Tingkatkan Kapasitas Humas Pemda, Pemprov Sulsel – KPK Gelar Workshop

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Dalam rangka program pengembangan Humas dan media dalam Program Korsupgah Terintegrasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Biro Humas dan Protokol Pemprov Sulsel bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Workshop Peningkatan Kapasitas Humas Pemerintah di Sulawesi Selatan.

Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Max One mulai tanggal 21-23 Oktober 2019 diikuti oleh kabag humas, penulis dan pengelola media sosial, humas kabupaten/kota serta humas OPD Pemprov Sulsel. Dengan total 100 orang peserta dan menghadirkan pemateri dari ahli dan praktisi media dan humas.

Materi yang disampaikan antaranya, pengelolaan media sebagai strategi pemberitaan, regulasi dan kode etik jurnalistik, menggunakan sosial media untuk pemberitaan pemerintahan. Serta menulis siaran pers dan media.

Asisten 1 Pemprov Sulsel, Andi Aslam Patonangi yang membuka acara mengatakan, bahwa tugas Tim Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) KPK sangat penting dalam menciptakan pemerintahan bertata kelola baik, berintegrasi dan lebih bersih.

“Tugas ini juga melibatkan lintas komponen, semua unit kerja harus terlibat,” kata Aslan Patonangi.

Humas berperan dalam menyampaikan apa yang telah dilakukan oleh pimpinan, pemerintah daerah demikian juga aktivitas kegiatan KPK bersama dengan pemerintah daerah.

“Humas sangat penting dan posisinya sangat sentral, memberitakan dengan masif, termasuk pada media online. Hoaks atau berita bohong hampir pasti tidak bisa dibendung keberadaanya. Humas harus ambil peran besar mematahkan berita palsu tentu tersebut,” sebutnya.

Sementara itu, Koordinator Wilayah VIII (Sulselbar) Supervisi dan Pencegahan Korupsi KPK RI, Dwi Aprilia Linda menyebutkan, hadirnya kegiatan ini awal hadir kebutuhan dari Korsupgah KPK di Sulsel dimana ketika ke daerah, berita yang keluar ke publik pertama kali bukan berita resmi dari pemerintah tetapi dari perusahaan media.

“Rasanya berita yang keluar bukan dari pemerintah itu sendiri, kami sudah berulang kali, bahkan berulang kami tuliskan dalam surat, harap pemerintah daerah menyiapkan siaran pers untuk mendukung pelaksanaan kegiatan,” ujarnya.

Dwi Aprilia menekankan bahwa humas adalah corong pemerintah daerah. Humas juga harus aktif menghimpun informasi dari unit lain dan disampaikan kepada masyarakat.

“Contoh Pemprov Sulsel akan mengumpulkan OPD minta mana yang bisa jadi informasi publik tuangkan dalam website,” harapnya.

KPK melakukan intervensi dan program yang didorong di Sulsel, termasuk kabupaten/kota yang ada di Indonesia.

Adapun rencana aksi pencegahan korupsi pada delapan sektor, diantaranya, perencanaan APBD, pengadaan barang dan jasa, pelayanan terpadu satu pintu, kapabilitas APIP, manajemen ASN, optimalisasi pendapatan daerah, manajemen aset dan tata kelola dana desa.

“Selain hal di atas, ada ada beberapa kendala. Salah satunya komunikasi pada publik, kepada masyarakat harus ditata. Karena begitu saya ke daerah yang ditanya, ‘Bu kapan OTT’, saya ke sini bukan untuk OTT, saya ke sini hanya untuk mencegah OTT,” sebutnya.

Sedangkan Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Sulsel, Devo Khaddafi menyampaikan agar materi yang diberikan agar dimanfaatkan sebaik mungkin.

“Pada kegiatan workshop ini ada narasumber yang sangat penting untuk memberikan kita ilmu. Agar sesuai dengan harapan dari KPK yaitu, membangun sebuah tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih sangat kami harapkan,” ucapnya.

Sehingga humas pemerintah mampu memberikan informasi yang valid, terpercaya dan juga dapat memberikan masukan kepada pimpinan kita sesuai dengan apa yang terjadi di masyarakat.

Pada kesempatan ini, Devo Khaddafi juga memberikan buku yang baru saja dilaunchingnya dalam mengawal tiga Gubernur Sulsel kepada pemateri Dirut Rakyatku.com, Subhan Yusuf. (hum)

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Pemprov Sulsel Tindak Lanjuti Rekomendasi DPRD atas LKPJ 2025

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, mewakili Gubernur Sulsel menghadiri rapat paripurna DPRD Sulsel yang membahas penetapan dan penyampaian rekomendasi DPRD terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Sulsel Tahun Anggaran 2025, di Makassar. Rapat paripurna tersebut menjadi bagian dari mekanisme evaluasi tahunan terhadap kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah di Sulawesi Selatan. Selain pembahasan rekomendasi […]

Read more
Makassar SULSEL

DWP Sulsel Bekali Anggota Keterampilan Public Speaking untuk Perkuat Peran Sosial

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sulawesi Selatan membekali para anggotanya dengan keterampilan public speaking dalam pertemuan bulanan yang digelar di Kantor PLUT KUMKM Dinas Koperasi dan UKM Sulsel, Jalan Metro Tanjung Bunga, Makassar, Selasa (12 Mei 2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas perempuan dalam mendukung pelayanan publik dan pembangunan sosial […]

Read more
Makassar SULSEL

Atasi Geng Motor, Munafri Instruksikan Pos Kamling Kembali Aktif

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran kepolisian atas kinerja dalam menangani aksi gerombolan geng motor yang meresahkan masyarakat di kota ini. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan, bahwa langkah yang dilakukan aparat kepolisian berperan penting dalam menciptakan rasa aman serta menjaga ketertiban umum di tengah masyarakat. “Apresiasi setinggi-tingginya kami berikan […]

Read more