Program Desa BSI Berdayakan Warga Pulau Sanana dan Barrang Caddi

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Tim BSI Maslahat menggelar sosialisasi dan diskusi bersama stakeholder di wilayah dampingan Pulau Sanane dan Pulau Barrang Caddi, pada tanggal 22 dan 24 Januari 2025.

Dalam pertemuan itu hadir pemerintah setempat dan para penerima manfaat Program Desa Bangun Sejahtera Indonesia (BSI).

Agenda silaturahim pertama dilaksanakan pada hari Rabu (22/1/2025) di Pulau Sanane, dihadiri Camat Liukang Tuppabiring, Muh Fitri Mubarak bersama tim, Lurah Mattiro Sompe, H. Nasir Sitaba. Tim diterima hangat oleh Kepala Desa Mattaro Adae, Taufik.

Muh. Fitri Mubarak, Camat Liukang Tupabbiring, mengatakan, sangat mengapresiasi dan memberikan support penuh kepada BSI Maslahat yang telah memilih Pulau Sanane sebagai sasaran program.

“Saya melihat program ini sangat luar biasa. Karena memberikan dampak yang positif bagi masyarakat kami, terkhusus membantu meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat Desa Mattaro Adae,” kata Muh Fitri Mubarak.

Program Desa BSI merupakan salah satu program pengembangan ekonomi masyarakat (mustahik) yang diinisiasi oleh BSI Maslahat melalui pendayagunaan Dana Zakat corporate PT Bank Syariah Indonesia Tbk.

Program yang fokus pada pengembangan ekonomi lokal ini telah berhasil meningkatkan kesejahteraan penerima manfaat lewat berbagai inisiatif.

Program Desa BSI dirancang untuk memberdayakan komunitas desa dengan memanfaatkan potensi sumber daya lokal. Dengan pendekatan klaster usaha, program ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat serta menciptakan kelembagaan yang mandiri dan berkelanjutan.

Desa Mattaro Adae, Kecamatan Liukang Tupabbiring, Pulau Sanane Kabupaten Pangkep dan Pulau Barrang Caddi, Kelurahan Sangkarrang, Kota Makassar menjadi salah satu desa baru yang merasakan manfaatnya.

Sebab potensi alam memberikan peluang yang sangat besar bagi masyarakatnya dengan kekayaan komoditas lautnya, yakni Landak Laut atau Bulu Babi. Sehingga BSI Maslahat dan mitra kerjanya yakni PT NNS mantap memfasilitasi para nelayan landak laut untuk mewujudkan harapan baru bagi masyarakat kedua pulau tersebut.

Selain itu tim BSI Maslahat pusat memantau progress perkembangan pembangunan Miniplant atau Rumah Produksi Landak Laut, dan melakukan pengajian rutin bersama 69 orang penerima manfaat.

Pada Jumat (24/1/2025) lanjut melaksanakan sosialisasi di Pulau Barrang Caddi dan dihadiri langsung oleh Camat Sangkarrang, Andi Asdar, Plt Lurah Barrang Caddi serta para tokoh masyarakat.

“Harapan kami, program Desa BSI Maslahat bukan hanya bisa dirasakan manfaatnya kepada kelompok nelayan yang berjumlah 31 orang, akan tetapi bisa menyeluruh kepada semua masyarakat Pulau Barrang Caddi.” ujar salah satu tokoh masyarakat.

Dalam pelaksanaan program, BSI Maslahat melakukan proses-proses pendampingan intensif, baik yang bersifat teknis maupun mentransformasi nilai-nilai keagamaan (spiritual). Dalam strategi pemberdayaan, penguatan kelembagaan merupakan salah satu faktor penting terutama untuk menunjang keberlanjutan program maupun kegiatan usaha.

“Kami terus berupaya menjalankan komitmen untuk memberikan lebih banyak kemaslahatan yang berkelanjutan bagi masyarakat, terkhusus pulau Sanane dan Barrang Caddi” kata M Aris Darmansyah, selaku koordinator pendamping Program Desa BSI Maslahat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bulukumba SULSEL

Melihat Indonesia dari Jejak Kekerasan yang Terus Diwariskan

BULUKUMBA, EDELWEISNEWS.COM – Di negeri yang gemar merayakan slogan persatuan, kekerasan sering kali hadir sebagai bahasa yang paling fasih digunakan. Ia muncul dalam berbagai bentuk. Kadang berupa pukulan yang terlihat jelas. Kadang menjelma menjadi kebijakan, stigma, penggusuran, pembungkaman, hingga ketimpangan yang dibiarkan tumbuh tanpa pertanyaan. Indonesia hari ini sedang mempertontonkan banyak wajah kekerasan. Sebagian berlangsung […]

Read more
Makassar SULSEL

ASU PANTING : Rumah Buku SaESA Ajak Publik Menelusuri Ketakutan yang Diwariskan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Setelah Parakang berhasil memancing banyak percakapan tentang ketakutan yang hidup di tengah masyarakat, Rumah Buku SaESA kembali membuka Open Submission Gelar Zine dengan tema yang masih berjalan di lorong yang sama: ketakutan, mitos, dan cerita yang diwariskan tanpa pernah benar-benar diperiksa. Tema itu bernama: Asu Panting. Keputusan ini bukan tanpa alasan. Dalam […]

Read more
Makassar SULSEL

Penertiban Pallubasa Serigala Jadi Bukti Ketegasan Pemkot Makassar Kembalikan Fungsi Fasum

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar melalui Pemerintah Kecamatan Mamajang kembali menunjukkan komitmennya dalam menegakkan aturan pemanfaatan fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) secara adil tanpa pandang bulu. Komitmen tersebut dibuktikan melalui penertiban terhadap sejumlah lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berdiri di atas fasilitas umum, termasuk lapak tenda Pallubasa Serigala di Jalan Serigala, […]

Read more