Resmikan Kantin Sehat SDN 238 Mallaulu, Husler : Kantin Ini Positif

LUWU TIMUR, EDELWEISNEWS.COM – Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thorig Husler meresmikan Kantin Sehat SDN 238 Mallaulu Desa Puncak Indah, Jumat (13/09/2019). Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita, sebagai tanda dimulainya operasional kantin sehat tersebut.

Kantin sehat ini merupakan kerjasama antara Bank Sulselbar Cabang Malili dengan Komite Sekolah, sekaligus pilot project kantin sehat di Luwu Timur.

Thorig Husler mengucapkan terima kasih kepada Komite SDN 238 Mallaulu dan Bank Sulsebar yang telah bekerjasama membangun sinergitas sehingga kantin sehat ini bisa hadir.

“Kepada pengurus Komite Sekolah dan Bank Sulselbar, saya sampaikan terima kasih atas sinergitas yang telah terjalin sehingga kantin sehat ini bisa berdiri. Inovasi seperti ini patut diapresiasi karena ikut meringankan beban pemerintah daerah,“ jelas Husler.

Ia menambahkan, kehadiran kantin sehat ini sangat positif dalam rangka menjaga kesehatan anak-anak agar tidak terpapar dengan jajanan yang tidak sehat yang banyak menggunakan zat pengawet dan perwarna makanan yang bisa mengganggu kesehatan dan kecerdasannya.

Oleh karena itu, Bupati berpesan agar para pengelola kantin dapat memperhatikan beberapa hal, baik yang terkait dengan pengelolaan bahan makanan maupun kondisi kebersihan kantin, sesuai standar pengelolaan kantin sehat yang dianjurkan oleh Dinas Kesehatan. Antara lain, sumber air bersih, tempat sampah tertutup, higienis, ventilas serta tanda larangan merokok.

Pimpinan Bank Sulselbar Cabang Malili, Hamdan mengungkapkan bahwa, Kantin Sehat SDN 238 Mallaulu merupakan sinergitas antara pihak sekolah dan Bank Sulselbar, yang saat ini dijadikan sebagai pilot project.

“Semoga kedepan akan ada lagi sekolah yang dapat bekerjasama dengan Bank Sulselbar untuk kegiatan yang sama,” jelas Hamdan.

Sementara itu, Jufri, kepala SDN 238 Mallaulu mengatakan, Kantin Sehat merupakan salah satu indikator dan ttik pantau penilaian adiwiyata. Artinya, dengan keberadaan kantin sehat menunjukkan bahwa sekolahnya juga sehat.

Ketua Komite SDN 238 Mallaulu, Suleman mengharapkan sinergitas antara Bank Sulselbar dengan sekolah dapat berkesinambungan di masa yang akan datang.

Hadir pada kesempatan ini, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip, Satri, Camat Malili, Nur Syaifullah, Sekretaris Dinas Pendidikan, Raoda Kadang, Sekretaris DLH, Andi Yuniati Adnan, serta sejumlah karyawan Bank Sulselbar Cabang Malili. (hum)

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Luwu Timur

Pengurus JMSI Luwu Timur Periode 2026–2031 Resmi Dilantik

LUWU TIMUR, EDELWEISNEWS.COM – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Luwu Timur resmi memiliki kepengurusan definitif, setelah dilantik di Aula Sasana Praja, Kantor Bupati Luwu Timur, Jumat (3/7/2026). Pelantikan ini menandai langkah awal JMSI sebagai organisasi perusahaan media siber yang berkomitmen memperkuat ekosistem pers yang profesional, independen, dan bertanggung jawab di Kabupaten Luwu Timur. Kepengurusan […]

Read more
Luwu Timur SULSEL

Besok, Pengurus JMSI Luwu Timur Bakal Dilantik

MALILI, EDELWEISNEWS.COM – Pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Luwu Timur periode 2026-2031 dijadwalkan akan dilantik besok, Jumat (3/7/2026). Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi organisasi perusahaan media siber dalam memperkuat perannya sebagai mitra strategis pembangunan daerah melalui penyajian informasi yang profesional, independen, dan bertanggung jawab. Ketua Pantia pelantikan, Risal Mujur, mengatakan, prosesi pelantikan […]

Read more
Luwu Luwu Timur

Pembentukan Provinsi Luwu Raya Dinilai sebagai Solusi Kesejahteraan dan Pemerataan Pembangunan

LUWU, EDELWEISNEWS.COM – Pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Luwu Raya dinilai menjadi solusi strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan, terutama pada sektor kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur yang selama ini dinilai timpang. Ketua Umum PP HAM LUTIM Batara Guru menegaskan, ketimpangan pembangunan yang dialami wilayah Luwu Raya merupakan konsekuensi dari minimnya perhatian […]

Read more