Organisasi Media Sulsel Gelar Dialog Dampak Efiensi Anggaran, Anggota Komisi I Siap Perjuangkan ke Pusat

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Diskusi serial bertajuk “Dampak Efisiensi Anggaran terhadap Media” yang digelar di acara Ramadan Project Fest, Makassar by hn.event, menghadirkan berbagai pandangan dari tokoh media dan pejabat mengenai kebijakan efisiensi anggaran dan dampaknya terhadap industri pers.

Serial diskusi digelar, Jumat (14/3/2025) sore ini di Jalan Toddopuli Raya Timur dengan moderator Tenri Burhan.

Salah satu pembicara Dr. Syamsu Rizal MI, S.Sos., M.Si yang akrab disapa Deng Ical, Anggota Komisi I DPR RI, menyebut efisiensi sebagai langkah berani yang mengubah kebiasaan yang telah terbentuk di masyarakat.

“Mengenai efisiensi, menurut saya, efisiensi diambil sebagai salah satu langkah yang berani, dimana hal ini mengubah habit atau kebiasaan yang terjadi di masyarakat,” ujar Deng Ical dalam sesi diskusi.

Namun, di sisi lain, efisiensi anggaran juga dinilai berdampak pada sektor media akibat kebijakan ini. Salahsatu alasannya menurut Deng Ical, media dipandang kegiatan produktif nonelementer.

“Dipandang sebagai kegiatan yang tidak kelihatan outcamp, outputnya. Karena tidak dipandang sebagai rumpun belanja investasi. Seperti belanja bensin dll, tidak masuk rumpun belanja seperti pendidikan, kesehatan,” tuturnya.

Namun kedepan, sambung mantan Wakil Wali Kota Makassar ini, media mesti masuk rumpun investasi.

“Jadi mandatory spending itu masuk. Jadi jangan dilihat media itu pertanggungjawabannya administratif, ada link, ada klippingnya. Tetapi perlu kelihatan sebagai investasi karena outcomenya akan kelihatan 5-10 tahun kedepan,” jelasnya.

Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulawesi Selatan terpilih, Ilham Husein, menegaskan bahwa media, sebagai bagian dari ekosistem usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), memerlukan perhatian khusus dari pemerintah.

“Efisiensi memang mengenai setiap sektor, media juga bagian dari UMKM, ada kehidupan disini. Saya berharap pemerintah memberikan perhatian khusus pada media, karena pers merupakan garda terdepan dari informasi,” ujar Ilham Husein.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Sulsel, Hajriana Ashadi, mengungkapkan bahwa efisiensi di Sulsel telah mencapai Rp112 miliar, dan kondisi media saat ini tentu terkena dampaknya. Ia menekankan pentingnya pemerintah dalam memilih mitra media yang terverifikasi agar kerja sama tetap berjalan efektif.

“Efisiensi di Sulsel itu mencapai Rp112 miliar. Kondisi media pada saat ini tentu terdampak dari adanya efisiensi. Pemerintah harus lebih selektif dalam mengajak kolaborasi antara media, harus yang terverifikasi,” kata Hajriana Ashadi.

Sementara Praktisi Media, sekaligus Wakil Direktur Bisnis dan Marketing Herald.id, Ramah Prayeska menyampaikan sangat merasakan dampak dari efisiensi, karena hampir 70 persen pendapatan media melalui iklan itu dari pemerintah.

“30 persennya itu pintar-pintarnya media, baik dari google adsanse, youtube, tapi apakah semua bisa? Jadi saya mau katakan kebijakan efisiensi ini sangat berdampak,” katanya.

Sementara Muhammad Ari Fadli, Camat Panakkukang, yang juga hadir menambahkan bahwa efisiensi anggaran media sudah berjalan sejak tahun lalu, dengan anggaran kerja sama media di setiap kecamatan sebesar Rp50 juta. Ia menekankan bahwa media dan pemerintah adalah satu kesatuan yang tidak terpisahkan.

“Efisiensi mengenai anggaran media sudah dari tahun lalu. Tahun ini, anggaran kerja sama media di setiap kecamatan Rp50 juta. Pemerintah dan media merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan, media memiliki peran penting dalam mempublikasikan kinerja pemerintah,” ujar Muhammad Ari Fadli.

Ia juga menegaskan, bahwa meskipun ada pemotongan anggaran, pemerintah tetap berkomitmen untuk memaksimalkan kerja sama dengan media.

“Dengan adanya efisiensi anggaran media, pemerintah tetap memaksimalkan kerja sama dengan media,” lanjutnya.

Turut hadir pula Dinas Kominfo Makassar yang diwakili Kepala Bidang Isnaniah Nurdin. Dia menyampaikan akan tetap komitmen bekerjasama dengan media meskipun terdampak efisiensi.

“Artinya ada klasifikasi atau standar yang kami jalankan. Misalnya media terverifikasi faktual, administrasi hingga yang mendaftar ke dewan pers,” ucapnya.

Diskusi ini tidak hanya menjadi ajang berbagi pandangan, tetapi juga menjadi refleksi bagi pemerintah dan pelaku media dalam mencari solusi terbaik agar industri pers tetap bertahan di tengah kebijakan efisiensi anggaran. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Luwu Utara SULSEL

Pangdam XIV/Hasanuddin Kobarkan Semangat Pengabdian Prajurit untuk Rakyat Luwu Utara

LUWU UTARA, EDELWEISNEWS.COM – Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko didampingi Ketua Persit KCK PD XIV/Hasanuddin Ny. Renny Bangun Nawoko melaksanakan kunjungan kerja di Yonif Teritorial Pembangunan (TP) 872/Andi Djema, dan disambut oleh Danyonif 872/Andi Djema Letkol Inf Surianto, S.I.P., beserta prajurit dan unsur Forkopimda Luwu Utara, bertempat di Desa Rampoang, Kecamatan Tanalili, Kabupaten Luwu […]

Read more
Makassar SULSEL

Momen Bersejarah, Pangdam XIV/Hasanuddin Dianugerahi Pin Kehormatan Kedatuan Luwu

PALOPO, EDELWEISNEWS.COM — Dalam rangkaian agenda kunjungan kerja di wilayah Kodim 1403/Palopo, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) PD XIV/Hasanuddin Ny. Renny Bangun Nawoko melaksanakan silaturahmi dengan kerabat Istana Kedatuan Luwu yang tergabung dalam perangkat Dewan Adat 12. Kegiatan tersebut berlangsung di Istana Kedatuan Luwu, Jalan A. Tenripadang, […]

Read more
Makassar SULSEL

BPBD Makassar Gandeng Yonsipur dan PMI, Akhirnya Warga Buloa Nikmati Air Bersih Berkat Teknologi RO

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Keterbatasan peralatan tidak menjadi penghalang bagi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar untuk tetap hadir melayani masyarakat. Dalam upaya memenuhi kebutuhan air bersih warga terdampak, BPBD Kota Makassar menyalurkan bantuan air bersih di Kecamatan Tallo, Kelurahan Buloa, melalui kolaborasi lintas sektor yang berdampak nyata. BPBD Kota Makassar menggandeng Yon Zeni Konstruksi […]

Read more