Tahapan Penganugerahan KIP 2025 Dimulai, Pemkab Sinjai Ikut Sosialisasi Komisi Informasi

SINJAI, EDELWEISNEWS.COM – Komisi Informasi (KI) Provinsi Sulawesi Selatan menggelar sosialisasi monitoring dan evaluasi Keterbukaan Informasi Publik (KIP) tahun 2025 secara virtual, Jumat (31/1/2025).

Sosialisasi monev KIP ini diikuti Pemerintah Daerah dan badan publik termasuk Pemkab Sinjai.

Di Sinjai, sosialisasi ini diikuti Asisten Administrasi Umum Setdakab Andi Ariany Djalil didampingi Kepala Bidang Humas dan IKP Diskominfo Ika Mayasari dan beberapa pengelola PPID Utama, di Command Center Rujab Bupati.

Sosialisasi ini menjadi tahapan awal penganugerahan KIP yang rutin digelar KI Sulsel setiap tahunnya, untuk mewujudkan komitmen dan sebagai bentuk pengawasan keterbukaan informasi publik guna mendorong pemerintahan yang terbuka dan akuntabel.

“Sosialisasi monev KIP ini dilakukan setiap tahun untuk mewujudkan komitmen KI sulsel sekaligus melakukan pengawasan KIP di wilayah Sulsel. Ini untuk mendorong terwujudnya pemerintahan yang terbuka dan akuntabel,” ungkap Ketua KI Sulsel Fauziah Erwin saat membuka sosialisasi ini.

“Adapun hasil dari monev KIP ini akan dilaporkan ke Gubernur dan DPRD Provinsi, termasuk KI pusat dan masyarakat secara luas mengingat akan menjadi basis data indeks KIP,” tambah Fauziah.

Ada sejumlah poin penting yang dibahas dalam sosialisasi ini seperti alur/tahapan pengisian data, juga disosialisasikan petunjuk teknis panduan pelaksanaan monev 2025.

Di Sinjai sendiri diketahui ada 2 desa dan 1 instansi Pemkab yang direkomendasikan mengikuti monev KIP ini yakni Desa Pasimarannu Kecamatan Sinjai Timur, Desa Gantarang Kecamatan Sinjai Tengah dan Diskominfo Sinjai. 

Seluruhnya diharapkan Ariany dapat terus mengedepankan koordinasi satu sama lain, agar penyajian data dan informasi yang dibutuhkan dalam monev lebih maksimal.

“Saya harap desa yang direkomendasikan mengikuti tahapan penilaian KIP ini utamakan koordinasi dengan instansi terkait. Semoga Sinjai tahun ini dapat meraih predikat yang lebih baik lagi dalam hal pelayanan informasinya ke masyarakat,” harap A. Ariany Djalil.

Setelah sosialisasi, diketahui tahapan monev selanjutnya yakni pengisian Self Assessment Questionnaire (SAQ) 3 Februari-3 Maret, verifikasi SAQ 7 Februari-24 Maret, presentasi dan uji publik 9-15 April, kemudian penganugerahan (Awarding) 30 April.

Sementara yang menjadi item penilaian diantaranya kualitas informasi, jenis informasi, strategi dan inovasi pelayanan informasi, sarana dan prasarana, komitmen organisasi, dan digitalisasi.

Hadir mengikuti sosialisasi tersebut, Ketua komisi A DPRD Sulsel A. Muh. Anwar Purnomo, para komisioner KI Sulsel, lembaga vertikal, perangkat daerah lingkup Sulsel, Pemerintah Kabupaten/Kota, Pemdes, BUMD dan beberapa badan publik lainnya. (Hms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Buka Ruang bagi Talenta Al-Qur’an, MTQ Makassar 2026 Hadir dengan Audisi Terbuka

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) resmi membuka pendaftaran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kota Makassar Tahun 2026. Berbeda dari pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya, MTQ kali ini dikemas dalam bentuk audisi terbuka yang memberikan kesempatan lebih luas bagi masyarakat, Kabupaten/Kota di 24 Daerah untuk berpartisipasi. “Pendaftaran dibuka mulai 3 hingga 31 […]

Read more
Makassar SULSEL

JMSI Sulsel Hadirkan Ketua KPI Pusat Bincang-Bincang Revisi UU Penyiaran

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Revisi Rancangan Undang-Undang tentang Penyiaran menjadi perhatian serius Pengurus Daerah Jaringan Media Siber Indonesia Sulawesi Selatan atau JMSI Sulsel. JMSI Sulsel pun mengundang khusus Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, Hasrul Hasan, mendiskusikan isu-isu aktual RUU tentang perubahan ketiga UU nomor 32 tahun 2002 tersebut. Hasrul Hasan hadir langsung di Kantor JMSI […]

Read more
Makassar SULSEL

Gaji PPPK Daerah Ditanggung APBN, Gubernur Sulsel Ucapkan Terima Kasih kepada Presiden

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman menyambut positif kebijakan pemerintah pusat mengalokasikan anggaran melalui APBN 2027 untuk pembiayaan gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di daerah. Pemerintah pusat mengalokasikan anggaran sebesar Rp23 triliun dalam APBN 2027 untuk pembiayaan gaji PPPK daerah, khususnya pada sektor pendidikan dan kesehatan. Gubernur Andi Sudirman menilai […]

Read more