Pengurus FOBI Kota Makassar Resmi Dilantik, Munafri Dorong Prestasi Hingga Level Dunia

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri acara pelantikan Pengurus Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Kota Makassar periode 2025–2029 yang digelar di Hotel Kenari Tower, Sabtu (27/12/2025).

Pelantikan ini turut dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Makassar Syamsul Bahri, Ketua FOBI Sulawesi Selatan Yongris, Ketua KONI Kota Makassar Ismail, serta jajaran pengurus dan atlet FOBI Kota Makassar. FOBI Kota Makassar periode 2025–2029 kini dipimpin oleh William Lauren bersama 18 orang pengurus lainnya.

Dalam sambutannya, Munafri menyampaikan bahwa olahraga barongsai memiliki keunikan tersendiri karena tidak hanya berorientasi pada prestasi olahraga, tetapi juga memadukan unsur seni, budaya, dan keberagaman.

“Olahraga barongsai ini bukan hanya soal fisik dan prestasi, tetapi juga perpaduan seni, budaya, dan yang paling penting adalah nilai toleransi,” ujarnya.

Ia menilai barongsai mampu menjadi sarana efektif membangun kohesi sosial di tengah masyarakat yang beragam. Menurutnya, pendekatan melalui olahraga dapat memberikan dampak yang luas, mulai dari kesehatan, prestasi, hingga dampak sosial kemasyarakatan.

“Saya melihat langsung atlet-atletnya, termasuk perempuan berhijab, ini menunjukkan bahwa barongsai menjadi ruang membangun toleransi dan kebersamaan yang sangat baik,” tambahnya.

Munafri juga mengapresiasi komposisi kepengurusan FOBI Kota Makassar yang dinilai semakin inklusif dan tidak didominasi oleh satu etnis/agama tertentu. Hal tersebut, kata dia, menjadi modal penting untuk memperkuat persatuan dan meraih prestasi yang lebih tinggi.

“Pemerintah Kota Makassar tentu akan hadir dan mendukung perkembangan dunia olahraga, termasuk barongsai. Di tengah keterbatasan, kita harus jeli melihat peluang agar cabang olahraga ini bisa terus berkembang dan berprestasi,” tambahnya.

Bahkan, Munafri menyatakan dukungannya terhadap cita-cita FOBI Kota Makassar untuk melahirkan atlet barongsai berprestasi hingga tingkat dunia.

“Saya mendukung penuh harapan agar suatu saat juara dunia barongsai bisa lahir dari Kota Makassar,” tegasnya.

Terakhir, Munafri menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus FOBI Kota Makassar dan berharap mampu membawa prestasi membanggakan bagi Kota Makassar.

“Selamat atas pelantikan pengurus FOBI Kota Makassar. Semoga barongsai Kota Makassar terus berkembang dan memberikan prestasi luar biasa untuk kita semua,” tutupnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar Olahraga TNI / POLRI

Pukul 03.00 WITA Lapangan Hasanuddin Bergemuruh! Pangdam XIV /Hsn Nobar Piala Dunia Bersama Ribuan Warga Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap sepak bola dunia begitu terasa saat Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko menggelar kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Gembira Piala Dunia 2026. Meski pertandingan semifinal antara Inggris dan Argentina baru dimulai pada pukul 03.00 WITA, antusiasme masyarakat tidak surut. Ribuan warga telah memadati Lapangan Hasanuddin, Jlalan Jenderal Sudirman, […]

Read more
Makassar SULSEL

DLH Makassar Matangkan Sistem TPA Residu Lewat Bimtek Jakstrada

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus memperkuat edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat menjelang penerapan sistem baru pengelolaan sampah yang akan mulai berlaku pada 1 Agustus 2026. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, Helmy Budiman mengatakan, kesiapan menuju 1 Agustus tidak hanya dilakukan melalui sosialisasi kepada masyarakat, tetapi juga diperkuat […]

Read more
Makassar SULSEL

BPBD Makassar Luncurkan SIGAP PESISIR, Percepat Respons Bencana dari 90 Menit Menjadi 15 Menit

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar meluncurkan inovasi SIGAP PESISIR (Sistem Integrasi Gerakan Adaptif Pesisir), sebagai upaya memperkuat kesiapsiagaan sekaligus mempercepat penanganan bencana di kawasan pesisir. Melalui sistem tersebut, BPBD menargetkan waktu respons kedaruratan dapat dipangkas dari rata-rata 90 menit menjadi hanya 15 menit. SIGAP PESISIR diperkenalkan secara resmi pada Senin […]

Read more