Sastrawan Makassar Serahkan Karyanya ke Dinas Perpustakaan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS COM – Sastrawan dan Budayawan Kota Makassar, Dr. Suradi Yasil dan Muhammad Amir Jaya menyerahkan langsung hasil karyanya untuk dimanfaatkan di Perpustakaan Kota Makassar.

Masing-masing penulis menyerahkan 2 buku dan diterima oleh Kepala Seksi Pengembangan Koleksi Bidang Pengembangan dan Pelestarian Bahan Perpustakaan, Abdul Jalil yang didampingi Pustakawan di Ruang Kerja Pustakawan Dinas Perpustakaan Makassar, Selasa (16/6/2020).

Dr. Suradi Yasil menyerahkan buku berjudul “Ensiklopedia Kesusastraan Daerah : Bugis-Makassar, Mandar, Toraja-Massenrenpulu” dan buku puisi “Ditengah Padang Ilalang”. Sedangkan Muhammad Amir Jaya menyerahkan buku berjudul Kumpulan Cerpen Islami “Seutas Tasbih dan Sajadah Misteri” dan buku puisi “Buku Denyut Nadiku”.

“Masih ada beberapa buku akan terbit lagi dan itu salah satu sisi akibat lebih banyak tinggal di rumah,” ungkap penulis yang juga Penerbit Bambu Press tersebut sambil bergurau.

Kasi Pengembangan Koleksi, Abd. Jalil sangat mengapresiasi produktivitas penulis ditengah Pandemi Covid19 dan kesadaran penerbit untuk menyerahkan hasil karyanya ke Perpustakaan Kota Makassar.

Dalam UU No. 13 Tahun 2018 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam kewajiban, Penerbit hanya menyerahkan 2 examplar setiap judul ke Perpustakaan Nasional dan 1 exemplar setiap judul Perpustakaan Provinsi.

Walaupun demikian penerbit maupun penulis dapat juga memberikan hasil karyanya ke perpustakaan dimana ia berdomisili. Hal tersebut sebagai bentuk kepedulian dalam pelestarian koleksi lokal (local conten) di perpustakaan dan salah satu memberikan konstribusi dalam pengembangan perpustakaan di daerahnya.

“Sekali lagi kami dari Dinas Perpustakaan Kota Makassar mengucapkan terima kasih kepada penulis dan penerbit yang telah menyerahkan hasil karya tulisnya ke perpustakaan. Kami menunggu penerbit dan penulis yang lainnya,” ujar Kasi Pengembangan Koleksi.

Untuk diketahui, Dinas Perpustakaan Kota Makassar melalui Bidang Pengembangan Koleksi dan Pelestarian Bahan Perpustakaan setiap tahun memilih beberapa karya penulis yang telah masuk, khususnya koleksi bermuatan lokal untuk dibantu dalam kegiatan penerbitan dan pencetakannya. Juga diapresiasi karyanya dalam bentuk kegiatan bedah buku.

Seluruh penulis maupun penerbit yang dengan kesadarannya menyerahkan hasil karyanya ke perpustakaan akan diberikan piagam atau plakat penghargaan, sebagai ucapan terima kasih sesuai kebijakan Dinas Perpustakaan Kota Makassar.

Penulis : Tulus Wulan Juni

Editor. : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Perkuat Sinergi Kamtibmas dan Pembangunan Kota, Wali Kota Makassar Temui Kapolda Sulsel

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin terus memperkuat sinergi lintas institusi demi menjaga stabilitas keamanan dan mendorong pembangunan kota yang berkelanjutan. Komitmen tersebut tercermin dalam agenda silaturahmi dan pertemuan strategis bersama Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, yang berlangsung di Markas Polda Sulsel. Pertemuan ini menjadi ruang dialog konstruktif […]

Read more
Makassar SULSEL

Penanganan Banjir Makassar 2026 Lebih Baik, Air Cepat Surut dan Pengungsian Selesai dalam Hitungan Hari

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pemerintah Kota Makassar mendapat apresiasi atas penanganan banjir yang dinilai jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pada kejadian banjir Januari 2026, genangan air di sejumlah titik terpantau lebih cepat surut, sementara masa pengungsian berlangsung singkat dan terkendali. Berdasarkan data di lapangan, pada 8 titik pengungsian yang terbentuk sejak 12 Januari, sebagian besar […]

Read more
Makassar SULSEL

Urai Kemacetan dan Kembalikan Fungsi Depan GOR, PK5 di Jalan Pajjaiang Ditertibkan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pemerintah Kota Makassar terus menunjukkan komitmennya dalam menata wajah kota agar lebih tertib, nyaman, dan bebas macet. Salah satu fokus utama penataan tersebut adalah sterilisasi ruas-ruas jalan yang semestinya bebas dari aktivitas bangunan lapak liar, karena berpotensi menimbulkan kemacetan serta mengganggu estetika kota. Upaya itu kembali dilakukan oleh Pemerintah Kecamatan Biringkanaya, dengan […]

Read more