Dewan Pers Adakan Uji Kompetensi Pewarta Foto di Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Menjadi wartawan profesional disyaratkan mengikuti Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) yang diadakan Dewan Pers. Begitupun dengan Pewarta Foto, juga mesti mengikuti uji kompetensi sebelum mendapat Sertifikasi Kompetensi Wartawan.

Perihal Uji Kompetensi Pewarta Foto Indonesia (UKPFI) ini, menjadi tema obrolan dua orang sahabat yang lama tidak bertemu, Zairin Salampessy dan Rusdin Tompo, di lobby Hotel Aston, Jalan Sultan Hasanuddin, Makassar, Kamis (13 Juli 2022).

Sebelum keduanya bertemu, Zairin Salampessy, yang akrab disapa Embong, mengirim pesan WhatsApp kepada Rusdin Tompo, bahwa ia akan ke Makassar dalam rangka UKPFI. Keduanya merupakan alumni SMA Negeri 2 Ambon, meski beda angkatan.

Tadinya, Rusdin Tompo yang dikenal sebagai penulis buku dan pegiat literasi itu, mengira Embong akan berangkat dari Ambon. Ternyata sahabat karibnya itu berangkat dari Jakarta.

Begitu ketemu, keduanya tak lagi ngobrol soal majalah dinding, aktivitas melukis dan puisi-puisi yang memang jadi hobi mereka, melainkan berbagi cerita seputar keluarga dan anak. Embong merupakan seorang pelukis, sketcher, aktivis perdamaian dan jurnalis senior. Di sela-sela itu, Rusdin bertanya, mengapa sahabatnya itu bisa jadi penguji.

“Kenapa kamu bisa dipilih jadi tim penguji kompetensi pewarta foto oleh Dewan Pers?”

Embong menjelaskan, dia termasuk salah satu penguji dari lembaga uji Pewarta Foto Indonesia (PFI). Namun sebelum jadi penguji dari PFI, dia terlebih dahulu mengikuti Training of Trainer (ToT) Calon Penguji Uji Kompetensi Pewarta Foto Indonesia (UKPFI), di Galeri Foto Jurnalistik Antara (GFJA), Jakarta, pada 20-21 September 2021.

Setelah itu, lanjut Embong, dia harus mengikuti 3 kali magang penguji, baru bisa menguji pewarta foto Indonesia, dengan fasilitasi dari Dewan Pers. Karena dia dan beberapa teman lain sudah menyesaikan 3 kali magang, sehingga sudah bisa mulai menguji di UKPFI.

Founder Potretmaluku.id itu menambahkan, Pewarta Foto Indonesia (PFI) sendiri setelah melalui tahapan verifikasi administratif dan faktual, akhirnya secara resmi disahkan oleh Dewan Pers sebagai lembaga uji kompetensi di tahun 2022. PFI bergabung bersama 30 lembaga uji lain yang tersebar di seluruh Indonesia. PFI sudah bisa secara mandiri menyelenggarakan Uji Kompetensi Pewarta Foto Indonesia (UKPFI).

Tahun 2022 lalu, PFI sudah menggelar beberapa uji kompotensi. UKPFI di Makassar, diadakan pada 14-15 Juli 2023. Kegiatan ini merupakan kerjasama PFI Nasional dengan PFI Kota dan Dewan Pers. Selain dirinya, tim penguji lain adalah Moch Subechi Nurcahyo dari Jawa Pos Grup, sebagai ketua penguji. Juga hadir Kepala Bagian Hukum, Sekretariat Dewan Pers, Syariful.

“Beberapa teman sudah menguji di tempat lain. Kali ini beta yang diberi kesempatan untuk menguji di UKPFI di Makassar,” paparnya dalam logat Melayu-Ambon.

“Apa syarat untuk mengikuti ujian kompetensi pewarta foto?” Cecar Rusdin.

Syaratnya, sebagaimana dicantumkan di flyer, yakni anggota PFI dan melengkapi seluruh dokumen. Kategorinya PFI ini, sama dengan wartawan tulis, mulai dari Muda, Madya dan Utama.

Kalau di wartawan tulis, jelas Embong, untuk jenjang Muda, salah satu tugas intinya adalah membuat berita atau straight news, lalu.yang Madya bikin tulisan feature, Utama bikin Tajuk Rencana. Sedangkan di pewarta foto kategori Muda, harus bikin foto berita tunggal, Madya bikin foto cerita (rangkaian foto), dan level Utama melakukan analisis foto.

Untuk UKPFI ini, kata Embong, baru tahun kemarin diadakan, jadi yang terbanyak itu pesertanya mengikuti di level Muda. Dewan Pers mensyaratkan, setelah dinyatakan lulus kompeten di level Muda, setelah 3 tahun baru bisa ikut jenjang Madya. Lalu Madya ke Utama, butuh waktu 2 tahun.

“Dalam tahun ini, sampai akhir bulan Juli 2023, sudah ada 6 kali UKPFI. Sebelumnya di Surabaya, Jakarta, Solo, Banda Aceh, Makassar, lalu menyusul Bandung,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Kasdam XIV/Hsn Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

MAKASSAR, EDELWEISNEAS.COM – Kepala Staf Kodam (Kasdam) XIV/Hasanuddin Brigjen TNI Ayi Lesmana, S.E., bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun 2026, yang diikuti oleh prajurit dan PNS yang berada di wilayah Kota Makassar, bertempat di Lapangan M. Yusuf, Makodam, Jl. Urip Sumoharjo, Kota Makassar, Kamis (1/10/2026). Pelaksanaan upacara menjadi momentum […]

Read more
Makassar SULSEL

Resmi Diluncurkan, Kota Makassar Jadi Pilot Project Nasional Gerakan Peduli Tetangga untuk Perkuat Perlindungan Sosial

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat komitmen menghadirkan perlindungan sosial yang inklusif, merata, dan tepat sasaran. Melalui Gerakan Nasional Peduli Tetangga, Kota Makassar dipercaya menjadi salah satu daerah percontohan (pilot project) nasional dalam penguatan sistem pendataan dan pelayanan Perlindungan Sosial (Perlinsos) tahun 2026. Komitmen tersebut ditandai dengan peluncuran Gerakan Nasional Peduli Tetangga untuk […]

Read more
Makassar SULSEL

Wali Kota Munafri Dampingi Mensos RI Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga di Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS COM — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, mendampingi Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, meluncurkan Gerakan Nasional Peduli Tetangga untuk Perlindungan Sosial (Perlinsos) di Gedung Olahraga (GOR) Sudiang, Minggu (4/10/2026). Peluncuran program strategis Kementerian Sosial (Kemensos) RI ini untuk memperluas jangkauan pendataan dan akses pelayanan sosial bagi masyarakat kurang mampu melalui penguatan peran masyarakat […]

Read more