Pemkab Wajo Gelar Upacara Hari Kesadaran Nasional Dirangkaikan dengan Halal Bihalal

WAJO, EDELWEISNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Wajo melaksanakan upacara Hari Kesadaran Nasional setiap tanggal 17. Kali ini dirangkaikan dengan Halal Bihalal yang diikuti oleh seluruh ASN, P3K, dan Non ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Wajo, Rabu (17/4/2024).

“Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah Swt, Tuhan yang Maha Pengasih dan Penyayang, yang telah memberikan berbagai kenikmatan, diantaranya nikmat kesehatan, kekuatan serta keluangan waktu kepada kita sekalian, untuk bersama – sama hadir di tempat ini,” ucapnya saat memberikan sambutan.

Lebih lanjut Andi Bataralifu menyampaikan beberapa hal. Diantaranya ucapan terima kasih atas kinerja dan apresiasi atas kehadiran mereka pada upacara HKN (Hari Kesadaran Nasional) l.

“Semoga bisa menjadi motivasi untuk rekan-rekan kita yang tidak sempat hadir. Dalam rangka penanganan arus mudik dan balik lebaran, mudah-mudahan kita dapat menjaga ketertiban saat arus balik lebaran,” imbuhnya.

Selanjutnya bahwa dalam beberapa bulan kedepan, katanya, akan memasuki musim penghujan. Sebagaimana bencana yang terjadi di Tana Toraja, untuk itu kepada rekan-rekan kiranya mencoba mendeteksi secara dini daerah atau wilayah yang berpotensi menimbulkan bencana.

Dalam rangka peringatan HJW (Hari Jadi Wajo) ke – 625, yang mengambil tema Merajut Sutera Merangkai Nusantara di Tana Wajo, yang akan dirangkaikan peringatan Hari Bumi, yang rencananya akan melakukan kegiatan menanam pohon serentak 23 Kabupaten Kota secara virtual. Biibitnya dari propinsi dan Kabupaten Wajo yang akan didistribusikan ke masing-masing sekolah dan kecamatan.

“Ini merupakan kebanggan kita, karena kegiatan Hari Bumi dipusatkan di Kabupaten Wajo,” ujarnya.

Andi Bataralifu juga mengingatkan bahwa akan melaksanakan pemilihan kepala daerah kurang lebih 6 bulan lagi, hal ini menjadi regulasi kita bersama. Banyak dinamika didalamnya, dan apapun dinamika yang terjadi tetap mengedepkan kepentingan masyarakat dalam membangun Kabupaten Wajo kedepan.

Berikut beberapa atensi pusat terkait inflasi yang berhasil kita turunkan dari 5.8% menjadi 4.2% atau 1.2 point, termasuk stunting dan kemiskinan yang menjadi pekerjaan bersama.

Terakhir Pj.Bupati Wajo ini mengingatkan bahwa pada bulan April program kerja sudah berjalan, untuk itu kepada seluruh perangkat daerah membuat evaluasi laporan bulanan akan hal yang menghambat kinerja.

Kegiatan upacara HKN dan Halal Bihalal ini juga diikuti oleh Sekretaris daerah dan seluruh pejabat pimpinan tinggi pratama lingkup Pemerintah Kabupaten Wajo. (Humas Pemda/ APJ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL TNI / POLRI

Tak Ingin Prajurit Tinggal di Hunian Tak Layak, Pangdam XIV/Hsn Bangun Rusun 3 Lantai

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Komitmen Kodam XIV/Hasanuddin dalam meningkatkan kesejahteraan dan kenyamanan prajurit kembali diwujudkan melalui penyediaan hunian yang layak. Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko, didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XIV/Hasanuddin Ny. Renny Bangun Nawoko, memimpin Peletakan Batu Pertama pembangunan Rumah Susun (Rusun) Kodam XIV/Hasanuddin TA 2026 yang berlokasi di Asrama Kompi Bantuan […]

Read more
Makassar SULSEL

Antrean BBM Jadi Keluhan Warga, Appi Cek Langsung ke SPBU dan Temukan Nozzle Tak Berfungsi

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, tak hanya mencari solusi persoalan antrean BBM melalui pertemuan dengan Pertamina. Usai mendatangi Kantor PT Pertamina Regional Sulawesi di Jalan Garuda, Makassar, Jumat (11/9/2026), Appi turun langsung meninjau kondisi sejumlah SPBU di lapangan. Salah satu SPBU yang didatangi Appi berada di Jalan Ratulangi, Kecamatan Mamajang. […]

Read more
Makassar SULSEL

Penataan Parkir Jadi Cerminan Kota, Appi Minta Direksi Parkir Tak Berhenti Berbenah

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, menegaskan bahwa wajah sebuah kota yang teratur dapat dilihat dari bagaimana sistem dan tata kelola perparkirannya dijalankan. Menurut Appi, persoalan parkir bukan sekadar mengenai tempat kendaraan berhenti, tetapi berkaitan erat dengan kedisiplinan masyarakat, keteraturan tata ruang, hingga kualitas pelayanan dan tata kelola pemerintahan. Hal itu […]

Read more