nasional Detik.com. Polling ini dibuka untuk masyarakat umum dan berlangsung selama 12 hari.

“Hasilnya adalah enam nama selain menteri yang menjabat saat ini. Nama menteri incumbent akan turut diusulkan ke Jokowi tanpa melalui polling. Kini, Detikers (Folower Detikcom) bisa isi polling ‘Bantu Jokowi Cari Menteri’. Yuk ikutan detik ini juga!,” demikian tertulis dalam poling Bantu Jokowi Cari Menteri.

Diketahui, saat ini Nurdin Abdullah masih menjabat sebagai orang nomor satu di Sulawesi Selatan, bahkan baru terhitung satu tahun menjadi Gubernur yang membawahi 24 kabupaten / kota se-Sulsel.

Nama Gubernur yang akrab disapa ‘Profesor Andalan’ ini juga pernah masuk dalam daftar calon menteri Joko Widodo dan Jusuf Kalla (Jokowi-JK) pada tahun 2014 silam.

Terlebih, Nurdin Abdullah sudah terbukti mampu membangun Kabupaten Bantaeng selama 10 tahun. Kabupaten yang kecil dan APBD terbatas ini menjadi daerah nomor satu di Indonesia dalam konsep pembangunan. Hal tersebut, tentunya melalui tangan dingin sosok pekerja keras Prof Nurdin Abdullah.

Nurdin Abdullah merasa bersyukur namanya masuk dalam polling Bantu Jokowi Mencari Menteri. Namun, Prof Nurdin sendiri memilih tetap konsisten memberikan yang terbaik untuk masyarakat Sulsel, dengan mengawal pembangunan infrastruktur dan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Amiin ya Allah ya Rabb. Tapi kita fokus bangun Sulsel saja,” kata mantan Bupati Bantaeng dua periode itu, saat dihubungi melalui WhatsAppnya, Kamis (19/9). (hum)

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL TNI / POLRI

Terima Kunjungan Pemuda Panca Marga Sulsel, Pangdam XIV/Hsn Dukung Musda X PPM Sulsel, Kobarkan Semangat Cinta NKRI

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko menerima kunjungan silaturahmi Panitia Musyawarah Daerah (Musda) X Pengurus Daerah Pemuda Panca Marga (PPM) Sulawesi Selatan, yang dipimpin oleh Ketua Panitia Andi Herfidah Attas bersama rombongan, bertempat di Ruang Tamu Rumah Jabatan (Rujab) Pangdam, Jalan Sungai Tangka, Kota Makassar, Jumat, (11/9/2026). Dalam pertemuan tersebut, Andi Herfidah […]

Read more
Gowa SULSEL TNI / POLRI

Cegah Antrean BBM Meluber ke Jalan, Perintis Presisi Polresta Gowa Intensifkan Patroli

GOWA, EDELWEISNEWS.COM – Antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) menjadi perhatian jajaran Polresta Gowa. Untuk mencegah kepadatan berkembang menjadi kemacetan dan mengganggu aktivitas masyarakat, Perintis Presisi Satuan Samapta Polresta Gowa mengintensifkan patroli kota di sejumlah SPBU dalam wilayah hukumnya, Sabtu (12/9/2026). Patroli dilakukan dengan menyambangi lokasi-lokasi pengisian BBM yang ramai kendaraan. […]

Read more
Makassar SULSEL

Urai Antrean BBM, Pemkot Makassar Akan Berlakukan Truk dan Bus Antre Pukul 21.00–05.00 WITA

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar bersama Pertamina menyiapkan langkah taktis untuk mengurai antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU yang dalam beberapa hari terakhir mulai mengganggu kelancaran aktivitas masyarakat. Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi mengusulkan adanya pengaturan khusus bagi kendaraan besar seperti truk dan bus, dengan waktu antrean diarahkan pada malam hingga dini […]

Read more