Penuhi Pasokan Air Bersih, Pangdam XIV/Hsn Resmikan Sumur Bor TNI AD Manunggal Air Bantuan Kasad

GOWA, EDELWEISNEWS.COM – Pembuatan sumur bor yang dikemas dalam program TNI AD Manunggal Air merupakan salah satu wujud nyata kehadiran TNI AD di tengah masyarakat sebagai solusi untuk memenuhi kebutuhan air bersih.

Seperti hal yang dilaksanakan kali ini, dimana Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Dr. Totok Imam Santoso, S.I.P., S.Sos., M.Tr. (Han)., didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) PD XIV/Hasanuddin Ny. Desi Totok Imam dan sejumlah Pejabat Utama (PJU) Kodam, meresmikan Sumur Bor TNI AD Manunggal Air Bantuan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurrahman, yang berlokasi di Kampung Pakua, Dusun Pangajiang, Desa Parigi, Kec. Tinggimoncong, Kab. Gowa, Kamis (13/4/2023).

Program ini tidak lain bertujuan untuk membantu masyarakat di daerah, sebagai solusi dalam mengatasi kesulitan bagi daerah-daerah yang kekurangan air, serta sebagai salah satu wujud kepedulian Kodam XIV/Hasanuddin untuk membantu meringankan permasalahan yang dihadapi masyarakat, utamanya dalam hal mengatasi kekurangan air bersih.

Pada kesempatan ini, Mayjen Totok menyampaikan bahwa program TNI AD Manunggal Air yang dilaksanakan merupakan wujud nyata, salah satu implementasi dari 7 Perintah Harian Kasad. Dimana kehadiran TNI AD di tengah masyarakat harus dapat memberikan solusi, dalam hal ini memenuhi kebutuhan air bersih, khususnya bagi daerah-daerah yang kekurangan air.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan pembuatan sumur bor TNI AD Manunggal Air ini, baik secara langsung maupun tidak langsung, sehingga program pembuatan sumur bor ini dapat terlaksana dengan baik,” ucapnya.

“Melihat nilai manfaat yang demikian besar, saya berharap kepada warga agar berperan aktif merawat dan menjaga sumur bor tersebut sehingga masa pakai bisa lebih lama dan membawa berkah bagi seluruh warga,” tutupnya.

Selain meresmikan sumur bor bantuan Kasad, di kesempatan yang sama orang nomor satu di Kodam Hasanuddin ini juga menyerahkan bantuan sosial kepada anak stunting dan masyarakat kurang mampu yang ada di sekitar daerah setempat.

Hadir pada peresmian tersebut yakni unsur Forkopimda Kab. Gowa, sejumlah pimpinan SKPD, Tripika Kec. Tinggimoncong, para Kepala Desa/Lurah se-Kec. Tinggimoncong dan Tomas, Toga, Toda serta warga masyarakat setempat.

Sumber : Pendam XIV Hsn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Resmi Diluncurkan, Kota Makassar Jadi Pilot Project Nasional Gerakan Peduli Tetangga untuk Perkuat Perlindungan Sosial

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat komitmen menghadirkan perlindungan sosial yang inklusif, merata, dan tepat sasaran. Melalui Gerakan Nasional Peduli Tetangga, Kota Makassar dipercaya menjadi salah satu daerah percontohan (pilot project) nasional dalam penguatan sistem pendataan dan pelayanan Perlindungan Sosial (Perlinsos) tahun 2026. Komitmen tersebut ditandai dengan peluncuran Gerakan Nasional Peduli Tetangga untuk […]

Read more
Makassar SULSEL

Wali Kota Munafri Dampingi Mensos RI Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga di Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS COM — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, mendampingi Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, meluncurkan Gerakan Nasional Peduli Tetangga untuk Perlindungan Sosial (Perlinsos) di Gedung Olahraga (GOR) Sudiang, Minggu (4/10/2026). Peluncuran program strategis Kementerian Sosial (Kemensos) RI ini untuk memperluas jangkauan pendataan dan akses pelayanan sosial bagi masyarakat kurang mampu melalui penguatan peran masyarakat […]

Read more
Makassar SULSEL

Kuatkan Nilai Kebangsaan dan Moderasi Beragama, Andi Muh Ihsan Gelar Sosialisasi Empat Pilar di Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Indonesia adalah negara yang majemuk, terdiri dari beragam suku, agama, ras, danantargolongan. Keberagaman ini di satu sisi merupakan kekayaan nasional yang tak ternilai, namun di sisi lain memiliki kerentanan terhadap potensi konflik sosial jika tidak dikelola dengan nilai-nilai kebangsaan yang kuat.0 Empat Pilar Kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal […]

Read more