Wagub Sulsel Saksikan Festival Pencak Silat di Kodam XIV Hasanuddin

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM– Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menghadiri Festival Pencak Silat Tahun 2020, di Aula Serba Guna Kodam XIV Hasanuddin, Rabu, (1/7/2020). Festival Pencak Silat yang digelar oleh Kodam XIV Hasanuddin ini diikuti 130 peserta yang berasal dari 10 perguruan pencak silat.

Bagi Kodam XIV Hasanuddin, kegiatan ini merupakan wujud kerja komunikasi sosial kreatif TNI. Bersama Kasdam XIV Hasanuddin, Brigjen TNI Andi Muhammad, Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menyaksikan aksi para pesilat itu.

“Kita sudah menyaksikan semua perguruan tampil. Kegiatan yang diselenggarakan ini merupakan wujud dari pada komunikasi sosial TNI bersama masyarakat, terutama anak-anak kita yang ada di pencak silat,” ungkap Kasdam XIV Hasanuddin, Brigjen TNI Andi Muhammad.

Andi Muhammad mengaku, kegiatan ini telah lama direncanakan. Namun karena kondisi pandemi Covid-19, sehingga peserta dibatasi hanya 10 perguruan dari lebih 50an peminat.

“Ada lebih 10 perguruan yang ingin ambil bagian, tapi karena protokol kesehatan sehingga dibatasi. Saya merasa bangga anak-anak kita yang merupakan generasi pelanjut diwadahi dengan kegiatan seperti ini,” lanjutnya.

Menurutnya, pencak silat bukan hanya olahraga, namun sudah menjadi karakter budaya bangsa, yang lahir sebelum negara kita terbentuk.

“Saya sangat mengharapkan kedepan event ini tetap dipelihara, kalau bisa ditingkatkan. Wagub Sulsel hadir disini, dengan harapan bisa lebih banyak memberi masukan atau peluang untuk mengembangkan pencak silat,” jelasnya.

“Jangan sampai budaya bangsa kita diambil negara lain. Saya lihat antuasias luar biasa, semoga dengan semangat pencak silat, kedepan anak-anak kita akan besar dan memimpin di negara ini. Saya yakin akan melestarikan budaya ini,” tegasnya.

Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman dalam arahannya menyampaikan, pencak silat sudah menjadi budaya ciri khas Indonesia.

“Bukti kecintaan kita kepada pencak silat dengan menyadari bahwa pencak silat ini juga diamanahkan bagi agama kita sebagai olahraga, benteng diri, dan pertahanan diri,” kata Andi Sudirman.

Pencak silat, kata dia, bukan hanya hobi, namun bisa menjadi sebuah prestasi, dan memiliki banyak manfaat.

“Yang paling penting karakter bahwa pencak silat asli dari Indonesia, pencak silat juga mampu menjaga persaudaraan dan silaturahmi, itu kenikmatan tersendiri, berkumpul untuk kemaslahatan yang baik,” sambungnya.

Di akhir sambutan, Wagub memberikan kuis dan hadiah kepada peserta. Dilanjutkan dengan duduk bersama peserta lalu berfoto bersama Kasdam XIV Hasanuddin. (hum)

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Haji Makassar SULSEL

Bersama Menhaj RI, Munafri Sambut Jemaah Haji Kloter 17 Debarkasi Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mendampingi Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI, Mochamad Irfan Yusuf, menyambut kepulangan Jemaah Haji Kloter 17 Tahun 1447 H/2026 M di Asrama Haji Sudiang, Minggu (14/6/2026). Kloter 17 terdiri atas jemaah asal Kota Makassar, Kabupaten Sinjai, dan Kabupaten Bone. Ratusan jemaah diterima secara resmi dirangkaikan dengan prosesi […]

Read more
Gowa SULSEL

Wujudkan Suasana Kondusif, Unit Turjawali 1 Samapta Polres Gowa Laksanakan Patroli Humanis ke Gereja

GOWA, EDELWEISNEWS.COM – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, Unit Turjawali 1 Satuan Samapta Polres Gowa melaksanakan patroli kota dengan menyambangi sejumlah gereja di wilayah Kabupaten Gowa, Minggu (14/6/2026). Kegiatan ini sebagai langkah preventif guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas. Kegiatan patroli tersebut dilakukan secara humanis dengan mengedepankan dialog dan pendekatan persuasif […]

Read more
Bulukumba SULSEL

Melihat Indonesia dari Jejak Kekerasan yang Terus Diwariskan

BULUKUMBA, EDELWEISNEWS.COM – Di negeri yang gemar merayakan slogan persatuan, kekerasan sering kali hadir sebagai bahasa yang paling fasih digunakan. Ia muncul dalam berbagai bentuk. Kadang berupa pukulan yang terlihat jelas. Kadang menjelma menjadi kebijakan, stigma, penggusuran, pembungkaman, hingga ketimpangan yang dibiarkan tumbuh tanpa pertanyaan. Indonesia hari ini sedang mempertontonkan banyak wajah kekerasan. Sebagian berlangsung […]

Read more