MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar melakukan upaya pencarian terhadap korban tenggelam atas nama Yanto (35 tahun), seorang nelayan yang dilaporkan hilang saat sedang memasang jaring di perairan laut.
Korban diketahui merupakan kakak ipar dari pelapor atas nama Laha (48 tahun). Kejadian tersebut terjadi saat kondisi cuaca tidak bersahabat dengan gelombang laut yang sangat tinggi, sehingga menyulitkan aktivitas melaut dan proses pencarian.
Menindaklanjuti laporan tersebut, BPBD Kota Makassar langsung merespons cepat dengan menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi kejadian. Proses pencarian dipimpin langsung oleh Kepala BPBD Kota Makassar, sebagai bentuk komitmen dan tanggung jawab penuh dalam penanganan kedaruratan di wilayah Kota Makassar.
Dalam pelaksanaan pencarian, tim menghadapi tantangan cuaca ekstrem, khususnya ombak tinggi dan angin kencang, sehingga pencarian dilakukan dengan mengutamakan keselamatan personel di lapangan serta koordinasi intensif dengan unsur terkait.
BPBD Kota Makassar terus melakukan pemantauan dan pencarian sesuai prosedur, serta mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya nelayan, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca ekstrem dan memperhatikan keselamatan saat beraktivitas di laut.
Kalaksa BPBD mengatakan jika perkembangan selanjutnya akan disampaikan secara berkala sesuai hasil pencarian di lapangan. (*)

