Serapan APBD 2022 Masih Rendah, Pemkot Makassar Tunda Pencairan TPP Bagi SKPD

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM  Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) salah satu penambah penghasilan ASN yang selalu ditunggu. Sebab, TPP tersebut diluar gaji, dan menjadi sumber untuk memenuhi kebutuhan.

Namun, Pemerintah Kota Makassar berencana menunda pencairan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi ASN. Ini bentuk sanksi bagi SKPD yang rendah dalam menyerap APBD 2022.

Walikota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto mengambil kebijakan tersebut seiring realisasi baru di angka 19,51 persen hingga semester pertama 2022. Berdasarkan hal itu, Danny mengatakan akan mengumpulkan seluruh pejabatnya pekan depan. Mereka akan dimintai pertanggungjawaban kinerja selama ini.

“Saya mau kumpulkan dulu di Balaikota minggu depan, kan itu nanti kelihatan,” ujarnya, Jumat (1/7/2022).

Diketahui, serapan APBD baru 19,51 persen hingga semester pertama 2022. Data ini diperoleh dari Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Makassar.

Kepala BPKAD Makassar, Muhammad Dakhlan mengatakan, rendahnya serapan anggaran bukan karena tidak ada uang di kas daerah, namun memang program di OPD yang lamban.

“Uang ada di kas. Kita tidak pernah tahan. Kalau ada tagihan yang masuk, pasti kita bayar,” katanya.

Idealnya, kata Dakhlan, hingga akhir semester satu saat ini, penyerapan anggaran sudah berada di angka 40 persen.

“Memang cukup lambat penyerapannya. Baru tahun ini sangat lambat,” ungkapnya.

Kepala BPKAD Makassar ini berharap seluruh OPD yang punya program untuk memaksimalkan kegiatannya, agar penyerapan anggaran bisa maksimal.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Perencanaan dan Pengendalian Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Makassar, A Zulfitra Dianta mengatakan ada 11 OPD yang mendapat rapor merah, dengan kategori serapan dibawah 15 persen. Diantaranya Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perumahan dan Pemukiman, Dinas Sosial, Dinas Ketahan Pangan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perdagangan dan Dinas Pertanahan.

“Dinas PU itu 2,64 persen, paling rendah. Yang lain 10 sampai 15 persen,” ungkapnya.

Kemudian ada 30 SKPD yang masuk dalam kategori kuning antara 15 hingga 30 persen.

Sementara OPD yang serapan anggarannya diangka 30 hingga 40 persen hanya 10 OPD. Beberapa diantaranya Kecamatan Tamalate, Ujung Pandang, Manggala, Mariso, Biringkanaya, Sekretariat Daerah, Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (DP3A), BPBD dan Pemadam Kebakaran.

Rendahnya serapan anggaran APBD Pemkot Makassar menjadi perhatian Walikota Makassar. Dia telah mengevaluasi beberapa OPD yang mendapat rapor merah atas serapan anggaran yang rendah.

“Saya sudah lihat langsung secara detail apa permasalahan utamanya di 11 SKPD yang kategori rendah. Ini harus dipacu supaya programnya berjalan maksimal,” sebutnya.

Dia mengatakan, sejumlah OPD memberi penjelaskan kenapa programnya lamban. Ternyata ada yang terkendala tender, rincian belanja yang salah tempat atau salah kamar sehingga masih penyesuaian atau perubahan anggaran.

Selain anggaran yang bersumber dari APBD, Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat juga minim realisasi. OPD masih berhati-hati untuk menggunakan anggaran tersebut.

Misalnya di Dinas Lingkungan Hidup masih bingung untuk membelanjakan anggaran tersebut, apakah bisa secara tergabung di akun yang sama. (son/en)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Kolaborasi untuk Negeri, Pangdam XIV/Hsn Hadiri Pelantikan Rektor Unhas Periode 2026-2030

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko menghadiri Pelantikan Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) periode 2026-2030, bertempat di Baruga Andi Pangerang Pettarani, Kampus Unhas, Jl. Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar, Senin (27/4/2026). Pelantikan Rektor Unhas ini dipimpin oleh Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) Prof Andi Alimuddin Unde yang melantik Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc, […]

Read more
Makassar SULSEL

Makassar Bersinar di Panggung Nasional: Satu-satunya dari Luar Jawa Raih Penghargaan di Hari Otda

JAKARTA, EDELWEISNEWS.COM – Pemerintah Kota Makassar kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Posisi sebagai salah satu daerah dengan kinerja pemerintahan terbaik di Indonesia. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin, capaian ini tidak sekadar menjadi simbol kebanggaan, tetapi juga bukti nyata dari tata kelola pemerintahan yang semakin akuntabel, efektif, dan berdampak langsung bagi masyarakat. […]

Read more
Makassar SULSEL

Tangis Iringi Pelepasan Tautoto Tanaranggina, Sekda Sulsel: Kita Saksi Kebaikan Almarhum

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahman bertindak sebagai pembina upacara pelepasan jenazah almarhum, purnabakti Asisten Administrasi Setda Pemprov Sulsel, Tautoto Tanaranggina Sarongallo. Upacara pelepasan berlangsung di rumah duka almarhum di Jalan Raya Pendidikan, Kota Makassar, Minggu, 26 April 2026, dihadiri keluarga, kerabat, jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, serta para pelayat. Pada prosesi […]

Read more