DPRD Wajo Gelar Rapat Paripurna dengan Agenda Tanggapan Bupati Terhadap Pandangan Umum Fraksi

WAJO, EDELWEISNEWS.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gowa menggelar rapat paripurna dengan agenda tanggapan/jawaban Bupati Wajo terhadap pandangan umum fraksi atas Pengajuan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang APBD Kabupaten Wajo Tahun Anggaran 2022. Paripurna digelar di Ruang Paripurna DPRD Kabupaten Wajo, Selasa (23/11/2021).

Bupati Wajo, Amran Mahmud menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada semua Fraksi DPRD Kabupaten Wajo, terhadap saran dan tanggapan atas Ranperda tentang APBD Kabupaten Wajo Tahun 2022 dalam pemandangan umumnya.

Terkait pelaksanaan Rapat Paripurna pengajuan Ranperda tentang APBD Kabupaten Wajo Tahun Anggaran 2022, Amran Mahmud mengaku bahwa dirinya sudah stay sesuai dengan jadwal undangan dan menunggu sampai kuorum Anggota DPRD.

“Kita selalu prioritaskan undangan dari DPRD, apalagi untuk Rapat Paripurna. Kecuali, ada hal-hal tertentu misalnya ada tamu dari luar Kabupaten Wajo yang sudah diagendakan untuk diterima sebelumnya. Kami harap permakluman dan kami sampaikan permohonan maaf untuk kondisi seperti itu,” ucapnya.

Amran Mahmud juga menyampaikan bahwa kehadiran Kepala OPD dalam hal pembahasan Ranperda APBD Kabupaten Wajo Tahun 2022 ini, karena dia telah menginstruksikan kepada kepala OPD untuk tidak melaksanakan perjalanan dinas luar daerah pada masa pembahasan serta aktif menghadiri proses pembahasan.

Ketua DPD PAN Wajo yang baru dilantik di oeriode keempatnya ini juga menjawab dan menanggapi semua saran dan masukan yang telah disampaikan oleh juru bicara fraksi melalui pemandangan umum fraksi sekaitan dengan pengajuan Ranperda APBD Kabupaten Wajo Tahun Anggaran 2022.

Setelah memberikan jawaban/tanggapan terkait seluruh masukan dan saran melalui pandangan umum Fraksi DPRD Kabupaten Wajo, Amran Mahmud menutup sambutannya dengan kembali menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Fraksi DPRD Kabupaten Wajo.

“Apabila dalam penjelasan tersebut masih dipandang perlu penjabaran lebih lanjut, kiranya dapat disampaikan kepada kami dan akan dijelaskan pada rapat-rapat selanjutnya,” tutupnya.

Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Sekwan) Kabupaten Wajo, Sainal Hayat menjelaskan, bahwa pada pelaksanaan rapat paripurna, memang pihak sekretariat DPRD akan menghubungi staf bupati jika jumlah Anggota DPRD sudah hampir kuorum.

“Kita tahu bahwa Bapak Bupati juga punya banyak kegiatan lainnya, jadi kita hubungi stafnya ketika jumlah Anggota DPRD hampir atau sudah kuorum. Kita juga selalu siapkan tempat transit untuk beliau bersama Pimpinan Forkopinda di ruang kerja Ketua DPRD,” ucapnya. (APP)

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL TNI / POLRI

Terkait Penanganan Laka Laut KM Nurul Salsa di Perairan Selayar, Biddokkes Polda Sulsel Gelar Konferensi Pers

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Polda Sulawesi Selatan melalui Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) menggelar konferensi pers terkait penanganan kecelakaan laut KM Nurul Salsa yang terjadi di perairan Kepulauan Selayar. Kegiatan tersebut berlangsung di Biddokkes Polda Sulsel pada Rabu (22/7/2026). Konferensi pers dipimpin oleh Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol. Didik Supranoto, S.I.K., M.H didampingi Kabiddokkes Polda […]

Read more
Gowa SULSEL

Kabagren Polresta Gowa Hadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Gowa

GOWA, EDELWEISNEWS COM – Kabagren Polresta Gowa Kompol Mustari menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Gowa, dalam rangka penyerahan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Gowa Tahun Anggaran 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Paripurna DPRD Kabupaten Gowa, Jalan Masjid Raya, Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Rabu (22/7/2026). Rapat paripurna ini merupakan bagian penting dalam […]

Read more
Makassar SULSEL

Distaru Makassar Luncurkan Inovasi Railing Besi, Awasi Pelanggaran Tata Ruang Berbasis Digital

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Dinas Tata Ruang dan Bangunan (Distaru) Kota Makassar menghadirkan inovasi baru yang diberina nama, Rekayasa Lingkungan Bentang Pesisir (Railing Besi) di tahun 2026. Gagasan ini, sebagai proyek perubahan untuk memperkuat pengawasan pemanfaatan ruang sekaligus mempercepat penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), maupun Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Makassar. Kepala Distaru Kota […]

Read more