Penjabat Walikota Makassar Dilantik Sebagai Ketua Mabicab

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Penjabat Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin dilantik sebagai Ketua Majelis pembimbing Cabang (Mabicab) Pramuka Kota Makassar, di Ruang Sipakatau, Balai Kota Makassar, Senin (10/8/2020).

Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kota Makassar, Muh Iqbal Samad Suhaeb mengatakan, pemilihan Ketua Majelis pembimbing Pramuka Kota  Makassar tidak memiliki pilihan lain, karena siapapun kepala daerah otomatis menjadi ketua majelis.

“Kami tidak bisa mengundang tamu terlalu banyak, karena kita tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19,” katanya.

Ia menambahkan, Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Makassar bakal memperingati Hari Jadi Pramuka yang ke – 59 tahun dengan menggelar apel terbatas pada 14 Agustus di Taman Pramuka Kota Makassar dan Rumah Jabatan Gubernur Sulsel. 

“Saat ini, semua kegiatan sifatnya lapangan, seperti perkemahan ditunda pelaksanaannya. Jadi kegiatan-kegiatan yang kita lakukan ini hanya peningkatan SDM yang dilakukan secara virtual,” katanya.

Sementara Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Kota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin mengatakan, Pramuka memiliki peran penting untuk menumbuhkan gerakan berbangsa, gerakan kesadaran nasionalisme, cinta tanah air, berbakti bagi nusa dan bangsa sejak seseorang usia dini.

“Saya terakhir pakai baju Pramuka waktu menjadi pelajar. Hari ini saya berbangga kembali mengenakan pakaian kebanggaan saya sewaktu kecil. Saya kalau acara jam 4, saya dengan pakaian lengkap Pramuka sudah siap jam 2. Begitulah saya sangat antusias dengan Pramuka,” katanya.

Prof Rudy berharap Pramuka bisa semakin berperan nyata di dalam menumbuhkan kesadaran berbangsa bagi anak-anak Indonesia, untuk melahirkan para pejuang bangsa. 

“Sekarang kita juga di masa pandemi corona. Pandemi ini hanya bisa kita selesaikan dengan jiwa besar. Bahwa kita ingin bersama-sama menyelesaikan masalah bersama bangsa ini. Olehnya saya yakin dan percaya, para Pramuka Kota Makassar akan secara terus menerus melakukan edukasi, di dalam menyelesaikan pandemi corona,” pungkasnya. (hum)

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bulukumba SULSEL

Melihat Indonesia dari Jejak Kekerasan yang Terus Diwariskan

BULUKUMBA, EDELWEISNEWS.COM – Di negeri yang gemar merayakan slogan persatuan, kekerasan sering kali hadir sebagai bahasa yang paling fasih digunakan. Ia muncul dalam berbagai bentuk. Kadang berupa pukulan yang terlihat jelas. Kadang menjelma menjadi kebijakan, stigma, penggusuran, pembungkaman, hingga ketimpangan yang dibiarkan tumbuh tanpa pertanyaan. Indonesia hari ini sedang mempertontonkan banyak wajah kekerasan. Sebagian berlangsung […]

Read more
Makassar SULSEL

ASU PANTING : Rumah Buku SaESA Ajak Publik Menelusuri Ketakutan yang Diwariskan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Setelah Parakang berhasil memancing banyak percakapan tentang ketakutan yang hidup di tengah masyarakat, Rumah Buku SaESA kembali membuka Open Submission Gelar Zine dengan tema yang masih berjalan di lorong yang sama: ketakutan, mitos, dan cerita yang diwariskan tanpa pernah benar-benar diperiksa. Tema itu bernama: Asu Panting. Keputusan ini bukan tanpa alasan. Dalam […]

Read more
Makassar SULSEL

Penertiban Pallubasa Serigala Jadi Bukti Ketegasan Pemkot Makassar Kembalikan Fungsi Fasum

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar melalui Pemerintah Kecamatan Mamajang kembali menunjukkan komitmennya dalam menegakkan aturan pemanfaatan fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) secara adil tanpa pandang bulu. Komitmen tersebut dibuktikan melalui penertiban terhadap sejumlah lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berdiri di atas fasilitas umum, termasuk lapak tenda Pallubasa Serigala di Jalan Serigala, […]

Read more