Gubernur Tekankan Penyediaan Akses, Fasilitas dan Daya Tampung Sekolah

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Gubernur Sulawesi Selatan Prof HM Nurdin Abdullah (NA) menghadiri Rapat Koordinasi Peningkatan Akses dan Mutu Pendidikan di Provinsi Sulawesi Selatan di Hotel Claro Makassar, Senin (19/8).

Nurdin Abdullah menyebutkan aset paling berharga bagi bangsa Indonesia adalah generasi yang terdidik dengan baik.

“Kita tentu menyadari betul, bahwa Allah memberikan negara kepada kita negara yang sangat makmur, dan negara yang kaya raya. Sumber daya alam yang melimpah, tentu ini bukan modal satu-satunya untuk kita mensejahterakan rakyat,” kata Nurdin Abdullah.

Nurdin mencontohkan, begitu banyak negara yang minim sumber daya alam. Tetapi, mampu tumbuh dengan memberikan kesejahteraan yang seadil-adilnya pada rakyatnya.

Pada rakor NA menekankan pentingnya memberikan akses yang baik dalam meningkatkan mutu pendidikan dan fasilitas-fasilitas pendukung pendidikan. Selain itu perlu memperhatikan zonasi dan daya tampung sekolah.

Nurdin memaparkan, Sulsel dengan 24 kabupaten/kota, memiliki 330 pulau. Salah satu kesulitan yang dihadapi terkait pelaksanaan UNBK yakni masyarakat yang ada di pulau harus berhari-hari menggunakan alat transportasi laut sederhana.

“Mengarungi lautan yang ganas, bahkan tiga hari tiga malam. Bisa dibayangkan apakah mereka akan stabil mengikuti UNBK,” sebutnya.

Sementara terkait fasilitas pendukung, disampaikannya, masih banyak kasus, sekolah harus meminjam komputer dari orang tua siswa. Ini tantangan yang besar untuk menyiapkan seluruh fasilitas-fasilitas yang dibutuhkan di seluruh sekolah.

Kemudian, terkait daya tampung SMA juga harus duduk bersama merencanakan dengan baik dan mencari solusinya. Terutama mengantisipasi ketika menghadapi ujian.

“Sekolah lanjutan sudah harus dipersiapkan, kasihan orang tua mondar-mandir mencarikan sekolah untuk anaknya,” ujarnya.

Apalagi dengan sistem zonasi yang dinilainya sudah sangat bagus. Namun Nurdin menekankan, kepala sekolah konsisten untuk membangun sistem sehingga tidak salah menerima.

“Jujur saja beberapa keluhan dari masyarakat ada yang jarak 50 meter, 100 meter (dari sekolah) tetapi tidak diterima di sekolah tersebut. Ini pengalaman yang tidak boleh terulang lagi,” ujarnya.

Gubernur menekankan kuncinya adalah menghadirkan kepala sekolah yang punya nurani, untuk menjadikan sekolah-sekolah favorit, bukan hanya satu dua yang favorit tetapi semua menjadi favorit. Sehingga sistem zonasi itu tidak lagi menjadi pilihan.

“Tantangan bagi pemerintah daerah, zonasi yang hadir agar mengurangi kendaraan lalu lalang di jalan antar anak sekolah, tugas kita adalah membangun akses pejalan kaki,” pungkasnya.

Editor : Salsabila

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Danny Pomanto Persiapkan Kenaikan Dana Hibah PMI dan Gelar Lorong Donor

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto mengatakan akan mempersiapkan kenaikan Dana Hibah untuk PMI Kota Makassar. “Yang jelas Dana Hibah untuk PMI Kota Makassar harus naik. Apalagi pernah mencapai Rp4 miliar,” kata Danny Pomanto, sapaan akrab Ramdhan Pomanto saat diwawancarai usai meresmikan Musyawarah Kota (Muskot) PMI Makassar di Jl Andi Djemma, Kamis […]

Read more
Makassar SULSEL

Danny Pomanto Hadiri Pelantikan dan Pengambilan Sumpah 209 Bintara Polri

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto menghadiri dan meramaikan Upacara Penutupan, Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Gelombang I 2024 SPN Polda Sulsel. Upacara berlangsung di Lapangan Upacara SPN Polda Sulsel, Jl Urip Sumoharjo, Kamis (11 Juli 2024). Danny Pomanto hadir di SPN Polda Sulsel sekira pukul 07.55 Wita dan […]

Read more
Makassar SULSEL

Ketua TP PKK Kota Makassar Dorong Penguatan Peran Remaja dalam Pengelolaan Masjid di Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kota Makassar mengambil langkah konkret dalam pemberdayaan masjid melalui pelatihan intensif untuk remaja masjid. Bertempat di Makassar Golden Hotel, kegiatan ini diikuti oleh 200 peserta setiap harinya, dengan tujuan memperkuat peran remaja dalam memakmurkan dan mengelola masjid di wilayah mereka masing-masing. Ketua TP PKK Kota Makassar […]

Read more