Humas Makassar Perkenalkan Aplikasi Pengaduan Berbasis Android Sodarata’

MAKASSAR,EDELWEISNEWS.COM – Humas Makassar memperkenalkan aplikasi pengaduan masyarakat berbasis android ‘Sodarata’ di Phinisi Point Mall pada ajang Humas Sulsel Expo, Sabtu (29/06).

Sodarata’ segera terintegrasi dengan Baruga Sulsel, aplikasi serupa yang dikembangkan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sulsel. Baruga Sulsel juga terhubung dengan Lapor milik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

“Akan memudahkan masyarakat dalam pelayanan pengaduan. Selain itu, pemetaan kebutuhan masyarakat berdasarkan aduan pelayanan publik juga semakin mudah dilakukan. Bukan hanya skala kota tapi provinsi bahkan nasional,” kata Kabag Humas Pemkot Makassar M Roem.

Sodarata’ memiliki 18 kategori aduan yaitu infrastruktur jalan dan drainase, kemacetan, pohon tumbang, kebersihan dan persampahan, administrasi kecamatan, administrasi perizinan, administrasi KTP dan KK, pelanggaran bangunan dan IMB, administrasi perindustrian, kebakaran, parkir liar, lampu jalan rusak, tenaga kerja, pungutan liar, banjir, iklan tak berizin, layanan kesehatan home care, serta anak jalanan dan gepeng.

Di halaman beranda ditampilkan aduan atau laporan warga. Informasi aduan memuat identitas pelapor, waktu, obyek aduan berupa foto, status laporan, dan SKPD terkait yang menjadi leading sector dari aduan masyarakat.

“Apabila laporan warga telah tertangani maka akan tampil lingkaran berwarna hijau, aduan sementara ditangani menampilkan lingkaran kuning, dan belum ditangani berwarna merah. Umumnya jenis aduan warga yang masuk mengenai kebersihan dan persampahan. Untuk jenis aduan ini, admin Sodarata’ akan meneruskan ke kecamatan sesuai lokasi obyek aduan,” imbuhnya.

Aduan lainnya, berupa lampu jalan yang padam dan jalan rusak atau berlubang. Kedua aduan ini berada pada kategori berbeda yaitu lampu jalan rusak serta infrastruktur jalan dan drainase. Meski berbeda kategori namun keduanya menjadi tanggung jawab Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar.

Tak jauh beda dengan Baruga Sulsel, di tampilan beranda juga memuat laporan warga yang dilengkapi identitas pelapor dan waktu melapor. Bedanya, laporan warga tidak disertai foto yang menjadi obyek laporan.

Status laporan ditampilkan dengan simbol huruf D, P, dan S. D yang berarti disposisi, P bermakna progres, dan S adalah selesai. Laporan yang masuk juga diteruskan ke SKPD terkait. (hum)

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Dukung Kemajuan SDM Bangsa, Kasdam XIV/Hasanuddin Hadiri Promosi Doktor Ilmu Politik

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Kepala Staf Kodam (Kasdam) XIV/Hasanuddin, Brigjen TNI Sugeng Hartono, S.E., M.M., menghadiri Ujian Promosi Doktor Ilmu Politik Yasir Machmud, bertempat Ballroom Hotel Unhas Convention, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar, Kamis (2/4/2026). Kehadiran Kasdam XIV/Hsn dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap pengembangan sumber daya manusia, khususnya di bidang akademik dan keilmuan. Ujian […]

Read more
Pinrang SULSEL

Pangdam XIV/Hasanuddin Kobarkan Mental Petarung, Satgas Yonif 721 Siap Jaga Perbatasan

PINRANG, EDELWEISNEWS.COM – Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko didampingi Ketua Persit KCK Daerah XIV/Hsn Ny. Renny Bangun Nawoko dan rombongan melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Batalyon Infanteri (Yonif) 721/Makassau, yang disambut dengan antusias oleh Danyonif 721/Makassau Letkol Inf Satrio Budi Bowo Leksono, S.I.P, Prajurit dan anggota Persit KCK Ranting 2 Cabang XII, bertempat di […]

Read more
Makassar SULSEL

Komitmen Bersama Tangani Sampah, Ketua Dewan Lingkungan Dorong Kolaborasi Wilayah

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Ketua Dewan Lingkungan Hidup Kota Makassar, Melinda Aksa, memimpin rapat koordinasi bersama jajaran camat dan lurah dalam upaya memperkuat penanganan sampah berbasis kolaborasi di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Kamis (2/4/2026). Rapat ini dihadiri oleh Camat Wajo, Lurah Malimongan Tua, Lurah Butung, pengelola TPS3R Malimongan Tua, pengelola urban farming, serta Ketua Kelompok […]

Read more