Warung Coto Bakar “Sergeant 99” : Sebuah Inovasi Kuliner di Kota Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Kota Makassar, yang dikenal sebagai surga kuliner di Indonesia Timur, kini makin memperkaya ragam sajian lokal dengan hadirnya Warung Coto Bakar “Sergeant 99”.

Warung ini Resmi dibuka pada tanggal 28 April 2024 lalu, kini mulai menarik perhatian pecinta kuliner di Kota Makassar. Dengan inovasinya, warung ini menawarkan varian baru dari Coto, salah satu hidangan khas Makassar, yang kini disajikan dengan sentuhan kearifan lokal berupa aroma bakar yang memikat.

Berbeda dari Coto tradisional yang umumnya disajikan dengan cara direbus, Coto Bakar “Sergeant 99” menghadirkan cita rasa yang kaya dengan kombinasi puluhan rempah-rempah dan teknik pembakaran khusus, yang menambahkan dimensi rasa unik pada daging. Dengan harga yang terjangkau, hanya Rp. 13.000 per porsi.

“Kami ingin menghadirkan sesuatu yang berbeda bagi pecinta Coto di Makassar. Dengan menggunakan teknik pembakaran, akan mengeluarkan aroma dan rasa daging yang tentu berbeda dari Coto pada umumnya,” ujar Andi Leha, pemilik Coto Bakar “Sergeant 99”. “

“Murah tapi rasanya bukan murahan,” tambahnya dengan bangga.

Warung Coto Bakar “Sergeant 99” berlokasi strategis di Jalan Andi Tonro No 70A, (samping Alfa Mart), Kecamatan Tamalate, Kota Makassar (https://maps.app.goo.gl/xizgFTMoRWgV4Aap6) dan siap memanjakan lidah Anda setiap hari.

Dengan kehadirannya, “Sergeant 99” tidak hanya memperkaya varian kuliner di Kota Makassar tetapi juga menegaskan predikat kota ini sebagai “Kota Makan Enak”.

Untuk informasi lebih lanjut atau reservasi, pengunjung dapat langsung mengunjungi warung atau melalui kontak yang tertera di media sosial (Iq : @Sergeant99coto). Dengan inovasi dan kearifan lokal yang kental, Coto Bakar “Sergeant 99” siap menjadi destinasi kuliner baru yang wajib dikunjungi di Makassar. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Makassar SULSEL

Industri Musik di Makassar : Dari WR Soepratman, Ho Eng Djie, hingga Ridwan Sau

Oleh: Rusdin Tompo (Penulis, dan Koordinator Satupena Sulawesi Selatan) Industri rekaman di Makassar memiliki sejarah yang panjang. Kita mesti melacaknya sejak aktivitas rekam-merekam musik yang diyakini sudah ada di Indonesia, khususnya di Batavia dan Surabaya, sejak zaman kolonial Belanda. Gramafon Columbia serta peralatan studio rekaman yang dibawa ke Hindia Belanda awal abad ke-20, dianggap sebagai […]

Read more
Makassar SULSEL

Konservasi RTH TPA Tamangapa Berlanjut, Wali Kota Makassar dan Kapolda Sulsel Tanam 100 Tabebuya

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM —Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus mendorong penataan kawasan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Antang, Kecamatan Manggala, menuju kawasan ruang terbuka hijau (RTH) atau hutan kota melalui program penghijauan. Langkah pemulihan lahan tersebut didorong Pemkot Makassar usai TPA Tamangapa sukses dibenahi dari sistem open dumping menjadi sanitary landfill. Kali ini, Pemkot Makassar berkolaborasi dengan […]

Read more
Makassar SULSEL TNI / POLRI

Doorstop Ditreskrimum Polda Sulsel, Tersangka HT Diperiksa dalam Kasus Dugaan Manipulasi Data Kependudukan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – ÀDirektorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulawesi Selatan terus mendalami kasus dugaan perubahan elemen data kependudukan yang melibatkan tersangka berinisial HT. Perkembangan penanganan perkara tersebut disampaikan dalam kegiatan doorstop yang berlangsung di Mapolda Sulsel, Kamis (5/11/2026). Dalam kesempatan tersebut, Kasubdit 2 Hardabangtah Ditreskrimum Polda Sulsel, Kompol Eka Wira Dharma Sibarani, didampingi Plt. […]

Read more