Polda Sulsel Resmikan Ditres PPA dan Ditres PPO, Balla Inklusi: Semoga Tidak Lambat Penanganan Kasus

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Polda Sulawesi Selatan resmi memiliki dua direktorat baru, yakni Direktorat Reserse (Ditres) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta Direktorat Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO). Keduanya dikukuhkan dalam upacara di Lapangan Tenis Mapolda Sulsel, Jumat (5/12/2025).

Upacara peresmian dipimpin Kapolda Sulsel Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro dan dihadiri Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Nasri beserta para pejabat utama Polda Sulsel.

Djuhandhani menegaskan, pembentukan dua direktorat tersebut bukan sekadar penguatan struktur organisasi, tetapi langkah konkret untuk mengoptimalkan penanganan kasus kekerasan perempuan dan anak, serta memberantas tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang semakin kompleks.

Peresmian ini disambut positif para aktivis pendamping korban. Direktur Balla Inklusi Sulsel, Abd Rahman mengatakan, keberadaan Ditres PPA dan PPO sudah lama dinantikan karena selama ini penanganan kasus kelompok rentan masih berada di bawah Direktorat Kriminal umum, sehingga kerap terhambat dari sisi alur penanganan maupun kompetensi penyidik.

“Selama ini sebelum ada direktorat ini, penanganan kasus kekerasan terhadap kelompok rentan itu cukup lambat karena penyidik berada di bawah Direktorat Kriminal secara umum,” ujarnya dalam siaran pers, Sabtu (6/12/2025).

Ia berharap hadirnya direktorat khusus tersebut mampu memperbaiki kualitas penanganan perkara dan memberikan rasa percaya bagi masyarakat, terutama penyandang disabilitas yang menjadi korban kekerasan atau ketidakadilan.

“Dengan adanya direktorat ini saya rasa masyarakat semakin merasa terpercaya untuk penanganan kasus perdagangan orang maupun kekerasan seksual,” katanya.

Abd Rahman mencontohkan kasus viral dugaan rudapaksa yang berujung kematian terduga pelaku di Kabupaten Gowa. Menurutnya, banyak kasus pelecehan seksual tidak diselesaikan secara adil dan kerap diarahkan menuju restorative justice (RJ), sehingga posisi korban melemah.

“Atau perdamaian. Dengan adanya direktorat ini, semakin memperkuat posisi korban untuk mendapatkan keadilan,” tegasnya.

Ia juga menyoroti banyaknya kasus pelecehan seksual terhadap penyandang disabilitas di Sulawesi Selatan yang penyelesaiannya berjalan lambat, dan berharap dua direktorat baru ini dapat menghadirkan layanan yang lebih inklusif serta responsif terhadap kelompok rentan. (Ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar TNI / POLRI

Unjuk Rasa : Menjaga Hak, Menegakkan Hukum, Menguji Demokrasi

Oleh: Rais Muin, S.I.K (Peserta Didik (Serdik) Sespimen Angkatan 67 TA 2026, Sespim Lemdiklat Polri) Perubahan Hukum dan Makna Unjuk Rasa Unjuk rasa merupakan bagian penting dari demokrasi: warga menyampaikan kritik, menagih janji, dan mengingatkan negara ketika kebijakan dianggap menyimpang. Karena itu, demonstrasi tidak semestinya dipandang sebagai gangguan yang harus segera dihentikan. Ia adalah hak […]

Read more
Makassar SULSEL

Belajar Karakter Lewat Hewan, SAHABATTA Jadi Budaya Harian UPTD SPF SD Negeri Tamamaung

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – PTD SPF SD Negeri Tamamaung menghidupkan program SAHABATTA yang merupakan akronim dari Sepekan Bersama Hewan Edukatif Tumbukan Karakter Tamamaung. Kepala UPTD SPF SD Negeri Tamamaung, Dr Sarwinah, M.Pd mengatakan, program ini menjadikan sifat‑sifat hewan sebagai cerminan nilai karakter yang dilatih setiap hari sekolah. “Setiap hari memiliki figur hewan dan menjadi akronim kegiatan harian yang dapat menumbuhkan karakter warga SDN Tamamaung, […]

Read more
Makassar SULSEL TNI / POLRI

Ditres PPA dan PPO Polda Sulsel Gelar Patroli Dialogis Dini Hari, Sasar Anak Muda dan Kelompok Rentan

GOWA, EDELWEISNEWS.COM – Personel Subdit III Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO) Polda Sulawesi Selatan melaksanakan patroli dialogis dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) di wilayah hukum Polda Sulsel, Sabtu (17/10/2026) dini hari. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 00.25 WITA tersebut dipimpin oleh Kasubdit III […]

Read more